Hari ini Prabowo akan bertemu dengan SBY untuk membicarakan arah koalisi mereka. Apakah Partai Demokrat akan bergabung dengan kubu Prabowo tergantung dari deal-deal yang akan mereka bicarakan, serta nego-nego di antara kedua belah pihak. Apakah nantinya Prabowo (yang sudah ditetapkan sebagai capres pada saat bertemu dengan PA212) akan mengambil AHY sebagai cawapres atau tidak, tergantung dari pembicaraan hari ini dengan SBY. Begitu juga dengan nasib PKS akan ditentukan dari pembicaraan antara Prabowo dan SBY ini.
RAKYAT SOSMED - Hari ini Prabowo akan bertemu dengan SBY untuk membicarakan arah koalisi mereka. Apakah Partai Demokrat akan bergabung dengan kubu Prabowo tergantung dari deal-deal yang akan mereka bicarakan, serta nego-nego di antara kedua belah pihak. Apakah nantinya Prabowo (yang sudah ditetapkan sebagai capres pada saat bertemu dengan PA212) akan mengambil AHY sebagai cawapres atau tidak, tergantung dari pembicaraan hari ini dengan SBY. Begitu juga dengan nasib PKS akan ditentukan dari pembicaraan antara Prabowo dan SBY ini.
Jika Prabowo deal degan SBY dan mengusung AHY sebagai cawapres Prabowo, maka PKS akan menjadi partai pecundang, karena dicampakkan begitu saja oleh Prabowo. Dan Prabowo mungkin sudah muak dengan manuver-manuver dari PKS yang selalu memaksakan kehendaknya itu. Jika Prabowo tidak berhasil menggait SBY masuk ke dalam koalisinya, maka ada kemungkinan kader PKS akan dijadikan cawapres seperti kesepakatan semula. Oleh karena itu, pertemuan antara Prabowo dan SBY hari ini menentukan nasib PKS selanjutnya. Apakah akan tetap di koalisi Prabowo atau justru hengkang ditendang sama Partai Demokrat.
Kalau Prabowo masih mencari-cari siapa yang akan diajak berkoalisi. Mencari siapa yang akan dijadikan cawapres nantinya. Dan siapa yang akan mendukung dengan logistiknya. Maka pada saat yang sama Jokowi sudah menetapkan 1 nama yang akan menjadi pendampingnya pada Pilpres 2019 nanti. Satu nama yang sudah disepakati bersama dengan 6 Ketua Umum partai pengusung Jokowi, yaitu PDIP. Nasdem, Golkar, Hanura, PKB dan PPP. Dan satu nama ini sudah tidak akan berubah lagi sampai pendaftaran nanti di KPU.
Siapakah bakal cawapres yang telah ditetapkan oleh Jokowi tersebut? Sampai saat ini tak ada yang tahu. Hanya ke-6 Ketua Umum Parpol dan Jokowi yang tahu. Dan tentu saja mereka tidak akan membocorkan satu nama tersebut sampai pada waktu yang tepat di mana Jokowi akan mengumumkannya sendiri. Mengapa cawapres Jokowi tidak langsung diumumkan saja? Hal ini untuk menghindari serangan dari kubu Prabowo. Dan supaya Prabowo tidak dapat mengantisipasi dan mengatur langkah-langkah dan strategi menghancurkan Jokowi.
Meski pun Fadli Zon kepo dan terus menyuruh Jokowi segera mengumumkan siapa cawapresnya, saya yakin Jokowi tidak akan termakan dengan omongan Fadli Zon ini. Karena Jokowi tahu bahwa desakan agar dirinya mengumumkan cawapresnya itu hanya untuk menyerang dan mengalahkan dirinya saja. Maka Jokowi akan mengumumkan siapa cawapresnya pada saat yang tepat, yang mana ketika diumumkan pihak Prabowo tidak dapat melakukan antisipasi dan menetapkan langkah-langkah strategis untuk menyerang Jokowi.
Keputusan satu nama yang ditetapkan sebagai cawapres Jokowi diambil pada saat Ketua Umum partai pendukung Jokowi berkumpul di Istana Bogor pada Senin (23/7/18). Jamuan makan malam yang diberi nama ‘Rendang Koalisi’ itu dihadiri oleh Megawati, Airlangga, Muhaimin Iskandar, Rohamurmuziy, Oesman Sapta, dan Surya Paloh. Dari pertemuan tersebut telah ditentukan satu nama yang akan mendampingi Jokowi di Pilpres 2019 nanti.
Dalam pertemuan itu, semuanya menyepakati dan memutuskan satu nama cawapres untuk Jokowi. Ketua Umum PPP Rohamurmuziy (Romy) mengatakan satu nama yang disepakati bersama itu dipastikan tidak akan berubah lagi.
"Enggak (cawapres Jokowi tak akan berubah)," kata Romy kepada kumparan, Selasa (24/7).
"Koalisi menyepakati secara bulat satu nama cawapres warga terbaik Indonesia untuk mendampingi Jokowi," kata Romy.
"Koalisi juga menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Jokowi untuk menentukan hari baik pendaftaran pada hari-hari terakhir pendaftaran Pilpres 4-10 Agustus 2018, menyesuaikan juga dengan kesibukan tugas-tugas negara yang beliau emban," jelas Romy lagi.
Kalau Jokowi sudah memastikan siapa yang menjadi pendampingnya. Dan tinggal waktu yang tepat untuk mengumumkannya. Bagaimana dengan Prabowo? Yang sampai saat ini belum juga menemukan siapa yang akan mendampinginya kelak? AHY ataukah salah satu kader yang telah disodorkan oleh PKS atau malah sebaliknya mengambil Anies Baswedan sebagai cawapresnya? Semua tergantung dari pertemuan Prabowo dan SBY hari ini.
Dan siapakah satu nama yang sudah ditetapkan sebagai cawapres Jokowi tersebut? Mari kita tunggu waktu yang tepat ketika matahari terbit dengan cuaca yang cerah. Dan saat itulah kita tahu siapa yang telah ditunjuk menjadi cawapres Jokowi. Yang pasti bukan Mbok Sabar...
Bukan begitu kura-kura?
Sumber berita dan ilustrasi diambil dari Kumparan
- [message]
- [👀 SUMBER BERITA Dan Judul Asli - Mari Kita Sama Sama Cross Check, Pada Dasarnya Situs Ini Hanyalah Mengambil Isi Tulisan Dari Link Dengan Judul Dibawah Ini - Terima Kasih]
- [Judul Asli ► Sumber Berita ► 👀👉 #InfoValid! Bakal Cawapres Jokowi Sudah Tinggal 1 Nama dan Tak Akan Berubah Lagi. - Seword ]

COMMENTS