FPI dan GNPF menyebut Imam Besar FPI M Rizieq Syihab dicekal oleh pihak imigrasi Arab Saudi saat hendak bertolak ke Malaysia dalam rangka menyelesaikan desertasi doktoralnya. Namun klaim tersebut dipatahkan oleh KBRI Riyadh.
RAKYAT SOSMED - FPI dan GNPF menyebut Imam Besar FPI M Rizieq Syihab dicekal oleh pihak imigrasi Arab Saudi saat hendak bertolak ke Malaysia dalam rangka menyelesaikan desertasi doktoralnya. Namun klaim tersebut dipatahkan oleh KBRI Riyadh.
Dubes RI untuk Saudi Agus Maftuh Abegebriel
© Disediakan oleh Kumparan Dubes RI untuk Saudi Agus Maftuh Abegebriel
Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI untuk Kerajaan Arab Saudi dan Organisasi Kerjasama Islam (OKI) Agus Maftuh Abegebriel mengungkapkan pihaknya belum menerima nota diplomatik atas pencekalan tersebut dari Kementerian Luar Negeri Arab Saudi.
"Menanggapi berita yang beredar tentang pencekalan seorang WNI a/n Mohammad Rizieq Syihab (MRS, nama sesuai pasport) no passport B3260997, kami tegaskan bahwa sampai hari ini KBRI Riyadh belum menerima nota diplomatik dari Kementerian Luar Negeri (Wazarah Kharijiyyah) Kerajaan Arab Saudi terkait hal tersebut," ungkap Agus dalam keterangan tertulisnya yang diterima kumparan, Jumat (28/9).
Lipsus Membuka Jalan Pulang Habib Rizieq
© Disediakan oleh Kumparan Lipsus Membuka Jalan Pulang Habib Rizieq
FPI dan tim advokasi GNPF menemui Wakil Ketua DPR Fadli Zon pada Selasa (25/9) di gedung DPR. Mereka mengadukan bahwa Rizieq mendapat pencekalan dan diskriminasi dari otoritas Arab Saudi saat hendak terbang ke Malaysia. Rizieq dilarang terbang, sedang anggota rombongan lainnya diperbolehkan.
Rizieq terbang ke Saudi pada Mei 2017 seiring dengan kasus hukumnya yang mencuat. FPI menilai pencekalan yang dilakukan Arab Saudi terhadap Rizieq ada campur tangan dari BIN dan Polri.
Juru bicara FPI Slamet Maarif menilai pencekalan tersebut juga dilakukan untuk menghalangi Rizieq kembali ke Tanah Air terkait Pilpres 2019.
"Kami melihat dan memprediksi dan meyakini ada kekuatan besar di Indonesia yang mengahalangi HRS kembali ke Tanah Air karena ketakutan yang luar biasa menjelang 2019. Ini semakin kuat membuktikan, ini bukan persoalan hukum tapi kriminalisasi terhadap ulama," kata Slamet dikonfirmasi kumparan, Kamis (27/9).
Sementara itu Mabes Polri menegaskan pihaknya tidak bisa mengintervensi kasus Rizieq di Arab Saudi. Kadivhumas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan permasalahan Rizieq tersebut berada di luar kewenangan kepolisian. .
“Itu kewenangan pemerintah Arab Saudi, kita enggak bisa intervensi. Itu kewenangan Arab Saudi, di luar kewenangan kita," kata Setyo.
- [message]
- [👀 SUMBER BERITA Dan Judul Asli - Mari Kita Sama Sama Cross Check, Pada Dasarnya Situs Ini Hanyalah Mengambil Isi Tulisan Dari Link Dengan Judul Dibawah Ini - Terima Kasih]
- [Judul Asli ► Sumber Berita ► 👀👉 KBRI Riyadh Pastikan Tak Ada Pencekalan Terhadap Rizieq Syihab ]




COMMENTS