Loading...

Sementara Ada Yang Kuasai Ratusan Hektar Lahan, Disini Jenazah Ditolak Warga, Keluarga Tunggu Ada Makam Non-Muslim

Sejumlah warga Desa Ngares Kidul, Mojokerto, menolak jenazah umat Kristiani dikubur di pemakaman Muslim. Setelah melalui musyawarah, pihak keluarga akhirnya menerima jenazah dipindahkan ke lokasi lain.


RAKYAT SOSMED -  Sejumlah warga Desa Ngares Kidul, Mojokerto, menolak jenazah umat Kristiani dikubur di pemakaman Muslim. Setelah melalui musyawarah, pihak keluarga akhirnya menerima jenazah dipindahkan ke lokasi lain.

Koodinator Gusdurian Mojokerto, Imam Maliki yang mengawal kasus ini menjelaskan proses pemakaman itu berlangsung pada Jumat (15/2). Sementara almarhumah meninggal sehari sebelumnya.

Sebelum jenazah dimakamkan, sempat ada penolakan dari beberapa warga setempat. Setelah melalui negosiasi yang melibatkan pihak keluarga, aparat desa, dan muspika, akhirnya jenazah boleh dimakamkan di desa tersebut.


Namun syaratnya, selama proses pemakaman tidak ada ritual ala Kristen dan tidak boleh ada salib di makam. Keluarga almarhumah adalah satu-satunya umat Kristen di desa tersebut. Pihak keluarga menerima syarat itu karena tidak punya pilihan lain dan ingin jenazah segera dimakamkan.

Dua hari setelah prosesi pemakaman, muncul gejolak penolakan kembali. Beredar surat yang diduga berasal dari warga. Mereka menolak karena area pemakaman itu milik orang Islam, bukan tanah desa. Alasan lainnya, kuburan umat Islam tidak boleh dicampur dengan agama lain.

"Tanah itu tanah wakaf untuk orang Muslim, itu yang menjadi alasan penolakan. Warga yang menolak, tahu itu makamnya untuk Muslim," ujar Imam kepada CNNIndonesia.com, Kamis (21/2).

Pegiat Jaringan Islam Antidiskriminasi (JIAD) Aan Anshori dalam unggahan di akun Facebook menyampaikan bahwa anak almarhumah, Novi, lebih banyak diam karena tak ingin memperkeruh masalah. Sebagai warga desa setempat, Novi berpendapat keluarganya berhak mendapatkan layanan pemakaman yang sama, meskipun berbeda agama.

Penggerak Gusdurian Mojokerto, Kukun Triyoga mengatakan pada Rabu (20/2) malam telah diadakan musyawarah dan menghasilkan titik temu. Musyawarah itu dihadiri pihak keluarga, perangkat desa, Polresta Mojokerto, Kodim, Kecamatan, Kelurahan, dan masyarakat sekitar.

"Alhamdulillah permasalahan sudah klir semua, pihak keluarga sudah legowo," kata Kukun melalui sambungan telepon.

Kukun yang ikut hadir dalam pertemuan itu mengatakan semua pihak sepakat bahwa makam dipindahkan ke area pemakaman non-Muslim. Pihak keluarga pun legawa.

Namun karena tempat pemakaman non-Muslim itu belum tersedia di desa tersebut, maka makam saat ini belum dibongkar. Pemindahan jenazah akan dilakukan setelah pemerintah desa setempat menyediakan lahan untuk pemakaman non-Muslim.

"Kami dari Gusdurian sebenarnya ingin makam Bu Nunuk tetap di desa itu. Kami menuntut ada fasilitas Desa Ngares Kidul untuk makam non-Muslim," kata Kukun.

Menurutnya, pihak aparat meminta jangka waktu enam bulan terkait pengadaan tanah untuk makam non-Muslim. Setelah makam itu tersedia, jenazah akan dipindahkan. Sementara Kapolres Mojokerto AKBP Sigit Dany Setiono belum menjawab konfirmasi dari CNNIndonesia.com.

COMMENTS

loading...
Loading...

BERITA LAINNYA$type=sticky$count=4$author=hide$readmore=hide

Name

Beritanya,4984,DAERAH,436,EKONOMI,431,INTERMEZO,505,INVESTIGASI,233,JAKARTA,394,Kejadian,489,KIRIMAN NETIZEN,178,KORUPSI,267,KRIINAL,1,KRIMINAL,833,OLAHRAGA,6,OPINI,787,PIALA DUNIA 2018,6,POLITIK,1929,TEKNOLOGI,5,TERORIS,187,VIRAL,2469,WORLD,206,
ltr
item
RAKYAT SOSMED: Sementara Ada Yang Kuasai Ratusan Hektar Lahan, Disini Jenazah Ditolak Warga, Keluarga Tunggu Ada Makam Non-Muslim
Sementara Ada Yang Kuasai Ratusan Hektar Lahan, Disini Jenazah Ditolak Warga, Keluarga Tunggu Ada Makam Non-Muslim
Sejumlah warga Desa Ngares Kidul, Mojokerto, menolak jenazah umat Kristiani dikubur di pemakaman Muslim. Setelah melalui musyawarah, pihak keluarga akhirnya menerima jenazah dipindahkan ke lokasi lain.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg_DF2eZAgUK1pNK2W9mxpRQdbUv3BClCCUBPBzHo9XSCYjwHfO8YZeDqprMUrTKF6BajZzIv5klU4KS2c4_FefC_Qp0ATCmYp4eSr6_AtalVTN1q2tQtwYgKT49llg3Rf5Qjf9vTOV2ig/s1600/DUKUNGAN.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg_DF2eZAgUK1pNK2W9mxpRQdbUv3BClCCUBPBzHo9XSCYjwHfO8YZeDqprMUrTKF6BajZzIv5klU4KS2c4_FefC_Qp0ATCmYp4eSr6_AtalVTN1q2tQtwYgKT49llg3Rf5Qjf9vTOV2ig/s72-c/DUKUNGAN.jpg
RAKYAT SOSMED
https://suarasosmedinfo.blogspot.com/2019/02/sementara-ada-yang-kuasai-ratusan.html
https://suarasosmedinfo.blogspot.com/
https://suarasosmedinfo.blogspot.com/
https://suarasosmedinfo.blogspot.com/2019/02/sementara-ada-yang-kuasai-ratusan.html
true
987615840204520119
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy