Semenjak Keluarga Bomber Surabaya Terekspos , Ternyata Banyak para Tetangga Yang Jadi Kaget.. Mereka Menuliskan Hal Yang Benar Benar Diluar Dugaan, Seperti Apa Yang Dituliskan Oleh Akun Cahaya Gusti Di Wall Facebook Pribadinya.. Tulisan Itu Dituliskan Untuk Bomber Wanita Surabaya Yang Ternyata Disebutnya Adalah Tetangganya.. Simak Baik Baik Dan Semoga Ini Ada Hikmahnya
RAKYAT SOSMED - Semenjak Keluarga Bomber Surabaya Terekspos , Ternyata Banyak para Tetangga Yang Jadi Kaget.. Mereka Menuliskan Hal Yang Benar Benar Diluar Dugaan, Seperti Apa Yang Dituliskan Oleh Akun Cahaya Gusti Di Wall Facebook Pribadinya.. Tulisan Itu Dituliskan Untuk Bomber Wanita Surabaya Yang Ternyata Disebutnya Adalah Tetangganya.. Simak Baik Baik Dan Semoga Ini Ada Hikmahnya
TERNYATA TERORIS WANITA DI SURABAYA ITU TETANGGAKU.
Tidak habis pikir syetan apa yang masuk ke dalam diri Puji Kuswati, Iblis apa yang merasukinya sehingga melakukan perbuatan yang sangat keji, sambil membonceng dua anak wanitanya yang masih kecil, menerobos masuk ke gereja lalu meledakkan diri. Begitu juga suaminya dan anaknya yang laki-laki masih muda juga ikut menjadi bomber di gereja lainnya.
Puji Kuswati itu tetanggaku rumahnya kurang lebih 150 meter dariku, keluarganya termasuk orang terkaya di Muncar, Banyuwangi. Tanahnya ratusan hektar, usahanya Jamu yang sangat terkenal, hampir semua daerah di indonesia ada agennya.
Orang tua Puji Kuswati bukan kelompok penganut radikal, melainkan keluarganya murni NU tulen, sangat baik dandermawan di kampungku, hampir tiap bulan membagi-bagikan beras per rumah lima kg., sering membantu masjid dan tempat pendidikan Islam.
Awal berubah Puji Kuswati ketika dia kuliah di Surabaya, kalau pulang memakai cadar, biasanya yang luwes suka bergaul, mulai menjaga jarak dan sangat tertutup. Setelah kuliah dia menikah dan menetap di Surabaya. Bahkan dengan kedua orang tuanya di Muncar-banyuwangi dia juga menjaga jarak, sehingga orang tuanya yang sering menjenguk ke rumah puji di Surabaya.
Maka sangat salah jika teroris itu berkaitan karena faktor ekonomi yang sulit dan miskin, Puji Kuswati rumahnya termasuk sangat kaya, bahkan kedua orangtuanya adalah sangat kaya dan berkecukupan, dari segi pendidikan dia lulusan Akper di Surabaya tetapi jadi dia ikut faham yang salah, terjebak dan terperangkap faham radikalisme.
Puji Kuswati dan keluarganya telah terkena cuci otak, sebuah faham yang salah dengan mengatasnamakan Islam, dia meyakini berjuang Jihad fi sabilillah, tetapi kenyataannya dia berada di jalan hawanafsu, dia meyakini mendapatkan surga, tetapi justru penderitaan yang didapatkannya.
Otak dan dalang pelaku harus diusut dan ditangkap, karena mereka membodohi dan mencuci otak pengikutnya, jika jadi bomber teroris adalah mati syahid dan masuk surga, kenapa ustadznya tidak duluan masuk surga menjadi bomber...?
Itulah akibat ikut faham yang salah, sehingga dampaknya, orang tuanya, keluarga, tetangga dan dearahnya ikut terkena dampak negatifnya.
Untuk itu bagi orang tua yang menyekolahkan atau mengkuliahkan anaknya di kota harus dipantau dengan siapa anaknya bergaul, dengan kelompok siapa mereka bersama. Agar tidak salah jalan dan keliru masuk ke faham yang salah.
- [message]
- [SUMBER BERITA Dan Judul Asli - Mari Kita Sama Sama Cross Check, Pada Dasarnya Situs Ini Hanyalah Mengambil Isi Tulisan Dari Link Dengan Judul Dibawah Ini - Terima Kasih]
- [Judul Asli ► Sumber Berita]

COMMENTS