KPK sudah merilis Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) bakal capres Prabowo Subianto. Total harta kekayaan Prabowo sebesar Rp 1,9 triliun.
RAKYAT SOSMED - KPK sudah merilis Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) bakal capres Prabowo Subianto. Total harta kekayaan Prabowo sebesar Rp 1,9 triliun.
Dilihat detikcom dari situs elhkpn.kpk.go.id, Senin (13/8/2018), harta Prabowo yang tercatat senilai Rp 1.952.013.493.659 telah dinyatakan lengkap dan disahkan hari ini.
Kekayaan Prabowo terdiri dari tanah dan bangunan senilai Rp 230.443.030.000. Tanah dan bangunan itu tersebar di sejumlah tempat, dari Jakarta hingga Bogor, Jawa Barat.
Selain itu, Prabowo juga tercatat memiliki 8 kendaraan dengan total nilai Rp 1.432.500.000. Kendaraan Prabowo terdiri dari motor Suzuki hingga Toyota Alphard.
Ada juga harta bergerak lainnya senilai Rp 16.418.227.000. Prabowo memiliki surat berharga senilai Rp 1.701.879.000.000 serta kas dan setara kas Rp 1.840.736.659.
Jumlah harta Prabowo ini mengalami perubahan jika dibandingkan LHKPN pada 2014. Saat itu, jumlah harta Prabowo senilai Rp 1,4 triliun dan USD 7,5 juta.
- [message]
- Sumber Berita 1
Wah Ternyata Banyak Juga Ya Hartanya ??
Lantas Pertanyaan Bagaimana Dengan Yang Ini ??
Apakah Sudah Selesai ??
Ah Embohah ...
Sejumlah pekerja yang mengaku dari Serikat Pekerja Kertas Nusantara (SKPN) melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu, 21 Maret 2018. Aksi ini masih bertahan hari ini dan sudah dilakukan sejak Rabu pekan lalu.
Ketua SKPN, Indra Alam, mengatakan aksi ini untuk menuntut adanya pemenuhan hak karyawan PT Kertas Nusantara yang belum dibayar sejak 2014. Ia meminta agar Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto bisa merespons soal tuntutan hak-hak yang belum terpenuhi.
"Tujuan kami ke Jakarta, kami ingin Pak Prabowo Subianto selaku pemilik Kertas Nusantara untuk menuntaskan hak-hak yang ada di PT Kertas Nusantara, karena kami anggap beliau adalah pemiliknya," kata Indra di depan gedung DPR, Jakarta.
Indra berharap, dengan kehadiran mereka di Jakarta bisa membantu memberikan solusi terbaik terhadap sebagian hak karyawan. Ia memilih ke DPR ketimbang mendatangi rumah Prabowo, karena menganggap DPR sebagai wakil rakyat bisa membantu menyelesaikan masalah mereka.
"Lewat DPR mudah-mudahan orang-orang Pak Prabowo, terutama Gerindra, bisa tersentuh, terbuka mata hatinya. Di perusahaan beliau terjadi masalah pelanggaran buruh," kata Indra.
Istana Respons Tegas Ujaran Prabowo soal Indonesia Bubar
Kemudian, ia menceritakan sejak 2014 atau 4 tahun lalu hingga sekarang gajinya tak dibayar, termasuk uang pesangon akibat Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Masalah gaji dan uang pesangon PHK jadi tuntutan karyawan.
"Kurang lebih ada beberapa bulan pembayaran yang dicicil, tapi terlambat sampai terakhir 2014," kata Indra.
Ada harapan agar aksi unjuk rasa yang dilakukan bersama teman-temannya ini direspons Komisi IX DPR yang membidangi masalah ketenagakerjaan. Ia ingin Komisi IX bisa memediasi dengan menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan pihak PT Kertas Nusantara.
"Semoga ini bisa diselesaikan karena tak ada kejelasan dari kami," tuturnya. (ase)
- [message]
- [message]
- [👀 SUMBER BERITA Dan Judul Asli - Mari Kita Sama Sama Cross Check, Pada Dasarnya Situs Ini Hanyalah Mengambil Isi Tulisan Dari Link Dengan Judul Dibawah Ini - Terima Kasih]
- [Judul Asli ► Sumber Berita ► 👀👉 Sumber Terlampir Diatas ]



COMMENTS