Loading...

Akhirnya Terbukti Ada Preman di Tanah Abang, Satpol PP Kalang Kabut

RAKYAT SOSMED -  MATAHARI belum terlalu tinggi saat puluhan anggota Satuan Polisi Pamong Praja Kecamatan Tanah Abang memulai kerja mereka...


RAKYAT SOSMED - MATAHARI belum terlalu tinggi saat puluhan anggota Satuan Polisi Pamong Praja Kecamatan Tanah Abang memulai kerja mereka, kemarin. Satu mobil patroli dan satu truk beriringan memasuki Jalan Jatibaru, tepat di bawah jembatan penyeberangan multiguna Tanah Abang.

Seperti hari-hari sebelumnya, mereka menyasar para pedagang kaki lima yang masih bandel berjualan di trotoar dan badan jalan. Satu per satu barang dagangan dan alat yang digunakan untuk memajang dagangan diangkut ke atas truk.

Saat truk berjalan, sejumlah pria mengikuti di belakangnya. Kondisi memanas setelah banyak teriakan membakar emosi mereka. Batu dan besi pun melayang ke arah truk dan petugas satpol.

"Kericuhan ini dipicu oleh preman yang tidak senang karena pendapatan mereka terusik operasi petugas. Sejak Desember, operasi sudah dilakukan dan tidak ada resistensi seperti sekarang ini," ujar Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi, di lokasi kejadian.

Penertiban, lanjutnya, dilakukan terhadap PKL yang berdagang di trotoar dan menyerobot badan jalan. Sasaran penertiban ialah PKL di Jalan Jatibaru, dari Stasiun Tanah Abang hingga depan Pasar Blok G.

Irwandi menduga para PKL di area ini merupakan pendatang baru, yang mengincar lahan kosong. PKL lama sudah dipindahkan ke jembatan penyeberangan multiguna yang dibangun Pemprov DKI.

"Yang melawan petugas itu jelas-jelas preman. PKL-nya memilih kabur untuk menyelamatkan barang dagangan karena takut diangkut petugas," tandasnya.

Dia mengaku tidak akan menghentikan operasi, selama PKL nekat terus berdagang di Jalan Jatibaru. "Cooling down dulu boleh. Namun, kami akan bekerja lagi karena pemerintah tidak akan kalah dari preman."


Peresmian diundur


Ditemui di lokasi berbeda, Gubernur Anies Baswedan kembali memperlihatkan keberpihakannya kepada para PKL. "Kericuhan timbul karena kurangnya kios bagi PKL. Jumlah kios yang disediakan di skybridge Tanah Abang terbatas," ujarnya.

Namun, Anies berkilah jumlah kios di jembatan itu merupakan kesepakatan bersama pihaknya dengan Ombudsman. "Itu sudah kesepakatan. Jangan merusaknya."

JPM Tanah Abang sudah mulai digunakan untuk menampung PKL pada 7 Desember tahun lalu. Ada 446 kios yang ditempati para PKL pindahan dari Jalan Jatibaru.

Setelah naik ke jembatan, lapak lama mereka ternyata sudah ditempati lagi oleh PKL baru. Keadaan itulah yang kemudian disikapi Satpol PP untuk terus menggelar operasi penertiban.

Lebih jauh Anies mengungkapkan, meski sudah beroperasi, JPM Tanah Abang belum diresmikan. Meski sudah direncanakan, waktu peresmian terpaksa diundur lagi karena pecahnya kericuhan. "Tunggu persoalan ini tenang dulu. Ini persoalan yang mendadak muncul," jelasnya.

Peresmian, tandasnya, akan dibicarakan lebih lanjut jika permasalahan yang timbul akibat kericuhan telah selesai ditangani. "Jadi, saat ini saya ingin suasana dibuat kondusif, lebih tenang, nanti baru kita bicara peresmian," ujarnya.

Anies sepakat kericuhan di Tanah Abang sudah masuk ranah hukum sehingga harus diselesaikan oleh pihak kepolisian. (Ata/Ssr/J-3)
  • [message]
    • [👀 SUMBER BERITA Dan Judul Asli .]

COMMENTS

loading...
Loading...

BERITA LAINNYA$type=sticky$count=4$author=hide$readmore=hide

Name

Beritanya,4984,DAERAH,436,EKONOMI,431,INTERMEZO,505,INVESTIGASI,233,JAKARTA,394,Kejadian,489,KIRIMAN NETIZEN,178,KORUPSI,267,KRIINAL,1,KRIMINAL,833,OLAHRAGA,6,OPINI,787,PIALA DUNIA 2018,6,POLITIK,1929,TEKNOLOGI,5,TERORIS,187,VIRAL,2469,WORLD,206,
ltr
item
RAKYAT SOSMED: Akhirnya Terbukti Ada Preman di Tanah Abang, Satpol PP Kalang Kabut
Akhirnya Terbukti Ada Preman di Tanah Abang, Satpol PP Kalang Kabut
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiDVJ0pKOeTNvepV4XkeiQ_VPGNMq4MH1V9u4W5Cw-C4NPYPlfwiF8iQtnCkVaCoBX42MMECLuo8OiH5Z_ElEIjJnBOrTaq-_g5m9qO7N2rdeXq9_-zP3g8ACTDX27Dx0V0ogBEJ_JKPUk/s1600/PREMAN.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiDVJ0pKOeTNvepV4XkeiQ_VPGNMq4MH1V9u4W5Cw-C4NPYPlfwiF8iQtnCkVaCoBX42MMECLuo8OiH5Z_ElEIjJnBOrTaq-_g5m9qO7N2rdeXq9_-zP3g8ACTDX27Dx0V0ogBEJ_JKPUk/s72-c/PREMAN.jpg
RAKYAT SOSMED
https://suarasosmedinfo.blogspot.com/2019/01/akhirnya-terbukti-ada-preman-di-tanah.html
https://suarasosmedinfo.blogspot.com/
https://suarasosmedinfo.blogspot.com/
https://suarasosmedinfo.blogspot.com/2019/01/akhirnya-terbukti-ada-preman-di-tanah.html
true
987615840204520119
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy