Menko Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan, mengungkapkan satu perusahaan China berencana menggelontorkan investasi total hingga US$ 10 miliar atau sekitar Rp 144 triliun (kurs Rp 14.400/US$) untuk memproduksi nikel, carbon steel, hingga lithium.
RAKYAT SOSMED - Menko Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan, mengungkapkan satu perusahaan China berencana menggelontorkan investasi total hingga US$ 10 miliar atau sekitar Rp 144 triliun (kurs Rp 14.400/US$) untuk memproduksi nikel, carbon steel, hingga lithium.
Luhut mengatakan pada investasi itu terbagi dalam dua tahap yakni Tahap I senilai US$ 5 miliar dan Tahap II juga US$ 5 miliar.
Dia menuturkan groundbreaking pembangunan pabrik dilakukan akhir bulan ini.
"Tadi saya menerima perusahaan [asal China]. Di Halmahera Utara [bangun pabrik] itu US$ miliar, mereka membangun nikel, carbon steel, sampai lithium. Stage kedua mereka akan masuk US$ 5 miliar lagi," kata dia di kantornya, Rabu (1/8/2018).
Luhut menegaskan pembangunan pabrik ini penting karena lithium merupakan baterai untuk mengoperasikan mobil listrik.
"Lithium itu penting sekali. Kita akan masuk ke industri mobil listrik," ujar Luhut. (ray/ray)
- [message]
- [👀 SUMBER BERITA Dan Judul Asli - Mari Kita Sama Sama Cross Check, Pada Dasarnya Situs Ini Hanyalah Mengambil Isi Tulisan Dari Link Dengan Judul Dibawah Ini - Terima Kasih]
- [Judul Asli ► Sumber Berita ► 👀👉China Bangun Pabrik Baterai Mobil Listrik Rp 144 T di RI ]

COMMENTS