Karena bukan main-main fitnah ini sudah mencoreng nama Demokrasi di Indonesia, KPU, Pak Jokowi, dan Polisi ikut terseret sebagai korban yang difitnah bahwa telah melakukan tindak kecurangan.
RAKYAT SOSMED - Masih ingat artikel saya sebelumnya? https://seword.com/politik/sedang-buron-ketua-dewan-koalisi-relawan-nasional-kornas-prabowo-temukan-dan-laporkan-hpI51-RGTMasih soal seputar 7 kontainer! Ada rekaman suara, ada penyebar isu, semua sedang dicari pelakunya, sampai ke akar-akarnya, ingin "ditanya" tentang detail perkaranya.siapa otak dibalik perancangan Hoax ini.
Karena bukan main-main fitnah ini sudah mencoreng nama Demokrasi di Indonesia, KPU, Pak Jokowi, dan Polisi ikut terseret sebagai korban yang difitnah bahwa telah melakukan tindak kecurangan.
Sudah 2 tokoh publik jadi sorotan dalam beberapa hari terakhir, Tengku dan Andi Arief. karena keduanya disinyalir bikin isu ini semakin terbakar dimedsos. Tapi sebelum menyeret kedua nama diatas, Polisi harus menangkap oknum sebelumnya, "Penyebar isu, dan rekaman suara siapa"
Untuk itu, telah ditemukan informasi bahwa orang yang buron kali ini adalah Bagus Bawana Putra.
Sempat tercapture "Penyebar informasi ini ke ranah publik, di twitter"
Namun sayang, karena orangnya "Panik" dia menghilangkan jejak, akun https://twitter.com/bagnatara1 sudah tidak dapat ditemukan.
Sebelumnya saya masih menjustifikasi bahwa dia adalah pelaku penyebar isu hanya via cuitan, belum sebagai pembuat rekaman voice chat 7 kontainer
Buat yang belum mendengar rekaman suaranya bisa liat channel berikut
Selamat, pelaku pembuat rekaman diatas telah ditahan!
Sebagaimana yang telah dilansir oleh kumparan https://kumparan.com/@kumparannews/pria-bekasi-ditangkap-bareskrim-diduga-pembuat-voice-chat-7-kontainer-1546944079516323051
Polisi kembali menangkap satu lagi pelaku penyebar hoaks 7 kontainer surat suara tercoblos. Kali ini pelaku berinisial BB ditangkap di Bekasi, Jawa Barat.
"Benar telah diamankan satu orang di Bekasi," kata Karo Penmas Div Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi, Selasa (8/1).
Dedi belum mau mengungkapkan peran dari BB dalam penyebaran hoaks 7 kontainter tercoblos ini. Dedi memastikan, pelaku sudah berada di Bareskim Polri untuk dimintai keterangan. Namun diduga, dia pria yang membuat voice chat soal 7 kontainer hingga akhirnya menyebar
"Saat ini sedang diperiksa di Bareskrim Polri," ucap dia.
Setelah hoaks 7 kontainer surat suara tercoblos menyeruak, polisi terus bergerak cepaat mengungkap para pelaku penyebar hoaks.
Sejauh ini sudah ada dua tersang yang ditangkap polisi. Mereka, yakni LS yang ditangkap di Bogor, Jawa Barat dan HY ditangkap di Balikpapan, Kalimantan Timur. Mereka ditangkap karena menyebarkan berita bohong tanpa dicek lagi.
Jadi sekarang teman-teman tidak perlu repot lagi mencarinya, bahkan sampai mencari ke WC umum, sudah tidak perlu lagi, dia telah tertangkap. Sekali lagi ini membuktikan bahwa, kubu Prabowo sekali berbohong, berbohong terus Kubunya tak henti membuat kebohongan baru!
Upaya deligitimasi KPU. Membuat KPU tidak dipercaya publik, seolah-olah KPU yang saat ini sudah bertindak netral, dinilai publik sudah curang atau berpihak ke kubu Jokowi, memang terlihat sekali sangat di upayakan oleh kelompok ini
Andi Arief sang tokoh yang buat geger medsos soal 7 kontainer ini pun kemarin ngebuat lagi wacana dengan narasi serupa. Andi Arief Sarankan Prabowo Boikot Pilpres
Kubu non prestasi, harus mengejar sensasi, demi mengaburkan fakta, mereka memfitnah petahana. Mereka yang sudah curi start bolehlah kita beri applause karena telah berhasil menipu sebagian masyarakat yang percaya, oleh karenanya siapapun relawan militan aktif yang membaca informasi berikut ini, sampaikan seluas-luasnya segala kebohongan yang coba mereka bentuk, counter dilapangan secara nyata agar info sesat segera bisa diatasi. Artikel ini tak akan sampai ke khayalak luas tanpa peran pembaca.
Sebelumnya soal Drama memutar balikan fakta tentang KPU semua sudah terangkum dalam laman https://seword.com/politik/drama-kubu-prabowo-memutar-balikan-fakta-padahal-mereka-takut-debat-q2qUrfX5Y
Kita jangan pernah lengah, demi Indonesia kita bersama. Bagus Bawana Putra hanyalah salah satu contoh, betapa mudahnya kubu ini, mengorbankan kawan sendiri, dalam istilah sesat sedikit, Jihad untuk dapat cap buron (DPO) hingga akhirnya jadi tersangka itu mungkin sudah biasa, sampai ratu sejagat Ratna Surampaet yang sudah setia sejak lama saja, berani mereka korbankan, apalagi cuma upil rengginang?
Kalau koloninya sendiri saja dengan gampang mereka korbankan, apalagi negara? Mau dibawa kemana rakyat kita? Demi memuaskan nafsu politik, memenangkan pertarungan, mereka halalkan segara cara. Setelah terpilih nanti, asing dan aseng, memang benar-benar akan kembali menjajah kita. Rakyat jadi tumbal yang dikorbankan setelahnya. Selamatkan NKRI, Bravo Polri!
- [message]
- [👀 SUMBER BERITA Dan Judul Asli - Mari Kita Sama Sama Cross Check, Pada Dasarnya Situs Ini Hanyalah Mengambil Isi Tulisan Dari Link Dengan Judul Dibawah Ini - Terima Kasih - SUARASOSMED - RAKYAT SOSMED - Bangga Menjadi Bagian Dari Kalian Selama Ini - Karena Keterbatasan Sumber Daya Dan Lain Hal Maka Mohon Permakluman , Jika Sumber Berita Sudah Tidak Valid Lagi // Berganti Judul // Not Found Hilang, Maka artikel Diatas Dapat Anda Abaikan Dan Menjadi tidak Valid Lagi Karena Sumber asli Telah Berubah / Hilang Atau Kadaluarsa.]
- [Judul Asli ► Sumber Berita ► 👀👉 ]


COMMENTS