Bojonegoro - Harga telur ayam bukan ras (buras) di Kabupaten Bojonegoro dan Lamongan, Jawa Timur, mulai normal. Dari sebelumnya naik hingga Rp 30.000 per kilogram kini turun hingga Rp 23.000 per kilogram.
RAKYAT SOSMED - Bojonegoro - Harga telur ayam bukan ras (buras) di Kabupaten Bojonegoro dan Lamongan, Jawa Timur, mulai normal. Dari sebelumnya naik hingga Rp 30.000 per kilogram kini turun hingga Rp 23.000 per kilogram.
Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Bojonegoro Agus Hariyana menyebut, turunnya harga telur ayam kemungkinan karena suplai dari peternak di Kabupaten Blitar, Tulungagung dan Kediri mulai lancar. Daerah tersebut selama ini menjadi andalan pengiriman telur di Bojonegoro-Tuban dan Lamongan.”Ya, kiriman telur dari Blitar mulai lancar,” ujar Agus pada Tempo Minggu, 22 Juli 2018.
Di beberapa pasar tradisional di Kabupate Bojonegoro, seperti Pasar Besar, Pasar Banjarejo, Pasar Sumberejo, harga telur ayam terus menunjukkan trend turun. Jika pada 10 hari silam, harga telur mencapai Rp 30.000 per kilogram, pelan-pelan turun di angka Rp 26.000 per kilogram, lalu turun di harga Rp 24.000 ribu per kilogram dan terakhir ini menjadi Rp 23.000 per kilogram.
Harga telur ayam yang hampir sama juga ditemui di beberapa pasar tradisional di Kabupaten Lamongan. Seperti Pasar Induk Babat dan Pasar Agrobis Babat serta, Pasar dan pasar tradisional Kecamatan Rengel, Tuban. Di pasar tersebut harga telur ayam juga antara Rp 23.000 ribu hingga Rp 23.500 per kilogram.
Menurut Narti, 43 tahun, pedagang sayuran dan bahan pokok, dalam dua pekan ini, harga telur ayam cenderung turun. Terakhir ini, harga di agen telur Rp 23.000 per kilogram. “Sudah mulai turun,” ujarnya pada Tempo di Pasar Besar Kota Bojonegoro, Minggu.
Narti menjual ke pelanggan sebesar Rp 24.000 per kilogram. ”Kita ambil untung Rp 1.000 per kilogram,” katanya.
Harga daging ayam dan telur bukan ras (buras) naik drastis di Kabupaten Bojonegoro dan sekitarnya, pada 9 Juli 2018. Cuaca dingin yang membuat kesehatan ayam terganggu diduga membuat harga telur dan ayam meningkat.
Di beberapa pasar tradisional di Bojonegoro, seperti Pasar Banjarejo, Pasar Besar Kota, Pasar Sumberejo harga ayam potong dan telur buras naik. Yaitu untuk harga ayam potong dari sebelumnya Rp 29-30 ribu per kilogram kini naik menjadi Rp 38 ribu per kilogram . Sedangkan untuk telur buras dari sebelumnya Rp 18 ribu hingga Rp 20 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp 28 ribu perkilogram.
Kenaikan harga ayam potong dan telur buras pada awal Juli ini, bahkan lebih tinggi dibanding Hari Raya Idul Fitri 15 Juni 2018 lalu. Beberapa hari menjelang Lebaran, harga telur masih di kisaran Rp 24 ribu per kilogram. Sedangkan harga ayam potong masih berada di kisaran Rp 34 ribu per kilogram.
- [message]
- [👀 SUMBER BERITA Dan Judul Asli - Mari Kita Sama Sama Cross Check, Pada Dasarnya Situs Ini Hanyalah Mengambil Isi Tulisan Dari Link Dengan Judul Dibawah Ini - Terima Kasih]
- [Judul Asli ► Sumber Berita ► 👀👉 Harga Telur di Bojonegoro dan Lamongan Turun ke Rp 23 Ribu per Kg - bisnis Tempo.co ]


COMMENTS