Loading...

Tamparan Keras,, PSI: Prabowo Sudah 3 Kali Pakai Hoax untuk Bersikap

Jakarta - Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menyebut faktor ekonomi, politik, hukum, dan keamanan menjadi faktor yang dapat mengubah tren elektabilitas capres pada Pilpres 2019. Juru bicara PSI Andy Budiman menilai, selain 4 faktor itu, penguatan hoax juga menjadi salah satu faktor yang dapat mempengaruhi tren elektabilitas.


RAKYAT SOSMED - Jakarta - Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menyebut faktor ekonomi, politik, hukum, dan keamanan menjadi faktor yang dapat mengubah tren elektabilitas capres pada Pilpres 2019. Juru bicara PSI Andy Budiman menilai, selain 4 faktor itu, penguatan hoax juga menjadi salah satu faktor yang dapat mempengaruhi tren elektabilitas.

"Faktor yang juga menjadi sumber kekhawatiran banyak orang dan jadi ancaman bagi demokrasi yakni menguatnya hoax," ujar Andy di Kantor SMRC, Jalan Cisadane, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (7/10/2018).

Andy mencontohkan peningkatan elektabilitas Prabowo Subianto pada Pilpres 2014 berdasarkan hasil survei SMRC periode 16-19 Juni 2014. Kala itu, satu-satunya momentum sejarah rivalitas, di mana tren elektabilitas Prabowo sebesar 44,9% selisih tipis dari Jokowi yang memperoleh suara 46,5%.

"Kalau teman-teman lihat pada masa itu, beredarnya Obor Rakyat. Di mana Pak Jokowi waktu itu difitnah dengan fitnah yang keji dengan PKI, disebut kristen, china dan lain sebagainya. Sehingga membuat elektabilitas Pak Jokowi turun dan dukungan ke Pak Prabowo naik," katanya.

"Jadi sekali lagi dalam sejarah rivalitas mereka pernah punya jarak begitu tipis ketika hoax merajalela," sambung Andy.

Selain itu, menurut Andy, hoax juga menjadi isu penting bagi pemilih nantinya untuk melihat kualitas kandidat capres. Khususnya, terkait bagaimana capres menyikapi informasi yang masuk kepadanya.

Andy kemudian menyinggung kasus Ratna Sarumpaet yang menurutnya akan mempengaruhi tren elektabilitas Prabowo. Mengingat, kasus Ratna bukanlah kasus pertama eks Danjen Kopassus itu menggunakan hoax sebagai dasar pengambilan sikap.

"Paling tidak Prabowo sudah 3 kali menggunakan hoax sebagai dasar pengambilan sikap," katanya.

Andy mengungkapkan, pertama, pada Pemilu 2014, Prabowo menggunakan hasil survei yang ternyata jauh berbeda dengan hasil KPU dan hasil survei-survei lainnya, dibilang Prabowo menang. Sementara hasil survei sebaliknya dan tidak terbukti di KPU.

"Kemudian kedua ketika Pak Prabowo menyebut Indonesia akan bubar. Ini juga contoh lain kualitas kepemimpinan atau leadership Pak Prabowo diuji bagaimana ia menggunakan sebuah novel sebagai dasar untuk melihat Indonesia dalam beberapa tahun ke depan," ujar Andy.

Kemudian, kata Andy, kasus Ratna. Dengan ketiga kasus tersebut, masyarakat akan melihat kualitas Prabowo dan mempengaruhi tren elektabilitasnya.

"Jadi yang ingin saya tekankan ada faktor yang harus jadi perhatian yakni bagaimana kita menangkal hoax," pungkasnya.

  • [message]
    • [👀 SUMBER BERITA Dan Judul Asli - Mari Kita Sama Sama Cross Check, Pada Dasarnya Situs Ini Hanyalah Mengambil Isi Tulisan Dari Link Dengan Judul Dibawah Ini - Terima Kasih]

COMMENTS

loading...
Loading...

BERITA LAINNYA$type=sticky$count=4$author=hide$readmore=hide

Name

Beritanya,4984,DAERAH,436,EKONOMI,431,INTERMEZO,505,INVESTIGASI,233,JAKARTA,394,Kejadian,489,KIRIMAN NETIZEN,178,KORUPSI,267,KRIINAL,1,KRIMINAL,833,OLAHRAGA,6,OPINI,787,PIALA DUNIA 2018,6,POLITIK,1929,TEKNOLOGI,5,TERORIS,187,VIRAL,2469,WORLD,206,
ltr
item
RAKYAT SOSMED: Tamparan Keras,, PSI: Prabowo Sudah 3 Kali Pakai Hoax untuk Bersikap
Tamparan Keras,, PSI: Prabowo Sudah 3 Kali Pakai Hoax untuk Bersikap
Jakarta - Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menyebut faktor ekonomi, politik, hukum, dan keamanan menjadi faktor yang dapat mengubah tren elektabilitas capres pada Pilpres 2019. Juru bicara PSI Andy Budiman menilai, selain 4 faktor itu, penguatan hoax juga menjadi salah satu faktor yang dapat mempengaruhi tren elektabilitas.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhylvDJ0Vs125J016QQmY3-o1ELbgmTurlVHr0cJ5VpUEgKe0Dih2sHCQDCgG_xd7jpkfjIgtKcq5Gj0GXgJrKKQgsbw7X0D0eHiRvzqPtefPqIUHguPcLZZYLUdn5pM2DmEoZ5qWNwbCI/s1600/Paling+tidak+Prabowo+sudah+3+kali+menggunakan+hoax+sebagai+dasar+pengambilan+sikap%252C.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhylvDJ0Vs125J016QQmY3-o1ELbgmTurlVHr0cJ5VpUEgKe0Dih2sHCQDCgG_xd7jpkfjIgtKcq5Gj0GXgJrKKQgsbw7X0D0eHiRvzqPtefPqIUHguPcLZZYLUdn5pM2DmEoZ5qWNwbCI/s72-c/Paling+tidak+Prabowo+sudah+3+kali+menggunakan+hoax+sebagai+dasar+pengambilan+sikap%252C.jpg
RAKYAT SOSMED
https://suarasosmedinfo.blogspot.com/2018/10/tamparan-keras-psi-prabowo-sudah-3-kali.html
https://suarasosmedinfo.blogspot.com/
https://suarasosmedinfo.blogspot.com/
https://suarasosmedinfo.blogspot.com/2018/10/tamparan-keras-psi-prabowo-sudah-3-kali.html
true
987615840204520119
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy