Sejumlah tokoh alumni 212 satu per satu undur diri dari gerakan tersebut. Salah satunya mantan pengacara Habib Rizi Shihab, Kapitra Ampera.
RAKYAT SOSMED - Sejumlah tokoh alumni 212 satu per satu undur diri dari gerakan tersebut. Salah satunya mantan pengacara Habib Rizi Shihab, Kapitra Ampera.
Dengan tegas, Kapitra menolak terselenggaranya Reuni 212. Menurut dia, gerakan tersebut sudah berubah arahnya yang tadinya murni syariah menjadi politik praktis.
“Seluruh panitianya itu kan relawan tim sukses Prabowo-Sandi. Orang pasti akan melihat bahwa ini kampanye terselubung yang dilakukan oleh para timses Prabowo- Sandi,” kata Kapitra saat dihubungi Pojoksat.id, Rabu (28/11).
Atas dasar itu pula, Kapitra menilai bahwa aksi Reuni 212 itu sebagai bentuk refleksi perayaan kejahatan setiap tahun.
Sebab, kata Kapitra, di aksi bela Islam 2016 silam, tidak ada kesepakatan untuk melakukan reuni setiap tahun sebagai upaya mengenang aksi penistaan agama terhadap Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
“Pelakunya sudah dihukum. Saya lihat ini tidak manusiawi juga. Terus bagaimana perasaa keluarga (Ahok) yang diingatkan terus, diungkit terus kejahatannya,” ungkap Kapitra.
Karena itu, caleg dari partai PDI ini pun sangat menyayangkan sikap para alumni 212 yang terkesan manaruh dendam pada penista agama.
“Ini konteksnya sudah berubah, kemudian penuh dengan dendam. Karena mengingatkan terus kejahatan orang (Ahok). Dan ini kampanye terselubung,” tandas Kapitra.
- [message]
- [👀 SUMBER BERITA Dan Judul Asli - Mari Kita Sama Sama Cross Check, Pada Dasarnya Situs Ini Hanyalah Mengambil Isi Tulisan Dari Link Dengan Judul Dibawah Ini - Terima Kasih - SUARASOSMED - RAKYAT SOSMED - Bangga Menjadi Bagian Dari Kalian Selama Ini ]
- [Judul Asli ► Sumber Berita ► 👀👉 POJOKSATU ]
COMMENTS