Sistem electronic road pricing (ERP) atau jalan berbayar pada sejumlah ruas jalan protokol dan nasional di Jakarta pun bakal diterapkan.
RAKYAT SOSMED - Kebijakan ganjil genap yang segera berakhir dalam waktu dekat memaksa pemerintah mengambil langkah baru dalam mengatur lalu lintas Jakarta. Sistem electronic road pricing (ERP) atau jalan berbayar pada sejumlah ruas jalan protokol dan nasional di Jakarta pun bakal diterapkan.
Langkah ini sendiri semakin menjadi kenyataan jelang dioperasikannya moda raya terpadu (MRT) Jakarta pada Maret ini. Hadirnya MRT dan integrasi transportasi pendukungnya diyakini menjadi pelengkap infrastruktur pendukung agar masyarakat mau beralih menggunakan kendaraan umum saat menuju Jakarta.
Dengan demikian, tak ada lagi alasan orang ogah menggunakan transportasi umum. Tujuannya tentu saja mengurangi kepadatan lalu lintas di Ibu Kota. Harapannya, kemacetan mulai terkikis dengan lebih banyaknya perpindahan orang dibandingkan perpindahan kendaraan di jalanan Jakarta.
Seperti apa progres rencana penerapan ERP di Jakarta saat ini? Berikut informasi lengkapnya:
Sioperasikannya MRT Jakarta dan berbagai moda transportasi pendukungnya tak serta merta menjawab solusi kemacetan di Ibu Kota. Ada berbagai instrumen kebijakan yang perlu diterapkan agar ketersediaan layanan transportasi umum yang sudah dibangun benar-benar berjalan efektif dan optimal.
Saat ini terdapat kecenderungan mobilitas masih dominan menggunakan kendaraan pribadi. Akibatnya adalah lebih banyak perpindahan kendaraan daripada perpindahan orang yang akhirnya menyebabkan kemacetan parah.
Kepala BPTJ Bambang Prihartono mengatakan salah satu cara untuk membatasi kendaraan pribadi tersebut adalah penerapan kebijakan electronic road pricing (ERP) atau jalan berbayar. Bambang bilang sambil menunggu proses ERP tuntas, kebijakan ganjil-genap di Jakarta bisa diberlakukan seharian penuh.
"Seandainya ERP belum memungkinkan dalam waktu dekat, perlu dipertimbangkan adanya penerapan kebijakan ganjil-genap sehari penuh," kata Bambang.
Hal tersebut berkaca pada hasil implementasi ganjil-genap seharian penuh yang diberlakukan selama Asian Games 2018 lalu. Kebijakan itu dia bilang cukup mengurangi kemacetan di Jakarta.
"Kebijakan lain yang dibutuhkan untuk mendorong optimalisasi penggunaan MRT adalah pembatasan penggunaan kendaraan pribadi," katanya.
Cara lainnya agar masyarakat beralih dari menggunakan kendaraan pribadi ke angkutan umum adalah menaikkan tarif parkir. Kebijakan ini banyak diterapkan di berbagai kota negara-negara maju di dunia.
Saat semua treatment itu dilakukan, maka tugas Pemprov DKI memaksimalkan pelayanan angkutan umum, mulai dari keandalan, keamanan dan kenyamanan.
- [message]
- [👀 SUMBER BERITA Dan Judul Asli .]
- [Judul Asli ► Sumber Berita ► 👀👉 ]


COMMENTS