Jakarta - Ramyadjie Priambodo, tersangka pembobolan ATM yang merugikan nasabah senilai Rp 300 juta, ditangkap polisi sejak Februari lalu. Lalu, digunakan untuk apa uang hasil kejahatannya itu?
RAKYAT SOSMED - Jakarta - Ramyadjie Priambodo, tersangka pembobolan ATM yang merugikan nasabah senilai Rp 300 juta, ditangkap polisi sejak Februari lalu. Lalu, digunakan untuk apa uang hasil kejahatannya itu?
"Pengakuannya untuk keperluan pribadi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada wartawan, Selasa (19/3/2019).
Ramyadjie kini ditahan di Polda Metro Jaya. Dalam melancarkan aksinya, Ramyadjie tampak berhijab untuk melakukan penyamaran saat membobol ATM.
"Ada kerudung seperti hijab itu ada saat dia gunakan saat dia mengambil ATM di bilangan Tangsel dan Jaksel. Dia gunakan itu seperti hijab ada tutupnya itu seperti perempuan," kata Argo, Senin (18/3).
Baca juga: Sederet Bukti dari Ramyadjie Priambodo: Buku Cek hingga ATM
Polisi juga menemukan mesin ATM di dalam rumah Ramyadjie. Ia mengaku menyimpan mesin ATM di dalam kamarnya untuk mempelajari mesin tersebut.
"Dia mau mempelajari kelemahan mesin ATM tersebut katanya," sebutnya.
Polisi juga menyita sejumlah kartu ATM di kamarnya. Selain kartu ATM dari bank tertentu, ada kartu putih yang sudah berisi data-data nasabah hasil skimming.
Ini nich wajah keponakan Prabowo yg ternyata anak dari Kakak Prabowo yg membobol ATM BCA senilai 300 juta ....— 🎹OPTIMIST_JKW_PRES2019🎹 (@OptimistJKW2019) March 17, 2019
Gppa ya holang hayaa duwit segitu kn sdikit. .....
Tapi kok yaa pkai mbobol BCA itu masalahnya. ....#02PembobolATM pic.twitter.com/MCYXZCILFA
Seterah lo deh temennya Suneo #02PembobolATM pic.twitter.com/BPX4sJR1Ep— seword (@sewordcom) March 17, 2019
- [message]
- [👀 SUMBER BERITA Dan Judul Asli .]
- [Judul Asli ► Sumber Berita ► 👀👉 ]

COMMENTS