Jangan sampai ketiga kali, ancaman teroris untuk mengebom Gedung DPR RI itu bukan bercanda atau main-main. "Rencananya, MNZ (alumni Unri) ingin melakukan serangan di kantor-kantor pemerintah, yakni di DPR RI dan DPRD," ujar Kepala Divisi Humas Polri Irjen (Pol) Setyo Wasisto melalui pesan singkat, Sabtu malam
RAKYAT SOSMED - Jangan sampai ketiga kali, ancaman teroris untuk mengebom Gedung DPR RI itu bukan bercanda atau main-main. "Rencananya, MNZ (alumni Unri) ingin melakukan serangan di kantor-kantor pemerintah, yakni di DPR RI dan DPRD," ujar Kepala Divisi Humas Polri Irjen (Pol) Setyo Wasisto melalui pesan singkat, Sabtu malam.
Anggota dewan terhormat di DPR MPR jangan mengira bisa tenang-tenang lagi kalau ngantor saat ini. Teroris selalu menjadikan gedung DPR RI sebagai salah satu sasaran favoritnya! Makanya jangan tidur nyenyak kalau sidang, tahu-tahu terjadi sesuatu kan nggak sempat menyelamatkan diri.
Atau anggota dewan ini akan punya alasan jitu untuk bolos alias ngeles mangkir dari ngantor di MPR DPR, alasannya ya itu, takut dibom, haha. Bisa jadi anggota Dewan minta cuti yang lama atau studi banding jauh-jauh ke luar negeri demi keamanan dan keselamatannya, haha sembari terima gaji buta, hehe.
Tercatat, sudah dua kali Densus 88 berhasil menggagalkan aksi para teroris yang sudah memasukan DPR RI di Senayan sebagai target utama mereka. Aksi pertama untuk mengebom DPR MPR adalah awal Januari 2016, anggota teroris Thamrin si Dodi Suridi cs sudah merencanakan dengan matang, apa daya dalam eksekusi lapangan berubah target.
Pengakuan Dodi Suridi ini muncul saat dihadirkan dalam persidangan terdakwa bom Thamrin, Aman Abdurrahman alias Oman Rochman yang baru divonis dan dijatuhi hukuman mati ini. Dalam kesaksiannya Dodi menyayangkan lokasi terjadinya bom Thamrin yang tidak sesuai dengan target ledakan.
"Ya ngebom DPR dan MPR baru benar bukan Polsek atau Starbucks, kalau saya mah bomnya di MPR dan DPR," ucap Dodi di pengadilan saat ditanya jaksa pada 9 Maret 2018 lalu.
Nah, masih belum percaya teroris mau ngebom DPR, wahai anggota dewan terhormat? Teroris punya alasan kuat mau ngebom DPR MPR. Alasannya? Karena dirinya benci Pemerintah yang tak menginginkannya untuk hijrah ke Suriah.
Kembali ke teroris Riau, menarik sekali untuk menelusuri alasan mengapa dirinya mau mengebom DPR MPR ini. Dan jangan dianggap remeh karena bomnya kali ini adalah jenis bom yang levelnya mengerikan, yaitu jenis bom ‘mother of Satan’!
Bom jenis ini dipakai dalam aksi bom bunuh diri di Surabaya waktu lalu. Bom jenis TATP (triaceton triperoxide) yang dijuluki 'The Mother of Satan'. TATP merupakan bom kimiawi yang memiliki daya ledak tinggi.
Bentuk senyawa kimia TATP ini berupa serbuk dengan butiran seukuran gula pasir. TATP ini memiliki sensitivitas yang tinggi terhadap suhu udara di atas 86°C, gesekan benturan dan aliran listrik. TATP tidak larut dalam air dan baunya menyerupai aseton. Velocity of detonate (VoD) TATP mencapai 5.300 m/s.
Polisi menyatakan TATP merupakan jenis bom yang mudah dibuat, namun sangat sensitif dan tidak stabil. Bom ini termasuk dalam kategori high explosive. Nah, teroris Riau ini tak main-main atau sedang bercanda dengan bahan-bahan bom yang siap pakai ini.
Bom ‘mother of Satan atau nama lainnya peroxyaceton sangat mudah dirakit oleh si teroris Riau ini. Rupanya ini jenis bom favorit yang dipakai mereka belakangan ini. Waktu tahun 2015 jenis bom ini juga pernah dipakai di Mal Alam Sutera.
Fahri Hamzah masih saja protes berat dengan aksi Densus yang bersenjata saat menggeledah kampus Unri guna menciduk teroris! Densus pasti tak asal mengerebek karena mereka memiliki informasi yang valid dan akurat.
Harusnya Fahri dan Fadli Zon mengapresiasi tinggi serta bersyukur dan berterima kasih pada Densus 88 yang sudah menyelamatakan mereak dari aksi teroris Unri ini. Densus secara cepat mencokok 1 alumni Universitas Riau (Unri) yang sudah menyiapkan 4 bom siap pakai dan siap ledak ini.
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto menyebut tersangka berinisial MNZ (33) memiliki kemampuan membuat bom triacetone triperoxide (TATP) atau yang lebih dikenal sebagai bahan peledak Mother of satan.MNZ juga rajin nge-share di telegram cara pembuatan bom tersebut!
Itu yang ketahuan, jangan-jangan masih ada stok amunisi yang disimpan dan belum ditemukan, kan mengerikan. Teroris selalu menghantui negeri ini dan anggota dewan siap-siap untuk menjadi sasaran utamanya!
Kalau mau membela teroris, biar Fahri dan kawan-kawan saja yang menjinakkan bom ‘mother of Satan’ ini, dikira bom ini cuma petasan Tahun Baru kali, haha. Entar liat ledakan bom ini bisa ngompol di celana tuh Fahri!
Atau jangan-jangan Fahri ingin agar kampus jadi sarang teroris sehingga sekalian membuat bom besar buat meledakkan gedung DPR? Fahri kan punya jaringan organisasi kemahasiswaan yang cenderung radikal, moga terciduk sama Densus oknum-oknum tersebut!
- [message]
- [👀 SUMBER BERITA Dan Judul Asli - Mari Kita Sama Sama Cross Check, Pada Dasarnya Situs Ini Hanyalah Mengambil Isi Tulisan Dari Link Dengan Judul Dibawah Ini - Terima Kasih]
- [Judul Asli ► Sumber Berita ► 👀👉DPR RI Dua Kali Jadi Target Favorit Untuk Dibom, Teroris Unri Mau Pakai Mother Of Satan Loh, Fahri! - Seword ]

COMMENTS