Bukan hanya saya, banyak warga masyarakat yang gemes dan geram sama para lawan politik Presiden Jokowi ini. Waktu isu penganiayaan Ratna masih hangat dan belum terbongkar kedok hoax-nya, sok iya semua menyerang pemerintahan Presiden Jokowi. Sesudah terbongkar, ketahuan kalau itu hoax, sok iya belagak jadi korban. Padahal sudah sebut-sebut PKI, preman, HAM, Cut Nyak Dien, “saya juga dokter”, “berhenti lah kau Jokowi”, “dokter produk revolusi mental”, dan banyak lagi narasi yang isinya hendak membantai pemerintahan Presiden Jokowi. Tapi ya sudah, kita orang waras ngalah, duduk sambil menyaksikan karma berjalan sendiri, menggores kehidupan orang-orang itu dengan duri tajam lalu disiram air garam. Perih, malu, pedih dan akhirnya mereka stres sendiri… Ahayyy!
RAKYAT SOSMED - Bukan hanya saya, banyak warga masyarakat yang gemes dan geram sama para lawan politik Presiden Jokowi ini. Waktu isu penganiayaan Ratna masih hangat dan belum terbongkar kedok hoax-nya, sok iya semua menyerang pemerintahan Presiden Jokowi. Sesudah terbongkar, ketahuan kalau itu hoax, sok iya belagak jadi korban. Padahal sudah sebut-sebut PKI, preman, HAM, Cut Nyak Dien, “saya juga dokter”, “berhenti lah kau Jokowi”, “dokter produk revolusi mental”, dan banyak lagi narasi yang isinya hendak membantai pemerintahan Presiden Jokowi. Tapi ya sudah, kita orang waras ngalah, duduk sambil menyaksikan karma berjalan sendiri, menggores kehidupan orang-orang itu dengan duri tajam lalu disiram air garam. Perih, malu, pedih dan akhirnya mereka stres sendiri… Ahayyy!
Para pendukung mereka pun banyak yang kabur meninggalkan mereka. Dikira mendukung seorang jenderal hebat, kuat, dan perkasa. Tahunya gampang ditipu dan dikibulin, lalu menyebarkan hoax pula. "Dengan kasus Ratna saya banyak dapat WA, telepon, SMS dari beberapa pihak, mereka mengatakan tidak ada lagi keragu-raguan hari ini bahwa memang pendukung-pendukung Pak Prabowo ini adalah kelompok-kelompok emosional, yang menghalalkan segala cara. Dan banyak di antara mereka yang berbalik memberikan dukungan ke Pak Jokowi, komunikasi yang saya terima seperti itu," kata Ketua Umum PPP Romahurmuziy.
Namun, saya rasa kita tidak boleh diam terus, apalagi ketika melihat sebuah fakta di depan hidung. Yang saya temukan adalah plin plannya Fadli Zon.
Lapor Polisi Mubazir, Akan Investigasi Internal
Nah, ini disampaikan oleh Fadli Zon, sewaktu Ratna Sarumpaet belum mengaku kalau isu penganiayaan itu hoax. Dilansir jawapos.com, pada berita yang ditayangkan pada tanggal 2 Oktober 2018, hari Selasa, malam. Disebutkan bahwa Fadli Zon sudah menjenguk Ratna pada hari Minggu (30/9). Lalu Fadli Zon memaparkan bahwa pengeroyokan terjadi di Bandara Husein Sastranegara Bandung. "Tapi kalau tidak salah ada dua atau tiga orang, laki-laki semua," ujar Fadli. Menurut Fadli, pihaknya berencana membentuk tim investigasi internal guna menyelidiki kasus penganiayaan tersebut lantaran mereka tidak percaya kepolisian bisa menuntaskan laporan Ratna Sarumpaet. "Nanti akan kami investigasi secara internal juga. Karena kita juga tahu banyak laporan-laporan seperti itu. Tapi, ujung-ujungnya mubazir," pungkasnya.
Catat ya, jelas-jelas Fadli Zon mengatakan akan menginvestigasi secara internal. Dan pihaknya tidak mau melapor ke pihak kepolisian yang dianggapnya mubazir. Lanjuuutttt…..
Penyelidikan (Investigasi) Bukan Ranah Kami
Kemarin ngomong A, sekarang ngomong B. Tiga hari kemudian, sesudah Ratna mengaku kalau isu penganiayaan itu adalah hoax, Fadli Zon ngomong yang sebaliknya. Dilansir oleh cnnindonesia.com, pada berita yang ditayangkan pada tanggal 5 Oktober 2018, hari Jumat, malam. Disebutkan bahwa Fadli Zon mengaku tak memverifikasi hoaks Ratna Sarumpaet soal penganiayaan. Dia menyatakan tidak memiliki kewenangan untuk melakukan penyelidikan tersebut. Fadli menyatakan hanya menjalankan tugas sebagai anggota DPR sebagaimana diatur dalam konstitusi, yakni merespons laporan masyarakat. "Kalau ada masyarakat lapor, ya kita harus terima laporan itu dan kemudian malah harus ditelusuri, tapi penyelidikan itu bukan ranah kami," kata Fadli Zon. Di sisi lain, Fadli mempersilakan kepolisian untuk melakukan penyelidikan usai menetapkan Ratna sebagai tersangka kasus dugaan hoaks. Ia berharap penyelidikan tersebut dapat mengungkap dalang di balik kasus tersebut. "Silakan diselidiki. Siapa dalangnya kami juga ingin tahu," ujarnya.
Oww jadi gitu ya? Sebelum ketahuan hoax, Fadli Zon menganggap pihak kepolisian tidak bisa kerja, makanya kalau melapor dia sebut mubazir. Sekarang, sesudah terbukti bahwa pihak kepolisian bisa kerja cepat, dia langsung mempersilakan polisi menyelidikinya. Sebelum ketahuan hoax, katanya mau investigasi secara internal, nah kok sekarang bilangnya bukan ranah kami?
Kemarin tahu sekarang tempe, kemarin manis sekarang pahit, kemarin aktif sekarang pasif, kemarin galak sekarang cemen? Dan sekarang ngakunya jadi korban? Kalau sebelumnya sudah diinvestigasi secara internal, harusnya sudah tahu dong kebenarannya dan bukan korban lagi namanya! Gerombolan model gini mau mengelola negara sebesar dan sekaya Indonesia tercinta ini? Apakah rakyat akan rela menggantungkan nasibnya pada gerombolan orang-orang yang plin plan, yang suka menghasut, yang mudah percaya hoax lalu menyebarkannya, dan yang kemudian menuduh seorang Presiden RI sebagai pelaku penganiayaan sampai akan disuruh turun? Wow, pas di kata ke 666, saya ketik tulisan ini di MS Word. Itu kan number of the Beast, nomornya Setan, di film-film buatan Hollywood itu loh.
Demikian kura-kura.
#JokowiLagi
(Sekian)
Tulisan sebelumnya: Whattt? Sandiaga: Sepiring Makan Siang Di Jakarta Lebih Mahal Dari Singapura! Nggak Kenal Warteg?
Tulisan-tulisan saya yang lain bisa dibaca di sini : Ninanoor
Sumber:
https://news.detik.com/berita/d-4245780/maruf-nilai-wajar-jika-pendukung-prabowo-ke-jokowi-gegara-ratna
https://www.jawapos.com/nasional/hukum-kriminal/02/10/2018/fadli-zon-sebut-mubazir-laporkan-pengeroyokan-ratna-ke-polisi
https://www.cnnindonesia.com/nasional/20181005150255-32-336072/fadli-zon-sebut-tak-berwenang-selidiki-hoaks-ratna-sarumpaet?
- [message]
- [👀 SUMBER BERITA Dan Judul Asli - Mari Kita Sama Sama Cross Check, Pada Dasarnya Situs Ini Hanyalah Mengambil Isi Tulisan Dari Link Dengan Judul Dibawah Ini - Terima Kasih]
- [Judul Asli ► Sumber Berita ► 👀👉Nih Buktinya Fadli Zon Plin Plan Soal Ratna Sarumpaet! Mau Ngeles Gimana Lagi? - Seword ]

COMMENTS