Loading...

Sandiaga Disebut Ulama, Kemarin Santri, Netizen : Auto Santri, Auto Ulama, Miris!

Siapapun kamu, iya, kamu, kamu yang baca... Kalau kamu berkoalisi dengan PKS terutama, bisa 100% dipastikan, ente mau pesan label apa? Semua bisa diatur dan dikondisikan. Lucu ya?Ribut-ribut soal Ijtima Ulama ke 2 yang jelas-jelas Cawapresnya harus dari ulama, namun karena Kardus lebih punya kuasa, mau tidak mau Ijtima ulama pertama dianggap tidak ada. Lantas mereka kecewa? Tidak, bukannya berbalik mendukung yang jelas-jelas ulama, yaitu Ma'aruf Amin, eh ternyata, tetep kekeh dukung Sandiaga yang pengusaha.


RAKYAT SOSMED - Siapapun kamu, iya, kamu, kamu yang baca... Kalau kamu berkoalisi dengan PKS terutama, bisa 100% dipastikan, ente mau pesan label apa? Semua bisa diatur dan dikondisikan. Lucu ya?Ribut-ribut soal Ijtima Ulama ke 2 yang jelas-jelas Cawapresnya harus dari ulama, namun karena Kardus lebih punya kuasa, mau tidak mau Ijtima ulama pertama dianggap tidak ada. Lantas mereka kecewa? Tidak, bukannya berbalik mendukung yang jelas-jelas ulama, yaitu Ma'aruf Amin, eh ternyata, tetep kekeh dukung Sandiaga yang pengusaha.

Lucu bukan? Lucu memang. Jadi bahan olokan memang, karena jelas namanya saja GNPF Ulama, Gerakan nasional pengawal fatwa ulama. tapi yang di kawal adalah? Milliter - Pengusaha, Prabowo - Sandiaga.

Meminimalisir opini publik semakin meluas, karena dikhawatirkan akan menggoyahkan pemilih netral atau swing voter yang belum menentukan pilihan, sangat diperlukan klarifikasi untuk memperjelas makna dari Ijtima ulama ke 2, supaya tidak multi tafsir dimata penduduk Indonesia, PKS kembali bergerak.

Dari pengusaha, jadi auto santri, ternyata ini baru awalnya saudara! Haha. "Saudara Sandi merupakan sosok santri di era post Islamisme," ujar Sohibul.

Sekarang berubah lagi, dari pengusaha, jadi auto ulama. Hebat bukan? Mau label apa kamu, silahkan gabung bersama mereka di PKS, maka label-label yang kalian butuhkan bisa dikondisikan.

"Menurut saya sih Pak Sandi itu ya ulama, dari kacamata tadi. Perilakunya, ya perilaku yang juga sangat ulama," - ujar Hidayat dalam laman berikut

Saya benar-benar sudah habis kata, ada yang benar-benar ulama, Kiai Ma'aruf Amin namanya, Kiai Ma'ruf adalah ulama dan banyak yang menghormati dan mencintainya, termasuk ulama-ulama di kampung. Mereka begitu patuh dengan kiai, namanya sudah menggema secara nasional. Seharusnya tidak perlu lagi diragukan, profil Ma'aruf sudah sangat tinggi.

Tapi GNPF ini jelas-jelas beda persepsi, beda pikiran, yang membuat akal saya jadi meledak. Dimana hati nurani mereka? Ketika ulama yang mereka usung pada ijtima pertama ditolak mentah-mentah, seharusnya hal itu sudah menyadarkan mereka, bahwa suara mereka dianggap tidak ada, diabaikan, dan lebih penting kardus ketimbang arahan ulama.

Pura-pura Ijtima ulama ke 2, di waktu yang jauh dari pendaftaran Capres dan Cawapres, apapun hasilnya di Ijtima ulama ke dua, tidak akan merubah fakta apapun kalau wakilnya pasti Sandiaga, mau dipaksakan berubah KPU udah tutup nama. Karena kita semua sudah tau, Ijtima kali ini hanyalah sandiwara, lantas kenapa tetap kekeh ngedukung yang bukan ulama?

Malah sekarang, demi untuk menutupi kekurangan dari sebuah nama kelompok "pendukung ulama" Sandiaga kini diberi label sebagai ulama? Kok bisa sih? Agama islam bukan mainan oknum! Kenapa dipermainkan!

Tolong simak video berikut:

Prabowo tidak akan pernah mendukung Rizieq. Kata Hashim, Prabowo bukan sosiopat dan Ekstrimis. Video ini nyata, mau dipotong atau utuh, stetment yang dikeluarkan oleh Hashim benar adanya, dan jelas ini fakta. Kalau Hashim bisa berkata bebas menggangap Prabowo bukanlah sosiopat, dan ekstrimis, karena memang dari dasarnya Hashim sangat mengenal Prabowo.

Terkait Pakta Intergeritas yang di tanda-tangani oleh GNPF, jangan kaget nanti kalau kalian besar kemungkinan bakal dilanggar dan diabaikan seperti Ijtima Ulama pertama. Pakta Intergritas Taufik soal narapidana koruptor saja dilanggar. Apalagi kalian yang punya keputusan dari hasil ijtima ulama. Kardus sudah membuktikan suaranya lebih didengar ketimbang suara ulama.

Tolong jangan diperalat, jangan dipecah belah, Sandiaga tidak bisa diklaim tiba-tiba sebagai seorang ulama, hanya oleh mereka yang punya kuasa, dalam cerita ini PKS namanya. Kemarin santri, kini ulama, besok mau jadi apa lagi? Turunan Habib? Kan sudah kelewat batas ini.

Karena politik, dalil-dalil agama dikomersialkan, kebenaran dikaburkan. Sejak kapan Sandiaga jadi ulama? Sejak Hidayat bersabda? Katanya Partai Gerindra lewat twitter, "soal esensi Ibadah" dengan makna ibadah sebaiknya hanya diketahui Sang Pencipta, tanpa harus dipamerkan ke teman ataupun keluarga, bahkan kepada khalayak. Tapi kenyataannya sekarang kenapa tiba-tiba pamer-pamer Sandiaga ulama?

Indonesia bukannya dicerdaskan dengan demokrasi, malah seperti ini.

Sandiaga bukanlah ulama, sebarkan artikel ini.


COMMENTS

loading...
Loading...

BERITA LAINNYA$type=sticky$count=4$author=hide$readmore=hide

Name

Beritanya,4984,DAERAH,436,EKONOMI,431,INTERMEZO,505,INVESTIGASI,233,JAKARTA,394,Kejadian,489,KIRIMAN NETIZEN,178,KORUPSI,267,KRIINAL,1,KRIMINAL,833,OLAHRAGA,6,OPINI,787,PIALA DUNIA 2018,6,POLITIK,1929,TEKNOLOGI,5,TERORIS,187,VIRAL,2469,WORLD,206,
ltr
item
RAKYAT SOSMED: Sandiaga Disebut Ulama, Kemarin Santri, Netizen : Auto Santri, Auto Ulama, Miris!
Sandiaga Disebut Ulama, Kemarin Santri, Netizen : Auto Santri, Auto Ulama, Miris!
Siapapun kamu, iya, kamu, kamu yang baca... Kalau kamu berkoalisi dengan PKS terutama, bisa 100% dipastikan, ente mau pesan label apa? Semua bisa diatur dan dikondisikan. Lucu ya?Ribut-ribut soal Ijtima Ulama ke 2 yang jelas-jelas Cawapresnya harus dari ulama, namun karena Kardus lebih punya kuasa, mau tidak mau Ijtima ulama pertama dianggap tidak ada. Lantas mereka kecewa? Tidak, bukannya berbalik mendukung yang jelas-jelas ulama, yaitu Ma'aruf Amin, eh ternyata, tetep kekeh dukung Sandiaga yang pengusaha.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhFwlWT1Mkhvd_nTviZrz6b3aPLZOS5B96BKqgy2Db60R7IRL1dnwXnllS6FUtxzmEDyrPseHKbu4T7_k1pUetJ_jngC00rgG2-tA6qR-YcTzIsEYmDCcg6AfwzONSh19OAp3mD5v_xQw0/s640/%25C2%25A9suarasosmed-KEMARIN+SANTRI+SEKARANG+ULAMA.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhFwlWT1Mkhvd_nTviZrz6b3aPLZOS5B96BKqgy2Db60R7IRL1dnwXnllS6FUtxzmEDyrPseHKbu4T7_k1pUetJ_jngC00rgG2-tA6qR-YcTzIsEYmDCcg6AfwzONSh19OAp3mD5v_xQw0/s72-c/%25C2%25A9suarasosmed-KEMARIN+SANTRI+SEKARANG+ULAMA.jpg
RAKYAT SOSMED
https://suarasosmedinfo.blogspot.com/2018/09/sandiaga-disebut-ulama-kemarin-santri.html
https://suarasosmedinfo.blogspot.com/
https://suarasosmedinfo.blogspot.com/
https://suarasosmedinfo.blogspot.com/2018/09/sandiaga-disebut-ulama-kemarin-santri.html
true
987615840204520119
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy