Loading...

Ahok yang Kita Kenal

Nama Ahok sudah melekat dibenak kita, baik yang membenci maupun yang amat mencintainya. Ahok yang kita kenal itu adalah Ahok yang kontroversial dari segi apapun. Namun itulah yang telah menjadi pembeda antara pajabat yang ikut arus kayak ikan mati dan yang berani melawan arus kayak ikan Salmon. Ahok yang kita kenal itu ibarat ikan Salmon. Dan jangan lupa, ikan sejenis itu sangat mahal harganya.


RAKYAT SOSMED - Nama Ahok sudah melekat dibenak kita, baik yang membenci maupun yang amat mencintainya. Ahok yang kita kenal itu adalah Ahok yang kontroversial dari segi apapun. Namun itulah yang telah menjadi pembeda antara pajabat yang ikut arus kayak ikan mati dan yang berani melawan arus kayak ikan Salmon. Ahok yang kita kenal itu ibarat ikan Salmon. Dan jangan lupa, ikan sejenis itu sangat mahal harganya.

Ahok yang kita kenal, adalah seorang anak tertua dari keluarga Tionghoa Kim Nam. Keluarga yang ternyata cukup terkenal di pulau Belitung dan memiliki sifat suka memberi dan menolong orang lain. Keluarga ini suka memberi bantuan kepada orang susah, miskin, dan yang terkebelakang hidupnya. Inilah wujud implementasi kasih yang murni.

Ahok yang kita kenal, adalah seorang anak yang oleh ayahnya telah pula diajarkan sifat-sifat mendasar yang sangat mementingkan keadilan sosial bagi siapa saja. Punya sifat yang keras dan tegas namun serempak memiliki hati yang lembut. Makanya tak berlebihan bila Jokowi suatu ketika mengatakan bahwa Ahok tak tahan melihat tangisan orang miskin, hatinya sangat mudah tersentuh.

Ahok yang kita kenal, adalah sosok yang mewarisi nilai-nilai baik sebagaimana sudah diturunkan oleh ayahnya, yaitu Kim Nam. Nilai-nilai itu lalu kemudian secara perlahan namun pasti membentuk seorang Ahok seperti apa adanya ia tatkala menjadi seorang pejabat. Tegas, tak mau berkompromi dengan kejahatan. Berani bila itu benar. Jujur, serta sangat terbuka pada hal baru yang inovatif. Anti disogok, dan jelas-jelas mengharamkan tindakan koruptif. Saban hari ia memperjuangkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan dan dalam kepemimpinannya. Integritas adalah kata kunci. Ini bukan kunci sembarang kunci. Bukan kunci mobil, apalagi kunci Inggris. Ingat itu. Kunci yang dimiliki Ahok adalah kunci kepercayaan warga.

Ahok yang kita kenal adalah seseorang yang pada masa kecilnya pernah mengalamai diskriminasi atas nama SARA. Ini membuat dia menjadi sosok yang sangat anti tindakan diskriminatif dalam bungkusan bentuk apapun. Tersamar ataupun yang terang-terangan. Pengalamannya semasa bersekolah di Belitung tatkala ia dilarang untuk menjadi penggerek bendera pada saat upacara bendera, mungkin oleh karena warna kulit dan bentuk matanya berbeda, tentu saja amat berbekas di hatinya. Ia hampir putus asa akibat penolakan demi penolakan hanya karena ia seorang keturunan Tionghoa. Namun, ayahnya meminta ia untuk tidak berkecil hati, karena ayahnya punya keyakinan bahwa kelak keadaan itu akan berubah. Saat di mana anaknya akan diterima menjadi seorang pemimpin. Sebab kita memang tidak pernah bisa memilih untuk dilahirkan sebagai orang ini atau orang itu. Kelahiran kita, siapapun kita, adalah anugerah Tuhan semata.

Ahok yang kita kenal, adalah sosok pemimpin ulung yang pernah mengatakan bahwa masyarakat tidak akan sejahtera dengan ‘hanya’ sekedar mendapat bantuan sosial, yang mereka butuhkan serta perlukan secara merata justru adalah sebuah keadilan sosial. Bagaimana kita memberikan mereka kesempatan untuk hidup secara layak dan bermartabat. Meminjam istilah Dr. Sam Ratulangi, “ Hidup untuk menghidupkan manusia lain. Hidup untuk memanusiakan manusia lain”.

Ahok yang kita kenal, kini tak lagi Bersama kita, sudah berbulan-bulan ia mendekam di terali besi, menanggung apa yang tak semestinya dia tanggung. Dia dipaksa masuk penjara untuk memuaskan dahaga mahluk-mahluk yang merasa penguasa sorga. Jakarta rupanya belum siap menerima pemimpin pembaharu seperti Ahok. Padahal dia sedang membangun kota ini menjadi lebih baik, lebih berkeadilan, lebih bermartabat, dan lebih manusiawi.

Ahok yang kita kenal, adalah pemimpin yang dicintai warganya. Belum pernah ada pemimpin negeri ini yang seperti dia, kepergiannya dari tahta kekuasaan ditangisi begitu banyak pasang mata. Ada begitu banyak tetesan air mata yang mengiringi langkah kakinya menuju ruang tahanan ketika ia divonis bersalah. Adakah pejabat negeri ini yang masuk penjara dan ditangisi serta disesali begitu banyak orang? Belum pernah ada.

Lantas kenapa saya masih tetap menulis tentang Ahok? Jujur, karena saya merasa benar-benar kehilangan. Hari ini saya tidak merasa punya Gubernur. Serius. Hampir tidak ada berita Gubernur sedang lakukan apa kerjakan apa. Dulu setiap pemberitaan pasti ada berita tentang Ahok. Saban hari ada saja yang ia kerjakan. Mulai dari membersihkan sungai sampai kepada membersihkan koruptor di lingkungan pejabat DKI. Tiada hari tanpa berita sang Gubernur. Sekarang apa? Media pun bisa jadi sedang kesulitan memberitakan apa yang Gubernur masa kini itu sedang kerjakan. Nggak jelas. Apakah dia bekerja?

Ahok yang kita kenal, adalah sosok yang sudah mewariskan nilai-nilai penting dalam memperjuangkan keadilan dan kebenaran. Makanya kekuasaanpun tak berusaha ia pertahankan dengan menghalalkan segala cara. Seperti tutur dia pada suatu waktu, “Aku mah santai aja, jabatan itu amanah. Lu nggak usah rebut, Tuhan yang ngasih Tuhan yang ambil. Yang penting lu kerja yang bener aja!”

Nah, itulah Ahok yang kita kenal. Semoga selesai membaca ini Anda tidak akan semakin merindukan kehadiran sosok Ahok. Bersabarlah untuk sementara waktu. Karena dia percaya, dan semestinya kita juga percaya bahwa Gusti Allah mboten sare!

#AhokyangKitaKenal

  • [message]
    • [👀 SUMBER BERITA Dan Judul Asli - Mari Kita Sama Sama Cross Check, Pada Dasarnya Situs Ini Hanyalah Mengambil Isi Tulisan Dari Link Dengan Judul Dibawah Ini - Terima Kasih]

COMMENTS

loading...
Loading...

BERITA LAINNYA$type=sticky$count=4$author=hide$readmore=hide

Name

Beritanya,4984,DAERAH,436,EKONOMI,431,INTERMEZO,505,INVESTIGASI,233,JAKARTA,394,Kejadian,489,KIRIMAN NETIZEN,178,KORUPSI,267,KRIINAL,1,KRIMINAL,833,OLAHRAGA,6,OPINI,787,PIALA DUNIA 2018,6,POLITIK,1929,TEKNOLOGI,5,TERORIS,187,VIRAL,2469,WORLD,206,
ltr
item
RAKYAT SOSMED: Ahok yang Kita Kenal
Ahok yang Kita Kenal
Nama Ahok sudah melekat dibenak kita, baik yang membenci maupun yang amat mencintainya. Ahok yang kita kenal itu adalah Ahok yang kontroversial dari segi apapun. Namun itulah yang telah menjadi pembeda antara pajabat yang ikut arus kayak ikan mati dan yang berani melawan arus kayak ikan Salmon. Ahok yang kita kenal itu ibarat ikan Salmon. Dan jangan lupa, ikan sejenis itu sangat mahal harganya.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhUdVLUXhBCgyv5FNpQ-r4dK8KZh-vrgkWEKhzNB7NqN4S30hPw6stbK2GBpGktpFB5hv4YRelWloLJbOalDT7NnzZnYzMGe0lln2B3r2q8KIJBLXj0VeaTLEHn9NdIGvYvecrLrA-eRC6V/s640/AHOK+YANG+KITA+KENAL.png
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhUdVLUXhBCgyv5FNpQ-r4dK8KZh-vrgkWEKhzNB7NqN4S30hPw6stbK2GBpGktpFB5hv4YRelWloLJbOalDT7NnzZnYzMGe0lln2B3r2q8KIJBLXj0VeaTLEHn9NdIGvYvecrLrA-eRC6V/s72-c/AHOK+YANG+KITA+KENAL.png
RAKYAT SOSMED
https://suarasosmedinfo.blogspot.com/2018/06/ahok-yang-kita-kenal.html
https://suarasosmedinfo.blogspot.com/
https://suarasosmedinfo.blogspot.com/
https://suarasosmedinfo.blogspot.com/2018/06/ahok-yang-kita-kenal.html
true
987615840204520119
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy