Anies ini harus masuk penjara. Manusia ini sudah membakar sumbu yang panjang dari warga Jakarta. Mereka yang dijanjikan kavling surga, sampai kepada bidadari, mulai tertipu oleh Anies. Kemenangannya tidak membawa dampak bagi DKI. Akhirnya Anies blunder! Jakarta siap autopilot ditinggal dua pemimpinnya
RAKYAT SOSMED - Anies ini harus masuk penjara. Manusia ini sudah membakar sumbu yang panjang dari warga Jakarta. Mereka yang dijanjikan kavling surga, sampai kepada bidadari, mulai tertipu oleh Anies. Kemenangannya tidak membawa dampak bagi DKI. Akhirnya Anies blunder! Jakarta siap autopilot ditinggal dua pemimpinnya.
Dia di masa jabatannya sebagai gubernur, mengkampanyekan Prabowo. Anies terancam dipidana 3 tahun. Setelah Ahok keluar, Anies masuk. Masuk Pak Ekooo! Jadi sama seperti Bahar Smith si penganiaya anak di bawah umur deh! Bagaimana mekanisme hukumannya? #JokowiLagi
Anies ini sudah jelas-jelas mengacungkan dua jari, tanda kampanye Prabowo dan Sandiaga di Sentul, ketika ada Konferensi Nasional Partai Gerindra. Kesalahan Anies ada beberapa yang bisa diangkat. Yuk kita simak satu per satu.
Pertama, Anies datang pada saat ia seharusnya ngantor di Balai Kota atau blusukan melihat korban banjir dan macet di Jakarta. Banyak urusan di Jakarta yang tidak beres, namun Anies malah memilih mendatangi penciptanya, Prabowo, dan berkampanye untuk eks wakilnya, Sandiaga Uno si penista kubur.
Anies ini harusnya ngantor, malah bolos. Gak jelas. Mentang-mentang pemimpin, memangnya dia bisa seenaknya? Manusia ini harus dipenjara, karena sudah terbukti tidak becus. Kalau magang di kantor gubernur, yang serius dong. Masak magang, malah kabur. Manusia tukang kabur ini, mungkin sudah penat menghadapi peliknya masalah di ibu kota.
Kedua, Anies ini berkampanye. Padahal ia dihitung sebagai pembantu Presiden. Sebagai bawahan Presiden, Gubernur harus netral. Sebagai aparatur sipil negara, Anies ini harusnya netral.
Dia ada di bawah kemendagri. Dia ini adalah bawahannya mendagri, Tjahjo Kumolo. Kalau tidak mau disebut bebong, ya bawahan lah. Lebih pantas.
Sebagai staf kemendagri, Anies ini harusnya netral. Meski dimenangkan partai, kepentingan partai Gerindra dan PKS seharusnya sudah selesai. Sekarang Anies ini tidak boleh mengurusi kepentingan partai.
Harus belajar seperti Ahok. Setelah ia menjadi gubernur, ia buang Gerindra. Meski Gerindra memenangkan dia menjadi wakil gubernur, tetap saja sudah tidak ada kepentingan partai lagi ketika Ahok menjabat sebagai pejabat publik.
Jadi Ahok buang dan sampahkan Gerindra, karena memang Gerindra ini banyak maunya. Mungkin Ahok tidak tahan lagi ketika ia menjadi wakil gubernur dan gubernur, Gerindra menggerecoki Ahok.
Ketika Ahok buang Gerindra, Ahok lebih bebas. Lihat kinerjanya selama 3 tahun di DKI. Ia sangat mantap. Bahkan Jakarta begitu maju di era Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang ingin dipanggil BTP sekarang ini. Sebentar lagi bebas.
Seharusnya Anies netral, ia malah mengacung dua jari. Kenapa? Karena Anies ini merasa utang budi dengan si Prabowo penyebar hoax Ratna dan Sandaiga si pendana, dan penista kubur itu. Salam hulaihi.
Ketiga, Anies ini memang sejak dulu, tidak bisa memimpin sebuah perusahaan. Jadi rektor saja katanya juga gak becus. Kalau Jokowi pernah bikin salah, hanya satu kesalahannya. Kenapa dia kasihan sama orang kayak Anies dan dijadiin menteri pendidikan, menteri dengan anggaran tertinggi ya? Untung Jokowi cepat sadar dan buang Anies dari kursi menteri pendidikan.
Pendidikan nyaris hancur di era Anies. Pencapaiannya nol besar. Hanya setop MOS. Itu pun bukan setop, tapi hanya ganti nama jadi MPLS. MOS namanya sudah jelek. Masa Orientasi Siswa. Tapi malah diganti jadi MPLS. Masa pengenalan lingkungan sekolah. Yah, ganti nama saja mah gampang. Dari OK OCE jadi Jak Lingko. Kasihan Jokowi.
Ya, Aneis ini harusnya bisa dipenjara 3 tahun. Sudah ada aturan pemilu yang menjerat Anies si gubernur magang yang tidak becus pimpin kota dan petugas gunting pita.
Apakah Bawaslu berani gugat Anies? Sudah jelas Anies sengaja. Jangan sebut Anies tidak sengaja. Manusia ini sengaja mengetes keberanian Bawaslu. Dengan makin jelasnya kubu oposisi untuk melanggar aturan, sebenarnya mereka sedang testing the water.
Apakah Bawaslu benar-benar berpihak kepada Prabowo atau netral. Kalau Bawaslu berpihak kepada Jokowi, itu nyaris mustahil. Maka dengan salam dua jari, Anies sedang menginjak-injak kepala Bawaslu. Sambil mempertontonkan gesture “Emang gue takut?”
Yah Bawaslu ini berani tidak? Coba dibuka bawah mejanya. Jangan-jangan basah. Ketakutan sama Anies? Takut sama kardus? Jangan-jangan haid.
Begitulah basah-basah.
- [message]
- [👀 SUMBER BERITA Dan Judul Asli - Mari Kita Sama Sama Cross Check, Pada Dasarnya Situs Ini Hanyalah Mengambil Isi Tulisan Dari Link Dengan Judul Dibawah Ini - Terima Kasih - SUARASOSMED - RAKYAT SOSMED - Bangga Menjadi Bagian Dari Kalian Selama Ini ]
- [Judul Asli ► Sumber Berita ► 👀👉Kampanyekan Prabowo, Anies Ikuti Jejak Bahar Smith, Terancam Dibui 3 Tahun - Seword ]

COMMENTS