Pengacara Farhat Abbas melaporkan Ratna Sarumpaet ke Bareskrim Polri, Rabu (3/10/2018).Selain Ratna Sarumpaet, Farhat Abbas yang tergabung dalam Komunitas Pengacara Indonesia Pro Jokowi (Kopi Pojok) turut melaporkan 16 politikus nasional, di antaranya Prabowo Subianto.
RAKYAT SOSMED - Pengacara Farhat Abbas melaporkan Ratna Sarumpaet ke Bareskrim Polri, Rabu (3/10/2018).Selain Ratna Sarumpaet, Farhat Abbas yang tergabung dalam Komunitas Pengacara Indonesia Pro Jokowi (Kopi Pojok) turut melaporkan 16 politikus nasional, di antaranya Prabowo Subianto.
Hal itu terkait soal dugaan ujaran kebencian dan hoax mengenai kasus Ratna Sarumpaet hingga bahan pergunjingan di publik.
"Ya, kami melaporkan sebanyak 17 tokoh nasional dan calon presiden," kata Farhat Abbas saat dikonfirmasi Tribun-Medan.com, Rabu sore.
Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih, orang berdiri dan luar ruangan
Farhat Abbas (tengah) bersama rekannya dari Komunitas Pengacara Indonesia Pro Jokowi (Kopi Pojok) di Bareskrim Polri| Tribun-Medan.com/Handout/Farhat Abbas
Farhat Abbas turut melampirkan bukti Laporannya ke Bareskrim yang bernomor LP/B/1237/X/2018/BARESKRIM.
Surat pengaduan tersebut pun telah diterima polisi dengan nomor STTL/1007/X/2018/BARESKRIM.
Menurut Farhat Abbas, berita bohong (hoax) mengenai penganiayaan Ratna Sarumpaet yang disebar di media sosial merugikan calon presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin.
Baca: Inilah Pasal yang Dikenakan pada Ratna Sarumpaet, Hingga Menangis Mohon Ampun dan Maaf
Tidak ada teks alternatif otomatis yang tersedia.
Tidak ada teks alternatif otomatis yang tersedia.
Nama-nama yang dilaporkan Farhat Abbas:
Tidak ada teks alternatif otomatis yang tersedia.
Farhat menganggap para politikus beramai-ramai mempergunakan berita Ratna untuk menjatuhkan Jokowi.
"Yang kami laporkan berkaitan dengan konspirasi dan permufakatan jahat, fitnah Ratna Sarumapet dirinya seolah-olah di dzolimin," ujar Farhat.
rhat.
Dalam video dan bukti pengaduan yang dikirimkannya pada Tribun-Medan.com, Farhat Abbas menyebut nama-nama 17 politisi tersebut di antaranya; Prabowo Subianto, Ratna Sarumpaet, Fadli Zon, Rachel Maryam, Rizal Ramli, Nanik Deang, Ferdinand Hutahaean, Arief Puyono, Natalius Pigai, Fahira Idris, Habiburokhman, dan Hanum Rais.
Selain itu Said Didu, Eggy Sudjana, Captain Firdaus, Dahniel Azar Simanjuntak dan Sandiaga Uno.
Tidak ada teks alternatif otomatis yang tersedia.
"Kami bawa video rekaman Prabowo wawancara Sandiaga Uno, Twitter Fadli Zon dan Rachel Maryam dan lain-lain sebagai bukti,"" tutup dia.
Lanjut Farhat, Prabowo kurang mempelajari dan tidak teliti dalam mengonfirmasi kasus hingga membuat konpers bersama Amien Rais untuk menggiring opini kasus Ratna adalah kasus pelanggaran HAM.
Menurut Farhat, akibat penggiringan opini tersebut, seolah-olah ini rezim diktator.
Farhat juga menyayangkan sekelas calon wakil presiden Sandiaga Uno yang tidak memahami betul kasus Ratna, yang mengatakan Ratna saat ini mengalami ketakutan dan trauma.
Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih, orang duduk dan dekat
RS dikorbankan..— Habib Think (@habibthink) October 3, 2018
Mereka mulai cuci tangan..
Saya tidak yakin drama ini diinisasi oleh RS seorang diri.
Farhat Abbas saat di ruang Bareskrim Polri| Tribun-Medan.com/Handout/Farhat AbbasKemarin banyak twit soal penganiayaan Ratna Sarumpaet— Arridlo Muhammad (@denzacho) October 3, 2018
seperti macan mau menerkam mangsa.
Sementara Quote of the Day 👇👇 pic.twitter.com/Wnkj6drXx5
Farhat pun mendesak agar polisi menetapkan 17 politikus itu menjadi tersangka, karena Ratna Sarumpaet telah mengakui bahwa tidak pernah ada penganiayaan.
"Ke 17 tokoh dan politikus ini kami laporkan atas dugaan pelanggaran tindak pidana ujaran kebencian alias hate speech dan penyebaran berita bohong alias hoaks," kata Farhat.
Jelas Farhat, hal ini tercantum dalam Undang Undang 19 tahun 2016 dan Undang Undang nomor 1 tahun 1946. (*)
- [message]
- [👀 SUMBER BERITA Dan Judul Asli - Mari Kita Sama Sama Cross Check, Pada Dasarnya Situs Ini Hanyalah Mengambil Isi Tulisan Dari Link Dengan Judul Dibawah Ini - Terima Kasih]
- [Judul Asli ► Sumber Berita ► 👀👉 Farhat Laporkan Ratna Sarumpaet, Rizal Ramli, Fadli Zon, Ferdinand Hutahaean ke Bareskrim Polri - Halaman all - Tribun Medan ]









COMMENTS