Simak Hasil Investigasi Netizen Soal Berau Coal Ini ..
RAKYAT SOSMED - Informasi ini beredar dimedia sosial, menjadi ramai diperbincangkan publik. Tapi sebelum itu, sejak Jokowi mengungkapkan fakta mengerikan tentang tanah Prabowo, kubu sebelah ini sudah terlanjur panik tak kepalang. Apa sebab? Karena banyak fakta yang konon bisa terungkap dari 1 berita ini. Tidak ada pengecualian lagi, Prabowo benar-benar dititik mau terperosok jatuh, atau dia berhasil bangkit dengan klaim-klaim hoax dari jubirnya itu.
Setelah Jokowi menyampaikan debat, kubu BPN langsung bereaksi Tim Prabowo di Kaltim menjelaskan, Prabowo hanya punya tanah, bukan tambang batubara."Memang Pak Prabowo punya aset di Kaltim, di Berau. Land property di Berau itu, benar-benar hanya bentuk tanah," kata perwakilan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andi Harun, Minggu (17/2) malam. https://www.merdeka.com/politik/bpn-aset-prabowo-di-kaltim-hanya-tanah-tidak-ada-tambang-batubara.html
Wow, kenapa dia tiba-tiba berbicara soal tambang? Padahal nih ya, padahal tidak ada penyingungan soal tambang. Pak Jokowi hanya mengutarakan soal kepemilikan tanah. Tapi malam itu juga dia BPN menjelaskan secara langsung dalam bentuk klarifikasi, dimana menjelaskan kalau bukan tambang. Hayolo berusaha menutupi fakta ya?
Merujuk pada data yang dimiliki oleh Sosiolog George Junus Aditjondro yang dirilis pada 21 Mei 2014, total tanah yang dimiliki Ketua Umum Partai Gerindra itu mencapai 1.361.000 hektar.
Untuk di Kalimantan Timur, total ada 1,235 juta hektar tanah yang dimiliki oleh Prabowo. Di sana pun telah berdiri 6 perusahaan milik Prabowo, diantaranya PT Tanjung Redep dengan lahan seluas 290 hektar, Kiani Grup dengan lahan seluas 350 ribu hektar, PT Kartika Utama dengan lahan seluas 260 hektar, PT Ikani Lestari seluas 260 ribu hektar, Nusantara Energy seluas 60 ribu hektar dan PT Belantara Pustaka seluas 15 ribu hektar. Sumber https://www.suara.com/news/2019/02/18/201650/tanah-yang-dimiliki-prabowo-lebih-banyak-dari-yang-disebut-jokowi-di-debat
Dari temuan suara.com tersebut tidak tertulis "Berau" namun kalau merujuk pada viva.com https://www.viva.co.id/berita/viva-fakta/1122102-cek-fakta-lahan-hutan-prabowo-ratusan-ribu-hektarehektare Pada Mei 2009, berdasarkan data yang dihimpun VIVA dari laman prabowosubianto.info, terdapat sejumlah usaha yang dimiliki Prabowo salah satunya bidang pertambangan, merujuk pada poin 13. tercatat ada nama PT Nusantara Berau Coal (pertambangan) Yang padahal, data terbaru dari lahan tersebut pada Minggu 17 Februari 2019, tidak tercatat lagi.
Tidak ada yang membahas soal tambang, tapi mereka sudah mencounter soal tambang, apa sebab? Paling menarik adalah kejujuran dari BPN ini yang menjadikan bukti penguat opini soal kepemilikan asing ditanah yang Prabowo kuasai. Menurut Andi Harun, pemilik konsesi atas tanah Prabowo itu, adalah Berau Coal. "Jadi hak ekstradiktif batubaranya adalah Berau Coal. Jadi seluruh lahan Pak Prabowo di Berau, batubaranya adalah milik Berau Coal. Pak Prabowo juga tidak punya tambang di Kaltim ini,"
Prabowo tidak punya tambang, tapi punya tanah, tanah dikelola oleh Berau Coal, batu baranya di ekspor ke luar negeri, pemilik Berau Coal asing, artinya kemungkinan besar Prabowo bekerjasama dengan asing. HIDUP ASENG!! HIDUP PATRIOT DAN NASIONALIS!!
"Teriak-teriak "Daripada dikelola oleh Asing mendingin saya yang kelola" ternyata tanahnya yang di Kalimantan itu dikonsesikan kepada Perusahaan Pertambangan Internasional yang bermarkas di London dan terdaftar di Bursa Saham London yang sahamnya mayoritas dimiliki oleh Vallar Group milik Nathan Rotschild (keluarga Yahudi Superkaya legendaris)
Kemudian pada 2015 sebuah Perusahaan yang terdaftar di Virgin Island membeli 94% saham Perusahaan tersebut.Jadi kalau bukan dikuasai Asing apa itu namanya!!.. Nasionalis my Ass!!..Seperti ini lah kalo Maling teriak Maling!!.". - Ujar salah seorang netizen Rita Afriyani pada laman akun facebook https://www.facebook.com/theluckyitha/posts/1502616136549859
Mari kita cek fakta. merujuk pada berita https://finance.detik.com/bursa-dan-valas/d-2895018/gagal-kuasai-tambang-bakrie-rothschild-bidik-berau-coal
Pengusaha dan investor asal Inggris Nathaniel Rothschild, menguasai salah satu tambang Indonesia. Setelah gagal menguasai tambang Grup Bakrie, kini Rothschild melirik PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU).
Dan kepemilikan Rothschild Asia Resources Minerals Plc (ARM) diberau ditemui pada laman https://www.rambuenergy.com/2015/06/nathaniel-rothschild-clears-way-for-sinarmas-unit-to-acquire-asia-resource-minerals-shares/?fbclid=IwAR0ub1y7pY_7kEq_EZ73FZ7QJdxA3kqKINohADAQSxcmssUUAHTqOWWURRI
Dimana setelahnya tahun 2015 https://finance.detik.com/bursa-dan-valas/d-2973888/grup-sinarmas-resmi-jadi-pemilik-baru-berau-coal?fbclid=IwAR3gl0pyNYkLJd-3zDCo6G-z6QSth_8Hx-glXw4gT6dEWuZoUwTfTouDH88 & https://www.liputan6.com/bisnis/read/2277428/asia-coal-energy-kini-kuasai-berau-coal
Asia Coal Energy Ventures Limited (ACE) yang disokong dana oleh Grup Sinarmas itu menguasai 84,7% saham di Berau Coal melalui Vallar Investment UK Limited. ACE sendiri menyatakan telah menjadi pengendali di Berau Coal secara tidak langsung karena memiliki 94,19% saham di ARM. ARM Milik? Nathaniel Rothschild.
Artinya status tulisan kemungkinan sangat valid. Pernyataan BPN makin menguatkan karena diklaim Prabowo hanya memiliki tanah, Tapi pengelola diatasnya adalah Berau Coal, Berau Coal bukan milik negara ini karena 94%nya milik? Patriot nasionalis! Sebarkan artikel ini!
- [message]
- [👀 SUMBER BERITA Dan Judul Asli .]
- [Judul Asli ► Sumber Berita ► 👀👉 ]







COMMENTS