Sebuah video pendek viral di media sosial. Video berdurasi 14 detik itu menuai protes lantaran seorang pengunjung Batu Secret Zoo Jatim Park 2, Kota Batu, Jawa Timur, menyemburkan uap vape atau rokok elektrik ke seekor kera di dalam kandang.
RAKYAT SOSMED - Sebuah video pendek viral di media sosial. Video berdurasi 14 detik itu menuai protes lantaran seorang pengunjung Batu Secret Zoo Jatim Park 2, Kota Batu, Jawa Timur, menyemburkan uap vape atau rokok elektrik ke seekor kera di dalam kandang.
Video itu menampakkan seorang pria tampak sengaja menyemburkan asap ke arah satwa. Primata tersedak. Si pria tersebut terdengar tertawa. Video itu diunggah di Instagram pada Minggu, 29 Juli 2018.
(Salah satu bangunan di Batu Secret Zoo, Kota Batu, Kamis 12 Desember 2017, Ant - Andika Wahyu)
Manager Marketing and Public Relation Jatim Park Group Titik S Ariyanto membenarkan peristiwa itu terjadi di Batu Secret Zoo. Ia berencana memanggil pria dalam video.
"Hari ini ada klarifikasi dari pelaku kepada manajemen kami. Ini masih kita koordinasikan," kata Titik di Batu, Senin 30 Juli 2018.
Salah satu akun yang ditandai dalam video itu, yaitu @davidapec, meminta maaf atas tindakan tersebut. Namun, ujar Titik, pengelola tetap meminta pelaku mengklarifikasi tindakan itu ke media.
(Permintaan maaf dari pengunjung yang diunggah di Instagram atas tindakan meniupkan uap vape ke seekor kera di Batu Secret Zoo, Kota Batu, dok Instagram)
"Nanti kami akan adakan juga klarifikasi dengan media," ujar Titik.
PELAKU MINTA MAAF
Batu: Pelaku yang menyembur uap vape atau rokok elektrik ke seekor monyet di Batu Secret Zoo, Jatim Park 2, Kota Batu, Jawa Timur, bernama David. Dia meminta maaf secara langsung kepada pihak manajemen Batu Secret Zoo, Senin 30 Juli 2018.
David menjelaskan aksi menyemburkan uap vape tersebut terjadi pada Minggu, 29 Juli 2018 sore. Warga asli Malang itu menambahkan ia melakukan perbuatan itu saat berlibur ke Batu Secret Zoo bersama teman-temannya.
"Saya sering ke Secret Zoo. Kemarin kebetulan ada teman dari Surabaya yang berlibur ke Malang dan saya ajak rekreasi ke Batu. Kejadian itu murni keisengan saya pribadi. Teman-teman saya sudah bilang kalau itu salah," katanya kepada awak media.
David menyadari perbuatan tersebut salah dan tidak terpuji. Oleh karena itu, dia menyesal dan membuat surat pernyataan minta maaf serta berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.
"Saya beriktikad untuk minta maaf kepada pihak Batu Secret Zoo terkait hal ceroboh yang saya lakukan. Perbuatan saya salah dan tidak pantas. Saya menyadari perbuatan itu dapat membahayakan hewan tersebut. Ini jadi pelajaran bagi saya," ungkapnya.
Di sisi lain, David mengaku bahwa dirinya bersama tunangannya sebenarnya adalah pecinta binatang. Bahkan dia pernah memelihara binatang anjing dan sugar glider.
"Sebelumnya saya nggak ngerti kalau perbuatan saya bisa merugikan hewan. Oleh karena itu, kejadian ini menjadikan pelajaran dan pukulan telak bagi saya. Saya juga sudah membuat permohonan maaf di Instagram pribadi saya," bebernya.
Sebelumnya diberitakan, sebuah video pendek viral di media sosial. Video berdurasi 14 detik itu menuai protes lantaran seorang pengunjung Batu Secret Zoo Jatim Park 2, Kota Batu, Jawa Timur, menyemburkan uap vape atau rokok elektrik ke seekor monyet di dalam kandang.
Video itu menampakkan seorang pria tampak sengaja menyemburkan uap ke arah satwa. Primata tampak membuka mulutnya. Si pria tersebut terdengar tertawa. Video itu diunggah di Instagram pada Minggu, 29 Juli 2018.
SUMBER - LINE - DETIK
- [message]
- [👀 SUMBER BERITA Dan Judul Asli - Mari Kita Sama Sama Cross Check, Pada Dasarnya Situs Ini Hanyalah Mengambil Isi Tulisan Dari Link Dengan Judul Dibawah Ini - Terima Kasih]
- [Judul Asli ► Sumber Berita ► 👀👉 ]


COMMENTS