Narasi Ambulan Said Didu Ramai Ditanggapi Netizen Sosmed, Banyak Yang Menyebut Mereka Berbohong Dengan Menggunakan Ambulan
RAKYAT SOSMED - Tipu-tipu kubu oposisi ini sudah keterlaluan. Mau framing ada penangkapan atau hadangan untuk kubunya sekaligus ingin menggusur kebohongan. Ujung-ujungnya memakai kebohongan yang dipamerkan ke seluruh penjuru dunia maya. "NINU,NINU, DIDU TIPU"...
Dahnil sudah bernarasi besar soal kondisi adanya penangkapan dan penghadangan itu di Twitternya. Kubu oposisi main drama padahal nggak ngaca kalau reaksi itu berawal dari sepak terjang kubunya sendiri yang produktif menelurkan hoaks dan fitnah. Beralasan mengeluarkan kritik tapi justru yang muncul selama ini adalah framing fitnah dan hoaks yang masih dan berskala besar.
Demi mencapai lokasi acara di Jember, utk mensiasati “hadangan” pihak2 tertentu kami terpaksa bersiasat dg naik Ambulance. Kami tetap happy demi ketemu rekan2 utk menyebarkan virus akal sehat utk menggusur kebohongan pic.twitter.com/sggway4kAZ— Muhammad Said Didu (@saididu) March 7, 2019
Ketika datang reaksi dari masyarakat maka drama atau sinetron penzoliman dimulai. Kisah adanya penghadangan seolah mereka politikus yang paling benar berjuang bagi negeri ini. Faktanya mulut dan cuitan mereka yang nyinyir, memakai klaim-klaim kebohongan serta menggusur denga akal sehat tapi justru yang muncul akal tipu-tipu.
Lewat cuitan di Twitternya si Said Didu yang dipecat dari Komisaris Bukit Asam dan mantan staf khusus Menteri SEDM mencuit bangga. Said Didu sendiri viral dengan kebohongan TKA di Morowali plus kebohongan soal hutang, mencuit demikian:
Demi mencapai lokasi acara di Jember, utk mensiasati “hadangan” pihak2 tertentu kami terpaksa bersiasat dg naik Ambulance. Kami tetap happy demi ketemu rekan2 utk menyebarkan virus akal sehat utk menggusur kebohongan Mohammada Said Didu@saididu
Di bawah cuitannya dia menampilkan foto dirinya dengan Rocky Gerung di dalam ambulans. Didu tersenyum lebar seolah berhasil mengelabui penghadangnya. Rocky entah apa ekspresi yang terlihat tapi pasti oikutan bangga. Geng “Akal yang berkarat” tapi pakai jurus pembohongan.
Berawal dari pembatalan acara di Banyuwangi lalu ke mereka mau ke Jember tapi sudah muncul penolakan. Jadilah mereka pakai penyusupan melalui ambulans. Akhornya mereka berhasil menuju lokasi acara. Lewat Twitter, Said Didu menceritakan suksesnya aksi 'kucing-kucingan' penuh tipuan itu.
*"Alhamdulillah acara di Jember yang sangat sebentar sudah selesai. Mulai dari pembatalan di Banyuwangi, penghadangan masuk Jember (terpaksa main kucing-kucingan agar bisa tiba di lokasi) makin membulatkan tekad kami untuk berjuang mewujudkan Indonesia yang nyaman buat semua," tulis Said Didu*.
Wakil Rektor 3 Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember Asmuji menyebutkan acara yang dihadiri Rocky merupakan acara akademisi bukan politik. Menurutnya, tidak ada alasan untuk membatalkan kehadiran Rocky dalam acara Kuliah Umum bertema 'Menakar Demokrasi Dengan Akal Sehat', meski sempat mendapat penolakan dari sejumlah pihak.
Problemnya adalah akademisi macam Rocky Gerung itu bukan akademisi yang mencerdaskan. Lihat saja cuitan dan komentarnya tentang ILC. Dia sendiri mengatakan bahwa di ILC adalah acara ngibulnya.
Balik ke modus Said Didu yang penuh tipu-tipu ini, ternyata sebagai mantan pejabat memamerkan tipuan terbesarnya. Oklah memakai ambulans universitas, tapi jelas tujuan pemakaian ambulans bukan dipakai untuk pengibulan seperti itu.
sheknowshoney bereaksi keras : Kalau ada politisi kayak gini di Amrik bisa dimaki-maki rakyat. Ambulans itu kendaraan yang saat beroperasi mendapat prioritas di jalan karena menjadi bagian vital dari penyelamatan pasien dalam kondisi kritis. Bukan supaya elo bisa kumpul-kumpul
@hotradero : Aneh ini yang cengengesan - Ngakunya mau menggusur kebohongan tapi kok malah perginya nipu pakai mobil ambulance. Kalau ada orang sakit beneran butuh ambulance gimana? - Takut dicegat? Mending naik truk sampah. Udah paling cocok itu.
Duet Said Didu dan Rocky lebih cocok menyusup dengan memakai mobil tinja atau mobil ampas tahu busuk. Pasti semuanya pada minggir dan acaranya langsung buyar bin bubar.
Klaim mau menggusur (Pemerintah) dengan akal sehat tapi pakai pengibulan segala, ini malah memamerkan kebodohan dan penipuannya sendiri. Klaim paling benar dan paling berakal sehat adalah jualan tak laku yang coba dijual oleh marketing oposisi macam Didu dan Gerung.
Sayangnya tipuan kalian sudah usang, basi dan lebih cocok anyir. Rektor Universitas Muhammadiyah Jember juga harusnya bercermin dan bisa menganalisis pola akal sehat yang dipakai Gerung itu tak cocok digelar di kampus. Masih banyak tokoh yang jauh lebih cerdas dan bernakal sehat dibanding Gerung.
Tapi Gerung jelas jadi idola oposisi, apapun kata Gerung itu paling benar tanpa pernah diuji. Gerung sendiri nggak pernah diundang di Manado tempat asalnya karena di sana kelasnya dia itu cuma sekelas warung kopi. Banyak dosen di Manado yang lebih jago dan pintar dibanding Gerung, heran dia dipuja terus di kubu oposisi dan ILC.
Gerung semakin diberikan mic maka dia akan terus menebar benih-benih kebencian dan fitnah. Selalu berkelit tidak mendukung Prabowo tapi dia berada di gerbong Orde Baru.
Sudah jelas Gerung ingin menghadirkan gerbong Orde Baru tapi masih ngeles. Rocky, ngana so ditolak di Manado masih pakai jurus mabok tipu di kampus dandi acara-acara keagamaan. Rocky sebenarnya penyusup yang berhasil mengelabui para pendukung oposisi. Tipu terus Said Didu dan Rocky sampai kiamat dan masuk ambulans oposisi!
#01JOKOWILAGI
Kok bisa mengatas namakan akal sehat Dan menggusur kebohongan Dgn menggunakan ambulance ....... akan saya catat pak saididu atas kepongahan ini— Tuti Gilbert (@T_jail) March 7, 2019
- [message]
- [👀 SUMBER BERITA Dan Judul Asli .]
- [Judul Asli ► Sumber Berita ► 👀👉 ]




COMMENTS