Loading...

Analisa Rizal Ramli Soal Pilpres Terbukti !!, Ini Dia Penjelasannya

Tokoh nasional Rizal Ramli kembali menunjukkan kepiawaiannya dalam menganalisa strategi politik di pilpres 2019. Tokoh pergerakan mahasiswa di era 70' ini sudah jauh hari telah mengeluarkan analisa bahwa penetapan capres dan cawapres akan terjadi di last minutes


RAKYAT SOSMED - Tokoh nasional Rizal Ramli kembali menunjukkan kepiawaiannya dalam menganalisa strategi politik di pilpres 2019. Tokoh pergerakan mahasiswa di era 70' ini sudah jauh hari telah mengeluarkan analisa bahwa penetapan capres dan cawapres akan terjadi di last minutes.

Analisa ekonom senior yang dikenal dengan "Jurus Rajawali Ngepret dan Rajawali Bangkit" ini terbukti dengan majunya dua kandidat yang bertarung di pilpres 2019 yaitu pasangan capres-cawapres Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo-Sandi yang di luar prediksi kalangan pengamat dan hasil survei.

Sebelumnya, Jokowi sebagai capres petahana digadang-gadang akan berpasangan dengan Mahfud MD. Bukan hanya itu, Mahfud telah mengurus sejumlah persyaratan dan menjahit baju berwarna putih untuk mendampingi Jokowi sebagai cawapres.

Namun, publik dan sebagian masyarakat pendukung Mahfud MD terkecoh diakhir-akhir pengumuman. Pada tanggal 9 Agustus 2018 tepatnya di RM Pelataran, Menteng, Jakarta Pusat, Jokowi mengumumkan calon pendampingnya di pilpres 2019 adalah Prof. Dr. KH Maruf Amin.

Keputusan Jokowi yang mencengangkan tersebut disambut pula oleh kubu Prabowo Subianto yang dianggap mengabaikan rekomendasi ijtimak ulama dengan mengumumkan wakil gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menjadi pendampingnya.

Jokowi pilih Ma'ruf Amin?
Sebelum penutupan pendaftaran capres dan cawapres pada 10 Agustus 2018 silam sempat santer terdengar nama Mahfud MD yang bakal mendampingi Jokowi di Pilpres 2019. Namun, last minutes justru Ketua Umum MUI Ma'ruf Amin yang terpilih. Kuat dugaan nama Maruf Amin merupakan keinginan dari para ketua umum parpol koalisi pendukung Jokowi sendiri.

Indikatornya, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri sejam sebelum pengumuman cawapres menelpon langsung Ma'ruf Amin untuk bersedia mendampingi Jokowi di Pilpres 2019. "Jam 5 sore, Ibu Mega menelepon saya menyampaikan maksudnya," kata Ma'ruf di Kantor PPP, Jumat, 10 Agustus 2018.

Kuat dugaan keinginan Megawati seirama dengan ketua umum parpol koalisi pendukung Jokowi lainnya, seperti PPP dan PKB. Gol-nya adalah mengantarkan Puan Maharani, Muhaimin, dan Romahurmuziy ke 2024 mendatang.

Karena, Jokowi tentu tak bisa maju kembali, lantaran sudah dua periode. Sementara, Ma'ruf Amin sudah semakin sepuh. Jika mempertahankan Mahfud MD, tentu ceritanya beda.

Pertimbangan lainnya memilih Ma'ruf Amin sebagai pendamping Jokowi adalah bisa meredam isu SARA, terutama soal isu agama yang selama ini selalu dialamatkan ke Jokowi.

Parpol koalisi khawatir permainan isu agama masih akan terus terjadi di pemilu 2019, dan menjadi ancaman terbesar bagi kemenangan Jokowi. Apabila kekhawatiran itu benar adanya, seharusnya pemerintah mengintropeksi diri bahwa selama ini gagal dalam menegakkan hukum terhadap para buzzer sosial media yang kerap menggunakan isu SARA, sehingga situasi tidak kondusif.

Kemudian, harapan parpol koalisi pendukung Jokowi mendukung Ma'ruf Amin sebagai cawapres dengan tujuan dapat menambah dukungan dari kalangan Nahdliyin, mengingat Ma'ruf Amin adalah Rais Aam PBNU adalah hal yang salah. Sebab, pada Pilpres 2004 saat Megawati Soekarnoputri berpasangan dengan Ketua PBNU Hasyim Muzadi justru malah kalah.

Cawapres Prabowo Tidak Gratis

Pragmatisme politik juga terjadi di kubu Prabowo Subianto. Keputusan mantan Danjen Kopasus memilih Sandiaga Uno sebagai calon wakil presiden ternyata tidak gratis. Adalah Wakil Sekjen Partai demokrat Andi Arief yang membeberkan bahwa adalah mahar politik hingga ratusan miliar rupiah yang diserahkan Sandiaga Uno ke Partai Amanat Nasional dan Partai Keadilan Sejahtera.

Sejatinya, PKS sebagai mitra koalisi Partai Gerindra memiliki daya tawar sangat kuat. Bahkan, Prabowo pernah memuji kader-kader PKS atas militansi dan kesetiaannya.

Terlebih lagi, Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al-Jufri, yang merupakan satu dari sembilan cawapres yang sudah disetor ke Prabowo, dan sudah mendapatkan rekomendasi dari GNPF Ulama. Namun Prabowo malah menolak kader partai seperjuangan yang paling setia. Mengapa demikian?

Jika alasannya Sandiaga mewakili kelompok milenial yang akan menjadi pemilihan mayoritas, saya rasa tidak juga. Karena, fans Komandan Kogasma Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang memiliki penampilan smart dan ditopang gerbong Demokrat juga patut diperhitungkan.

Ekonomi Jadi Tantangan Terberat

Siapa-pun yang menjadi pemenang di Pilpres 2019 mendatang, akan menghadapi persoalan besar di bidang ekonomi. Apa analisa Rizal Ramli soal tantangan ekonomi ke depan?

Enam bulan lalu, Rizal Ramli sudah mengatakan “badan ekonomi Indonesia sedang sakit, antibody kita lagi lemah.” Team Ekonomi Pak @jokowi sibuk bantah2 Rizal Ramli. Soal utang kepedean abis.

Ndak ngerti klo Rupiah anjlok, semua indikator2 utang berubah cepat. Kena virus sedikit bisa cepat sakit. Team ekonomi pak Jokowi tidak memiliki kemampuan antisipatif. Bisanya hanya menunggu Godot.! Maaf Mas @jokowi
  • [message]
    • [👀 SUMBER BERITA Dan Judul Asli - Mari Kita Sama Sama Cross Check, Pada Dasarnya Situs Ini Hanyalah Mengambil Isi Tulisan Dari Link Dengan Judul Dibawah Ini - Terima Kasih]

COMMENTS

loading...
Loading...

BERITA LAINNYA$type=sticky$count=4$author=hide$readmore=hide

Name

Beritanya,4984,DAERAH,436,EKONOMI,431,INTERMEZO,505,INVESTIGASI,233,JAKARTA,394,Kejadian,489,KIRIMAN NETIZEN,178,KORUPSI,267,KRIINAL,1,KRIMINAL,833,OLAHRAGA,6,OPINI,787,PIALA DUNIA 2018,6,POLITIK,1929,TEKNOLOGI,5,TERORIS,187,VIRAL,2469,WORLD,206,
ltr
item
RAKYAT SOSMED: Analisa Rizal Ramli Soal Pilpres Terbukti !!, Ini Dia Penjelasannya
Analisa Rizal Ramli Soal Pilpres Terbukti !!, Ini Dia Penjelasannya
Tokoh nasional Rizal Ramli kembali menunjukkan kepiawaiannya dalam menganalisa strategi politik di pilpres 2019. Tokoh pergerakan mahasiswa di era 70' ini sudah jauh hari telah mengeluarkan analisa bahwa penetapan capres dan cawapres akan terjadi di last minutes
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj-gRlK9CqiYIn_ohTkouU-h4PGQpDFS6DGCv8CwSEoFdyCDapFIr9wclSf1CHcujpKlFFDcnI7Wews5k8fyzPM89OwQLm1YIeVZ6j5RYWlXTZwxB7oBNb_dlKcfQn3M6xBl2z8OnKnRZo/s640/risal+ramli.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj-gRlK9CqiYIn_ohTkouU-h4PGQpDFS6DGCv8CwSEoFdyCDapFIr9wclSf1CHcujpKlFFDcnI7Wews5k8fyzPM89OwQLm1YIeVZ6j5RYWlXTZwxB7oBNb_dlKcfQn3M6xBl2z8OnKnRZo/s72-c/risal+ramli.jpg
RAKYAT SOSMED
https://suarasosmedinfo.blogspot.com/2018/08/analisa-rizal-ramli-soal-pilpres.html
https://suarasosmedinfo.blogspot.com/
https://suarasosmedinfo.blogspot.com/
https://suarasosmedinfo.blogspot.com/2018/08/analisa-rizal-ramli-soal-pilpres.html
true
987615840204520119
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy