Viral kasus diduga penistaan terhadap agama yang dilakukan aktivis Rocky Gerung, dengan statemennya bahwa “Kitab suci itu fiksi” sempat heboh. Kasusnya kini juga sedang ditangani Polda Metro Jaya.
RAKYAT SOSMED - Viral kasus diduga penistaan terhadap agama yang dilakukan aktivis Rocky Gerung, dengan statemennya bahwa “Kitab suci itu fiksi” sempat heboh. Kasusnya kini juga sedang ditangani Polda Metro Jaya.
Menanggapi hal itu, cendekiawan dan intelektual lulusan Al Azhar Mesir, Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi, memberikan keterangan tertulisnya, yang diterima redaksi Kamis (7/2). Berikut rilisnya:
1. Saya tidak bisa bayangkan kalau di sebuah toko buku, Alquran diletakkan di rak “fiksi” bersama novel, dongeng, kumpulan cerpen dan karya fiksi lain. Bisa didemo toko itu.
2. Kitab suci bukan fiksi, karena ia bukan imajinasi namun pemberitahuan tentang kenyataan, yang telah terjadi ataupun yang akan terjadi. Gaib bukan fiktif tapi hakiki dan benar bagi orang beriman.
3. “Kitab suci itu fiksi” sebenarnya bukan klausa baru. Thaha Husein, sastrawan terkemuka Mesir, pernah menulis dalam bukunya “Fi Asy-sy’ril Jahily” (Tentang Syair Masa Jahiliyah), hal serupa. Mengambil kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail dalam kitab suci, Thaha Husein menyimpulkan bahwa kisah itu “mutakallafah wa mashnu’ah fii ‘ushuurin muta’akhirah da’at ilayha haajatun diiniyyah aw iqtishadiyyah aw siyasiyyah”. Yaitu kisah yang direkayasa dan dibuat-buat di masa belakangan untuk motif keagamaan, ekonomi atau politik. Bagi Thaha Husein, kisah Ibrahim dan Ismail dalam Taurat, Injil dan Alquran itu fiksi, imajinatif dan tidak ada landasan sejarahnya alias tidak pernah terjadi.
Pernyataan ini menimbulkan kontroversi luar biasa saat itu di Mesir karena dianggap menggergaji dasar yang paling fundamen dalam agama yaitu keyakinan akan kebenaran wahyu. Banyak ulama menulis buku untuk menolak klaim “Kitab suci itu fiksi” ala Thaha Husein ini, seperti Grand Syekh Al-Azhar Syekh Muhammad Al-Khidr Husein dalam kitabnya “Naqd Kitab fi asy-syi’ril jaahily”.(Penolakan atas Kitab Tentang Syair Masa Jahiliyah). Yang menarik, di Indonesia, justru sebagian figur yang ditokohkan umat justru berusaha mentakwil dan mencari pembenaran ungkapan “Kitab suci itu fiksi”.
4. Sebagian orang mencari pembenaran dengan mengatakan, bahwa yang dimaksud adalah bukan Alquran, tapi kitab suci yang lain dalam hal ini Injil.
Orang itu lupa dua hal.
Pertama, Alquran adalah kitab suci, maka ketika disebut “kitab suci”, Alquran termasuk di dalamnya.
Kedua, kesucian Taurat dan Injil dalam pandangan Islam tetap diakui selain bagian-bagian yang diyakini ditahrif atau ditabdil, diganti atau dirubah. Kisah penciptaan alam, kisah para nabi secara umum sealur dengan Alquran selain beberapa perincian yang berbeda. Wasiat tentang perintah dan larangan juga banyak kesamaan antara Taurat Injil dan Alquran selain juga ada beberapa perbedaan.
Itu sebabnya para ulama melarang kita untuk melecehkan Injil atau Taurat dengan membuangnya ke tempat sampah misalnya, karena di dalamnya ada nama ALLOH dan asma-Nya serta firman ALLOH yang tidak dirubah. Bagian yang tidak dirubah tentu bukan fiksi karena itu wahyu dari ALLOH.
Karena itu pula, terkadang para ulama mengutip Taurat atau Injil untuk menguatkan apa yang ada dalam Alquran seperti kisah tentang Bani Israil dalam kitab-kitab tafsir. Ungkapan “Kitab suci itu fiksi” menghantam semua pondasi kemutlakan dan kebenaran wahyu. Baik Alquran, Injil maupun kitab suci lainnya.
6. Ungkapan “Kitab Suci itu Fiksi” ditambah ucapan “Atheisme itu diijinkan oleh Pancasila” oleh orang yang sama kiranya cukup menjelaskan pandangan orang tersebut terhadap agama.
5. Upaya untuk bernasehat dalam kebaikan, meluruskan hal yang perlu diluruskan, apalagi yang menyangkut hal yang sangat fundamental dalam beragama harus terus dilakukan, apapun pandangan atau sikap politik kita. Sikap dan pandangan politik bersifat ijtihaady, sedangkan fundamen agama itu qath’iy.
Wallohu a’lam.
TGB
- [message]
- [👀 SUMBER BERITA Dan Judul Asli .]
- [Judul Asli ► Sumber Berita ► 👀👉 TGB Soal 'Kitab Suci itu Fiksi' - Getar.id ]

COMMENTS