Loading...

Geger !! Ribut Soal Bubur Diaduk atau Tidak, Dua Pria Adu Jotos

Malang nian nasib Wardoyo (37). Tukang bubur ayam yang biasa mangkal di salah satu ruas jalan di wilayah Kebayoran Utara, Jakarta Selatan ini terancam gulung tikar karena gerobak dagangannya hancur berantakan setelah terjebak dalam perkelahian antara kedua pelanggannya yang beradu mulut mengenai bubur sebaiknya diaduk atau tidak.


RAKYAT SOSMED - Malang nian nasib Wardoyo (37). Tukang bubur ayam yang biasa mangkal di salah satu ruas jalan di wilayah Kebayoran Utara, Jakarta Selatan ini terancam gulung tikar karena gerobak dagangannya hancur berantakan setelah terjebak dalam perkelahian antara kedua pelanggannya yang beradu mulut mengenai bubur sebaiknya diaduk atau tidak.

Para pelanggan tersebut, JE (23) dan AH (26), kini digelandang oleh pihak berwenang ke Kantor Polsek Kebayoran Utara sebagai tersangka atas tuduhan pengrusakan barang milik pribadi dan mengganggu ketertiban umum.

Kapolsek Kebayoran Utara, AKBP Alam Tribuana, mengatakan bahwa permasalahan bermula saat kedua tersangka masing-masing memesan seporsi bubur dari Wardoyo. Setelah menerima semangkok bubur, JE kemudian mengaduknya. Namun, aksi ini kemudian mendapatkan reaksi negatif dari AH, yang menghardiknya dengan mengatakan bahwa bubur tidak boleh diaduk, namun JE tidak menggubris. Perbedaan pendapat ini berujung pada pertikaian dan adu jotos yang menyebabkan rusaknya gerobak dagangan Wardoyo serta beberapa fasilitas umum di sekitarnya.

“Saat ini kami masih menggali keterangan lanjutan dari beberapa saksi, namun tersangka JE dan AH juga sudah mengakui perbuatan mereka. Kemungkinan besar mereka akan dikenakan pasal 170 KUHP soal perusakan fasilitas umum serta pasal 406 KUHP mengenai perusakan barang milik orang lain, karena jelas tukang bubur menjadi korban karena gerobak dagangannya rusak,” papar Alam di kantor Polsek Kebayoran Utara kemarin (19/4).

Saat ditanya lebih lanjut, ia juga mengatakan adanya potensi radikalisme pada kedua tersangka. Meski demikian, Alam tidak sepenuhnya yakin apakah hal tersebut dapat masuk dalam definisi radikalisme. “Kedua tersangka sepertinya memang fanatik terhadap pilihan masing-masing. JE mengaduk bubur karena menurutnya itu bagian dari kebebasan alamiah manusia, ‘my food, my rules’, kata tersangka saat dimintai keterangan tadi. Sementara itu, menurut AH, bubur tidak diaduk merupakan kebenaran yang hakiki. Mengaduk bubur, menurutnya adalah status kehidupan yang lebih rendah.”

Ia mengatakan bahwa pihaknya akan menambah intensitas pengawasan terhadap para pelanggan tukang bubur untuk mencegah bentrokan serupa terulang lagi, serta sebagai langkah untuk meminimalisir penyebaran paham radikal bubur. Pihak kepolisian, menurut Alam, memang sudah mengendus adanya pertumbuhan jumlah penganut paham idealisme bubur, baik kubu bubur diaduk maupun bubur tidak diaduk di Indonesia.

Meski JE dan AH sudah mengakui perbuatannya dan akan diproses secara hukum, kekalahan terbesar ada di pihak Wardoyo yang terancam kehilangan mata pencahariannya. Menurut penuturannya, gerobak bubur yang kini telah hancur itu didapatkan dari hasil hutang yang belum lunas. Sekarang ia mengaku pusing dan bingung mengenai cara mendapatkan gerobak baru dan membayar hutangnya.

“Badan lemes rasanya waktu pas lihat gerobak saya terguling terus jatuh, hancur. Cicilan hutangnya juga belum lunas, mas, terus saya harus menghidupi anak-istri saya bagaimana? Gerobak seperti itu nggak murah buat orang seperti saya, apalagi masih harus menyisihkan uang buat kebutuhan sehari-hari keluarga. Ini naik, itu naik, pusing saya, mas,” ujarnya kepada POS RONDA dengan nada lirih.

Wardoyo mengaku akan meminta ganti rugi berupa gerobak baru kepada JE dan AH. Jika diperlukan, ia akan mencari bantuan dari lembaga bantuan hukum setempat di dekat tempat tinggalnya. (SMG)

COMMENTS

loading...
Loading...

BERITA LAINNYA$type=sticky$count=4$author=hide$readmore=hide

Name

Beritanya,4984,DAERAH,436,EKONOMI,431,INTERMEZO,505,INVESTIGASI,233,JAKARTA,394,Kejadian,489,KIRIMAN NETIZEN,178,KORUPSI,267,KRIINAL,1,KRIMINAL,833,OLAHRAGA,6,OPINI,787,PIALA DUNIA 2018,6,POLITIK,1929,TEKNOLOGI,5,TERORIS,187,VIRAL,2469,WORLD,206,
ltr
item
RAKYAT SOSMED: Geger !! Ribut Soal Bubur Diaduk atau Tidak, Dua Pria Adu Jotos
Geger !! Ribut Soal Bubur Diaduk atau Tidak, Dua Pria Adu Jotos
Malang nian nasib Wardoyo (37). Tukang bubur ayam yang biasa mangkal di salah satu ruas jalan di wilayah Kebayoran Utara, Jakarta Selatan ini terancam gulung tikar karena gerobak dagangannya hancur berantakan setelah terjebak dalam perkelahian antara kedua pelanggannya yang beradu mulut mengenai bubur sebaiknya diaduk atau tidak.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjr2F9xG5dROFxVr-0AMBjf4Pns6HMo2OnkcYcXJiXKplcFxE3AQnLqHHEznXRtd1kFTWqm8t-2GbcosOOgHtZ3CI8oYXAz_1vblbtgnCZPFoSBZ6mTvdYTShfmTvoUBX6F5m1RsD-vhug/s640/Geger.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjr2F9xG5dROFxVr-0AMBjf4Pns6HMo2OnkcYcXJiXKplcFxE3AQnLqHHEznXRtd1kFTWqm8t-2GbcosOOgHtZ3CI8oYXAz_1vblbtgnCZPFoSBZ6mTvdYTShfmTvoUBX6F5m1RsD-vhug/s72-c/Geger.jpg
RAKYAT SOSMED
https://suarasosmedinfo.blogspot.com/2018/09/geger-ribut-soal-bubur-diaduk-atau.html
https://suarasosmedinfo.blogspot.com/
https://suarasosmedinfo.blogspot.com/
https://suarasosmedinfo.blogspot.com/2018/09/geger-ribut-soal-bubur-diaduk-atau.html
true
987615840204520119
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy