Siang tadi, ada sebuah akun bernama @eliya_mkom yang mengunggah cuitan seperti ini :Jualan martabak dan usaha katering cuma kedok, akun @Chilli_Pari terindikasi kuat jadi pemberi komando pasukan Bully dan terhubung dengan akun anonim pembuka data privacy. @kaesangp ngevlog buat serang lawan politik @jokowi. Publik udah paham kok. RT dan Like Yuk.
RAKYAT SOSMED - Siang tadi, ada sebuah akun bernama @eliya_mkom yang mengunggah cuitan seperti ini :Jualan martabak dan usaha katering cuma kedok, akun @Chilli_Pari terindikasi kuat jadi pemberi komando pasukan Bully dan terhubung dengan akun anonim pembuka data privacy. @kaesangp ngevlog buat serang lawan politik @jokowi. Publik udah paham kok. RT dan Like Yuk.
Beberapa utas berikutnya yang dia tulis bunyinya seperti ini :
Silakan diperiksa saja twet yang dilike @Chilli_Pari ini, silakan hitung berapa akun pembully yang dapat dikumpulkan. Indikasi kuat terhubung dgn akun anonim pembuka data privacy, coba disimak saja dan temukan benang merahnya.
Dulu modus beri komando pasukan bully dengan me RT target twet yang akan dibully. Sekarang berubah menjadi like. Akun usaha dan bisnis kok RT dan Like soal politik, ini gak wajar sih. Coba aja kalau tetiba akun mandiricare RT atau like soal politik, kan jadi aneh.
Nampaknya anak tua jokowi ini pemalu, jadi bersembunyi dibalik akun @Chilli_Pari. Mending bikin akun terpisah agar jelas, bahwa sebenarnya anak anak @jokowi menjadi pemberi komando pasukan bully.
Kalau dianggap wajar akun bisnis seperti @Chilli_Pari RT dan Like soal politik, ayo deh coba periksa, ada gak akun akun perusahaan dan bisnis yang melakukan hal yang sama. Dalam strategi komunikasi massa perusahaan, baik PR atau Marcom, politik itu wajib dihindari. RT n Like. Pasukan siapppppppp b#rakkkkk😁
Jadi sangat kuat Bukti indikasi bahwa akun @Chilli_Pari menjadi komando pasukan bully yang menggunakan bahasa kasar , tak sopan dan tak senonoh. Begitulah kira kira teman pergaulan akun Chilli Pari, semoga didunia nyatanya tak begitu😊
Saat ini twet @AndiArief__ berada paling atas dari tab like @Chilli_Pari. Silakan search dengan keyword "andiarief" maka Kan terlihat akun pembully yang sedang bekerja dibawah komando Chilli Pari. Ini bukti nyata dan sudah terjadi berkali kali, buktinya sangat banyak kok.
Tentu boleh saja @Chilli_Pari bantu dan bela bapaknya, memang kewajiban seorang anak. Tapi jangan bilang kalau anak anak @jokowi itu cuma urusin bisnis kulinernya. Ini yang tak Fair. Kalau memang laki, yah jujur dan tampilah kedepan, jangan bersembunyi dibawah ketiak, bau asem
Jadi dengan niat bantu oranga tua itu dapat disimpulkan bahwa sebenarnya anak anak @jokowi ini. @Chilli_Pari dan @kaesangp adalah anak anak baik yang patut ditiru, karena membela orang tuanya di Ruang Publik, gak banyak lo anak Jokowo yg mampu melakukan itu.#MenghindariSuspend
Akun @eliya_mkom ini di bionya menulis seperti ini :
Entah apakah itu nomernya sendiri atau bukan. Tapi saya sejujurnya agak ragu dengan posisi dia sebagai master komunikasi politik karena selama ini track recordnya sering sekali mengumbar hoaks, ujaran kebencian. Lebih mirip anggota Saracen daripada seorang master komunikasi politik. Akun ini sudah lama aktif ngetweet politik secara masif sejak jaman Pilkada DKI Jakarta dan kalau tidak salah ingat merupakan simpatisan/pembela kubu AHY-Silvyana Murni kala itu.
Baca juga 'Dijual 900 Ribu, Tiket Sleeper Argo Bromo Ludes Terjual Hingga 25 Juni 2018. Bravo KAI!' : https://seword.com/travel/dijual-900-ribu-tiket-sleeper-argo-bromo-ludes-terjual-hingga-25-juni-2018-bravo-kai-SyuJxa1bQ
Buat saya yang dilakukan oleh akun @eliya_mkom ini sudah merupakan bentuk tudingan atau bahkan fitnah ke anak-anak Jokowi. Tapi kalau sampai dia kena Polisi atau dilaporkan karena menyebar fitnah pasti jawabannya "lho saya kan cuma menduga saja, itu kan cuma opini" atau "lho saya kan justru mau tabayyun". Lha kalau beropini kenapa harus menyuruh orang meretweet dan menekan tombol like? Artinya dia minta orang menyebarkan dan sependapat dengan dia bukan? Belum lagi uraian panjangnya itu,
Saya sih yakin Gibran maupun Kaesang sendiri nggak akan ambil pusing. Paling juga cuma dianggap ada orang gila lagi ngetweet sesuka hatinya. Cuma kalau akun-akun model ini dibiarkan, mau kapan media sosial kita bisa adem dan rakyat punya cara berpolitik yang cerdas? Dan jujur saya sebagai perempuan agak eneg juga melihat ada wanita, dengan pakaian yang menyimbolkan agama saya, tapi di media sosial menyebarkan hal-hal seperti ini.
Bu baskom @eliya_mkom 1 ini ternyata selain istiqomah jualan fitnah di bln puasa ternyata jg sedia baju koko Wakanda 😂😂.. Gitu kok ngenyek anak presiden yg jual Martabak.— Jeng Rini🌷 (@Widyarenee) June 14, 2018
Omsetmu wis piro buu.. 😁 pic.twitter.com/WoWwv7Jpkp
Saya nggak setuju dengan akun medsos yang melakukan doxing meskipun itu akun @digembok maupun @kakekdetektif. Di twitter itu ada aturan mainnya dan pola doxing jelas melanggar. Tapi saya juga sangat kontra dengan akiun-akun model @eliya_mkom ini yang selalu malah bikin panas suasana dan seenaknya menyebar isu. Kalau dia yakin Gibran melakukan itu, beri dong bukti selain cuma soal di-likes atau di-retweet. Lah dari dulu kan Gibran memang sering iseng seperti itu, kalau perlu saya tanya sama Eliya, berapa persentase akun yang disukai atau dishare ulang tweetnya oleh Gibran yang kemudian jadi sasaran bully netizen?
Atau mana sih vlog Kaesang yang dianggap menyerang lawan politik Jokowi? Buat saya kok isi vlog Kaesang itu biasa-biasa saja dan seringkali tentang dirinya sendiri. Lha saya sudah mengikuti sejak kameranya dia masih jelek dan editannya masih kasar.
@eliya_mkom lebih mirip anggota Saracen daripada seorang master komunikasi politik. Akun ini sudah lama aktif ngetweet politik secara masif sejak jaman Pilkada DKI Jakarta dan kalau tidak salah ingat merupakan simpatisan/pembela kubu AHY-Silvyana Murni kala itu. pic.twitter.com/UFaTbs700I— Remington Steele #TT (@mochamadarip) June 15, 2018
Entah kenapa saya merasanya ini karena ada anak seseorang yang kemarin justru banyak dapat nyinyiran dari netizen sehingga untuk membuat keadaan tak terlalu buruk maka ada anak orang lain yang juga harus dijelek-jelekkan. Ya ini cuma perasaan saya saja. Yang jelas tudingan ke Gibran itu ada. Daripada twitter melakukan suspend karena mungkin banyak yang melaporkan, saya rasa kok lebih mending akun macam ini diajak ngopi oleh Polisi saja. Diingatkan supaya jangan menyebarkan provokasi tak berdasar di media sosial.
- [message]
- [👀 SUMBER BERITA Dan Judul Asli - Mari Kita Sama Sama Cross Check, Pada Dasarnya Situs Ini Hanyalah Mengambil Isi Tulisan Dari Link Dengan Judul Dibawah Ini - Terima Kasih]
- [Judul Asli ► Sumber Berita ► 👀👉 Mau Lebaran, Akun Ini Malah Giring Opini Jika Gibran Komando Pasukan Bully dan Kaesang Ngevlog Serang Lawan Politik Jokowi - Seword ]




COMMENTS