Loading...

Setelah Investigasi , Tim Jokowi soal Indonesia Barokah: Bukan Hoaks, Tapi Fakta

Ace pun meminta kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tak merasa diserang atau disudutkan lewat pemberitaan dalam tabloid tersebut. Karenanya kubu Prabowo-Sandi tidak perlu mengkhawatirkan tabloid itu. "Kalau dikatakan itu menyerang dan menyudutkan Pak Prabowo itu sama sekali tidak benar," ucap dia.


RAKYAT SOSMED - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin menegaskan, Tabloid Indonesia Barokah tak mengandung unsur kebencian dan kebohongan atau hoaks. Karenanya, ia menilai tabloid tersebut tak perlu dikhawatirkan.

"Apabila dibaca secara utuh kontennya tidak ada yang perlu dikhawatirkan mengandung unsur kebencian, kebohongan atau hoaks. Itu sudah terkonfirmasi dari berbagai pihak yang telah memeriksanya," kata Juru Bicara TKN Jokowi-Ma'ruf, Ace Hasan Syadzily, Minggu (3/2) dikutip dari Antara.

Ace pun meminta kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tak merasa diserang atau disudutkan lewat pemberitaan dalam tabloid tersebut. Karenanya kubu Prabowo-Sandi tidak perlu mengkhawatirkan tabloid itu.

"Kalau dikatakan itu menyerang dan menyudutkan Pak Prabowo itu sama sekali tidak benar," ucap dia.

"Tabloid itu hanya menampilkan dua konten berita soal dugaan strategi kebohongan yang digunakan kubu Prabowo-Sandiaga dalam Pilpres 2019. Itu pun mengutip pernyataan tokoh di berita daring (online). Jadi bukan hoaks tapi fakta," kata Ace.

Menurut Ketua DPP Golkar ini, Tabloid Indonesia Barokah jika dibaca dengan seksama justru mengajak masyarakat untuk waspada dan tidak menyebar hoaks karena tabloid itu menyajikan salah satu berita terkait dengan kasus pidana penyebar hoaks lewat tabloid Obor Rakyat.

"Kalau kubu Prabowo gelisah justru kita patut bertanya apakah kubu Prabowo memang berencana berkampanye dengan menyebar hoaks?" ujarnya.

Ace pun membantah bahwa TKN adalah pihak yang menerbitkan tabloid tersebut. Sebab selama ini kubu pasangan capres-cawapres nomor urut 01 tidak pernah mengedepankan kampanye pesimisme, serta menyebarkan hoaks dan fitnah.

"Itu akan kami tentang dan kami hindari. Kami juga selalu menghimbau kepada seluruh relawan, pendukung, simpatisan dan masyarakat yang berjuang untuk Pak Jokowi dan Pak Kiai Ma ruf Amin untuk mengedepankan prestasi, program dan capaian keberhasilan pemerintahan Jokowi," ucapnya.
Kubu Jokowi soal Indonesia Barokah: Tak Ada Hoaks, Tapi FaktaTabloid Indonesia Barokah. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).

Sementara itu, Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin menilai, Tabloid Indonesia Barokah masih masuk kategori wajar karena tabloid itu termasuk propaganda positif yang biasa dalam dunia politik.

"Jika tidak mengandung fitnah, dan ujaran kebencian, maka tabloid tersebut bagian dari karya jurnalistik yang harus dihargai," kata Ujang.

Menurut dia, selama Tabloid Indonesia Barokah isinya objektif, berdasarkan data dan fakta, maka tidak boleh dikriminalisasi.

"Yang tidak boleh kan membuat tabloid yang isinya, mencaci, membenci, memfitnah, dan menyerang lawan politik yang tidak berdasarkan data dan fakta," ujarnya.

Lihat juga: Panwaslu Usut Dugaan Kaitan PDIP dengan Tabloid Pembawa Pesan
Sejatinya menurut dia, jika ada propaganda politik yang mengenai pasangan calon tertentu melalui tulisan, maka harus dijawab juga propaganda dengan tulisan atau narasi yang seimbang, bukan malah dibalas dengan melaporkannya ke polisi karena hal itu susah diseret ke ranah hukum.

"Artinya tabloid dijawab atau dibalas dengan tabloid juga. Jika isinya merugikan paslon tertentu, maka dijawab juga dengan tabloid. Tulisan harus dibalas dengan tulisan," jelasnya. (Antara/osc)
  • [message]
    • [👀 SUMBER BERITA Dan Judul Asli .]

COMMENTS

loading...
Loading...

BERITA LAINNYA$type=sticky$count=4$author=hide$readmore=hide

Name

Beritanya,4984,DAERAH,436,EKONOMI,431,INTERMEZO,505,INVESTIGASI,233,JAKARTA,394,Kejadian,489,KIRIMAN NETIZEN,178,KORUPSI,267,KRIINAL,1,KRIMINAL,833,OLAHRAGA,6,OPINI,787,PIALA DUNIA 2018,6,POLITIK,1929,TEKNOLOGI,5,TERORIS,187,VIRAL,2469,WORLD,206,
ltr
item
RAKYAT SOSMED: Setelah Investigasi , Tim Jokowi soal Indonesia Barokah: Bukan Hoaks, Tapi Fakta
Setelah Investigasi , Tim Jokowi soal Indonesia Barokah: Bukan Hoaks, Tapi Fakta
Ace pun meminta kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tak merasa diserang atau disudutkan lewat pemberitaan dalam tabloid tersebut. Karenanya kubu Prabowo-Sandi tidak perlu mengkhawatirkan tabloid itu. "Kalau dikatakan itu menyerang dan menyudutkan Pak Prabowo itu sama sekali tidak benar," ucap dia.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjBhTLF9sonC15PaY9NU56eSO9CTS42CBibgqIEp-9E4V2OwYQbq9Fg8UfTt_bjYkznyfYgy9-0-8c-uC3Mh1ySN2edo6Rnbt8A6fAr7wXDyrh46RrDESMrYUHKf3tOdotNmHcHLFxATus/s1600/INDONESIA+BAROKAH.jpeg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjBhTLF9sonC15PaY9NU56eSO9CTS42CBibgqIEp-9E4V2OwYQbq9Fg8UfTt_bjYkznyfYgy9-0-8c-uC3Mh1ySN2edo6Rnbt8A6fAr7wXDyrh46RrDESMrYUHKf3tOdotNmHcHLFxATus/s72-c/INDONESIA+BAROKAH.jpeg
RAKYAT SOSMED
https://suarasosmedinfo.blogspot.com/2019/02/setelah-investigasi-tim-jokowi-soal.html
https://suarasosmedinfo.blogspot.com/
https://suarasosmedinfo.blogspot.com/
https://suarasosmedinfo.blogspot.com/2019/02/setelah-investigasi-tim-jokowi-soal.html
true
987615840204520119
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy