Bendera Khas HTI Itu Berkibar Di Acara Kampanye Prabowo, Bagaimana Janji Yang Ingin Ganti Pancasila Berhadapan Dengan Saya ??
RAKYAT SOSMED - Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Fadli Zon, meminta masyarakat tidak termakan provokasi tentang bendera Hizbut Tahrir Indonesia ( HTI) yang dikibarkan saat kampanye terbuka calon presiden 02, Prabowo Subianto di Manado, Minggu, (24/3), kemarin.
Bendera berwarna hitam dengan tulisan putih ‘La Ilaha Illallah’ atau kalimat tauhid adalah bendera milik Rasulullah dan bukan bendera HTI. “Isu sudah berkali-kali ini di eksploitasi tulisan La Ilaha Illallah. Itu bendera Nabi Muhammad dan bukan bendera HTI. Jangan termakan provokasi semacam itu,” jelas Fadli saat dihubungi, Senin, (25/3).
Fadli menyebutkan, yang membawa bendera tersebut juga bukan bagian dari BPN. Pun beberapa kegiatan yang dihadiri oleh Prabowo, seperti reuni 212 di monuman nasional (Monas) beberapa waktu lalu, bendera Tauhid juga dikibarkan.
“Saya kira apa masalahnya di bendera Rasulullah? Saya kira dan isinya Saya kira kalimat Tauhid itu ajaran islam itu bukan PKI. Kalau bawa bendera PKI baru itu salah,” tegas Fadli.
Juru bicara Tim Kampanye Nasional pasangan Jokowi-Ma'ruf (TKN) Ace Hasan Syadzily sebelumnya menyebutkan, kalau bendera Al-Liwa yang merupakan panji HTI adalah bukti nyata dukungan eks ormas terlarang ini untuk pasangan calon 02, Prabowo Subianto-Sandiaga.
Politisi Golkar ini menyebutkan, HTI adalah kelompok yang selama ini selalu menyuarakan konsep khilafah dan anti terhadap ‘nation-state’, yang secara terang-terangan mengakui ingin menegakkan sistem khilafah yang anti-Pancasila.
"Eks HTI selama ini ada di balik pendukung utama Prabowo-Sandi. Mereka sangat militan melawan pemerintahan Jokowi karena Pemerintahan Jokowi bersikap tegas terhadap organisasi yang ingin mengancam ideologi Pancasila dan NKRI," kata Ace dalam siaran pers yang diterima wartawan,
Minggu, (24/3).
- [message]
- [👀 SUMBER BERITA Dan Judul Asli .]
- [Judul Asli ► Sumber Berita ► 👀👉 ]



COMMENTS