"Inna Lillahi Wa Innaa Ilaihi Raji'un, telah Berpulang ke Rahmatullah, hari Jumat 22 Maret 2019 Wakil Direktur Relawan TKN Jokowi Amin, M. Yamin. Wafat di RS Mitra Plumbon di Majalengka dan akan dibawa ke rumah duka di Yogya," kata Maman dalam pesan tertulisnya, Jumat 22 Maret 2019.
RAKYAT SOSMED - Kabar duka datang dari kelompok relawan pendukung Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Ketua Seknas Jokowi Muhammad Yamin dikabarkan meninggal dunia, Jumat 22 Maret 2019.Hal itu dibenarkan oleh Direktur Relawan Tim Kampanye Nasional, Maman Imanulhaq yang mengabarkan meninggalnya Yamin yang juga wakilnya di direktorat relawan.
"Inna Lillahi Wa Innaa Ilaihi Raji'un, telah Berpulang ke Rahmatullah, hari Jumat 22 Maret 2019 Wakil Direktur Relawan TKN Jokowi Amin, M. Yamin. Wafat di RS Mitra Plumbon di Majalengka dan akan dibawa ke rumah duka di Yogya," kata Maman dalam pesan tertulisnya, Jumat 22 Maret 2019.
Maman meminta agar doa dipanjatkan oleh para relawan pendukung Jokowi-Ma'ruf dan seluruh masyarakat agar mendiang Yamin khusnul khatimah. Ia juga mengingatkan perjuangan Yamin yang sejak 2014 memberikan tenaganya mendukung Jokowi yang maju berpasangan dengan Jusuf Kalla pada 2014.
"Kita sangat kehilangan sosok yang penuh semangat, mengayomin dan penuh kasih sayang," kata dia.
Dalam berbagai kesempatan diketahui Yamin diketahui cukup militan menggerakkan simpul relawan di daerah-daerah.
Pada berita sebelumnya, Yamin terakhir mendorong semangat pendukung Jokowi untuk bekerja lebih keras lagi memenangkan calon mereka. Ia meminta para relawan memberikan pemahaman politik kepada masyarakat luas.
"Kontribusinya terhadap pembangunan nasional sudah tidak diragukan lagi. Oleh karenanya masyarakat Banten sudah sepatutnya berbangga dengan pak Ma’ruf Amin dan mendorong kiprah pak Ma’ruf Amin menjadi Wakil Presiden,” ujar Yamin beberapa waktu lalu.
- [message]
- [👀 SUMBER BERITA Dan Judul Asli .]
- [Judul Asli ► Sumber Berita ► 👀👉 Inalillahi wa'inailaihi roji'un, Kawan..Kau adalah mentor politik awalku saat SMA. Kau mengenalkanku pd #PolitikProgresif, yg koleksi bukumu kucuri diam2, yg menggemblengku mencintai/mempercayai kekuatan politik & intelektual rakyat https://t.co/M33RyucWEG— Budiman Sudjatmiko (IG: budimaninovator) (@budimandjatmiko) March 22, 2019
]Saat aku jd aktivis di Yogya, almarhum lah yg jd "bumper"-ku u/ meyakinkan ayahku yg mencari2ku, bhw aku sdh di jalan sejarah yg benar & jgn khawatir krn segalanya akan baik2 saja (saat itu aku sdg tdk di Yogya krn sdg bersama petani yg kudampingi di Cilacap)— Budiman Sudjatmiko (IG: budimaninovator) (@budimandjatmiko) March 22, 2019


COMMENTS