PRESIDEN Joko Widodo menampilkan hasil dan rencana pembangunan sejak dirinya menjabat hingga 2019 nanti.Dalam akun Twitter @jokowi, bakal calon presiden petahana itu menunggah sebuah video yang menampilkan pembangunan bandara-bandara di Indonesia yang cukup pesat, misalnya Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang saat ini sudah memiliki terminal tambahan, serta skytrain yang bisa menghubungkan antar-terminal.
RAKYAT SOSMED - PRESIDEN Joko Widodo menampilkan hasil dan rencana pembangunan sejak dirinya menjabat hingga 2019 nanti.Dalam akun Twitter @jokowi, bakal calon presiden petahana itu menunggah sebuah video yang menampilkan pembangunan bandara-bandara di Indonesia yang cukup pesat, misalnya Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang saat ini sudah memiliki terminal tambahan, serta skytrain yang bisa menghubungkan antar-terminal.
Juga, Bandara Ahmad Yani di Semarang yang saat ini dibangun lebih modern sehingga penumpang transportasi udara pun lebih nyaman.
"Kita tahu, pertumbuhan penerbangan penumpang udara per tahun di negara kita kurang lebih 9 persen. Ini merupakan pertumbuhan yang sangat cepat sekali. Oleh sebab itu, kita bangun terus airport baru, terminal-terminal baru," tutur Jokowi dalam video tersebut.
Pembangunan yang menyebar di setiap daerah di Indonesia tersebut ternyata memiliki alasan tersediri bagi Jokowi, dan tidak semata-mata untuk mengatasi masalah ekonomi.
"Kita membangun jalan, pelabuhan, dan bandara-bandara. Bukan hanya untuk mengatasi masalah ekonomi sahaja, tetapi yang lebih penting, untuk menyatukan negara besar ini," tulisnya.
Sepanjang 2015-2019, pemerintah membangun, melanjutkan dan menyelesaikan pembangunan sejumlah bandara di seluruh Tanah Air. Bandara-bandara itu kini lebih luas, megah, nyaman, dan membanggakan.— Joko Widodo (@jokowi) August 13, 2018
Saya berharap, semua daerah kelak terhubung melalui jalur darat, laut atau udara. pic.twitter.com/jXvBbZAGOC
"Sepanjang 2015-2019, pemerintah membangun, melanjutkan dan menyelesaikan pembangunan sejumlah bandara di seluruh Tanah Air. Bandara-bandara itu kini lebih luas, megah, nyaman, dan membanggakan. Saya berharap, semua daerah kelak terhubung melalui jalur darat, laut atau udara," sambung Jokowi dalam unggahannya tersebut, Senin (13/8/2018).
Sedangkan rivalnya di Pilpres 2019, bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno, lebih mengutamakan faktor ekonomi masyarakat untuk pembangunan Indonesia.
Lewat akun Twitternya @sandiuno, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu terus menekankan bahwa untuk memajukan Indonesia adalah dengan cara memperbaiki ekonomi masyarakat.
Kami ingin suara ‘emak-emak’ yang ingin harga-harga kebutuhan pokok stabil dan terjangkau didengar. Kita ingin menghadirkan biaya hidup yang terjangkau untuk seluruh masyarakat dan membuka seluas-luasnya lapangan kerja di Indonesia. #IndonesiaSejahtera— Sandiaga Salahuddin Uno (@sandiuno) August 12, 2018
Video: @tvOneNews pic.twitter.com/URn3nWnRCM
"Kami ingin suara ‘emak-emak’ yang ingin harga-harga kebutuhan pokok stabil dan terjangkau didengar. Kita ingin menghadirkan biaya hidup yang terjangkau untuk seluruh masyarakat dan membuka seluas-luasnya lapangan kerja di Indonesia. #IndonesiaSejahtera," tulis Sandiaga.
Sandiaga Uno juga mengaitkan perekonomian masyarakat dan tingkat pengangguran.
"Hari ini saya ikut serta dalam Ancol Aquathlon 2018. Sport tourism atau olahraga dicampur pariwisata ini apabila direplikasikan di seluruh wilayah di Indonesia, kita yakin dapat membuka lapangan kerja lebih luas, dan ekonomi akar rumput dapat terus bergerak," tulisnya. (*)
- [message]
- [👀 SUMBER BERITA Dan Judul Asli - Mari Kita Sama Sama Cross Check, Pada Dasarnya Situs Ini Hanyalah Mengambil Isi Tulisan Dari Link Dengan Judul Dibawah Ini - Terima Kasih]
- [Judul Asli ► Sumber Berita ► 👀👉Jokowi Pamerkan Hasil Pembangunan, Sandiaga Uno Ingin Suara Emak-emak Didengar - Wartakota ]

COMMENTS