Loading...

Sales Oppo Dihukum Kunyah Terasi sampai Muntah Gara-gara Tak Capai Target

Apakah Karena kalah Saing Dengan Produk Serupa Ya ?? Duh Miris Sudah Sebar Dana Besar Untuk Promo Masih Kalah Juga


RAKYAT SOSMED - Para sales Oppo di Tuban Jawa Timur mendapat hukuman tak manusiawi dari supervisor dan trainer smartphone yang bernaung di bawah PT World Innovate Telecomunication (WIT).Sales mendapat hukuman bervariasi jika tak memenuhi target penjualan. Hukumannya mulai lari belasan kilometer, makan pare mentah, belimbing wuluh, jeruk nipis, cabai, bawang putih dan garam. Bahkan ada yang dihukum kunyah terasi sampai muntah.

Hukuman tidak mendidik itu diberlakukan untuk seluruh sales Oppo atau bagian pemasaran yang tidak memenuhi target penjualan.

Sanksi yang diduga dilakukan supervisor dan trainer Oppo terhadap puluhan sales di wilayah Tuban dan sekitarnya itu berlangsung sejak dua setengah tahun terakhir.

Kasus ini baru terungkap setelah Gemilang Indra Yuliarti, salah satu korban hukuman tak manusiawi itu melapor ke Unit IV Satreskrim Polres Tuban, Selasa (26/2/2019).

Sementara puluhan sales lainnya memilih tutup mulut dan tak lapor ke polisi karena takut dipecat.

Gemilang bergabung dengan tim pemasaran Oppo sejak Oktober 2016. Ketentuan saat itu, sales yang tidak memenuhi target penjualan mendapat hukuman squat jump, push up, dan hukuman lain yang masih dinilai wajar.

Dua bulan berjalan, supervisor yang mulai dijabat Wahyu Widodo mulai menerapkan hukuman tak masuk akal.

“Saat itu yang tidak memenuhi target dihukum lari belasan kilometer, mulai Jalan Basuki Rachmad ujung timur hingga depan RSNU,” kata Gemilang.

Sales Oppo dihukum kunya terasi sampai muntah

Hukuman tersebut ternyata menjadi awal mimpi buruk para sales Oppo. Sejak saat itu hukuman tak wajar lainnya sering diterapkan. Termasuk di bawah kepemimpinan Dwi Prawoto Hadi supervisor baru.

Selain hukuman fisik, sejumlah sales diminta makan makanan tak lazim. Seperti belimbing wuluh, jeruk nipis, pare mentah, cabai, bawang putih, garam, hingga terasi.

Jika supervisor tidak berada di Tuban, hukuman tersebut harus direkam format video dengan ponsel dan dilaporkan melalui grup media sosial yang berisi seluruh anggota tim.

Hukuman tersebut nyaris diberikan setiap hari. Jika diakumulasi, kata Gemilang, rata-rata tiap minggu ada 4 hingga 5 kali hukuman tak masuk akal yang diberikan.

Tidak ada yang berani memberontak, meski beberapa sales harus keracunan hingga sakit setelah mengonsumsi makanan tak lazim tersebut.

“Tidak ada yang berani protes karena semua takut kehilangan pekerjaan yang mereka gantungkan untuk keluarga,” tutur cewek berambut panjang ini kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Selain hukuman tak manusiawi, terkadang supervisor dan jajaran pimpinan area tersebut memberlakukan denda mulai puluhan ribu hingga ratusan ribu.

Seluruhnya dikumpulkan para supervisor dengan alasan untuk uang kas. Namun, hingga kini pertanggungjawaban uang tersebut tidak jelas.

“Yang saya laporkan hukuman tidak manusiawi ini sama pengelolaan uang kas hasil denda yang tidak jelas untuk apa,” tegas Gemilang usai melapor ke polisi.

Gemilang melaporkan kasus tersebut untuk mencari keadilan. Dia mewakili sejumlah temannya yang juga korban berharap bisa memutus rantai hukuman yang tak lazim tersebut.

Dugaan sementara, hukuman yang diberikan kepada para sales Oppo merupakan inisiatif supervisor dan bukan merupakan standar operating procedure (SOP) dari perusahaan.

“Kami hanya bekerja untuk mencari makan buat keluarga,” ujar dia.

Kaurbinops Satreskrim Polres Tuban Iptu Dean Tomy Rimbawan mengatakan, laporan terkait dugaan perpeloncoan di dunia kerja tersebut sudah diterima.

Barang buktinya sejumlah screenshoot percakapan di grup antara supervisor dengan para staf pemasaran dan sejumlah rekaman video hukuman tak lazim tersebut.

“Laporan baru masuk dan akan kami proses,” ucap Iptu Dean Tomy Rimbawan.
  • [message]
    • [👀 SUMBER BERITA Dan Judul Asli .]

COMMENTS

loading...
Loading...

BERITA LAINNYA$type=sticky$count=4$author=hide$readmore=hide

Name

Beritanya,4984,DAERAH,436,EKONOMI,431,INTERMEZO,505,INVESTIGASI,233,JAKARTA,394,Kejadian,489,KIRIMAN NETIZEN,178,KORUPSI,267,KRIINAL,1,KRIMINAL,833,OLAHRAGA,6,OPINI,787,PIALA DUNIA 2018,6,POLITIK,1929,TEKNOLOGI,5,TERORIS,187,VIRAL,2469,WORLD,206,
ltr
item
RAKYAT SOSMED: Sales Oppo Dihukum Kunyah Terasi sampai Muntah Gara-gara Tak Capai Target
Sales Oppo Dihukum Kunyah Terasi sampai Muntah Gara-gara Tak Capai Target
Apakah Karena kalah Saing Dengan Produk Serupa Ya ?? Duh Miris Sudah Sebar Dana Besar Untuk Promo Masih Kalah Juga
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj8Y3mgbUTV0t-oEg5IPFT0XzSMhr5QQsXiG9wuJekA075RTHViA-s5xNst_gz2IppdP9RK3EKVsjgesVVv7pnu98imPfHNtmemjTwxCYkzY7qZVYnsE86H7CNaVaNiF6Bfp8NuGqq1wzQ/s1600/SALES+OPPO+TUBAN.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj8Y3mgbUTV0t-oEg5IPFT0XzSMhr5QQsXiG9wuJekA075RTHViA-s5xNst_gz2IppdP9RK3EKVsjgesVVv7pnu98imPfHNtmemjTwxCYkzY7qZVYnsE86H7CNaVaNiF6Bfp8NuGqq1wzQ/s72-c/SALES+OPPO+TUBAN.jpg
RAKYAT SOSMED
https://suarasosmedinfo.blogspot.com/2019/02/sales-oppo-dihukum-kunyah-terasi-sampai.html
https://suarasosmedinfo.blogspot.com/
https://suarasosmedinfo.blogspot.com/
https://suarasosmedinfo.blogspot.com/2019/02/sales-oppo-dihukum-kunyah-terasi-sampai.html
true
987615840204520119
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy