Loading...

Soal Insiden Marathon, Sayangkan Ada Anggapan Warga Mlangi Intoleran, Ini Fakta Dibaliknya

Pengurus Pondok Pesantren Aswaja Nusantara Muhammad Mustafid menyayangkan pemberitaan di sejumlah media sosial dan online. Terkait aksi warga terhadap sejumlah pelari Lets Run with Physiotherapy Be Better dan Healthy Universitas Aisyiyah (UNISA) Jogjakarta. Terkesan bahwa warga Mlangi intoleran dan melakukan persekusi.


RAKYAT SOSMED - SLEMAN – Pengurus Pondok Pesantren Aswaja Nusantara Muhammad Mustafid menyayangkan pemberitaan di sejumlah media sosial dan online. Terkait aksi warga terhadap sejumlah pelari Lets Run with Physiotherapy Be Better dan Healthy Universitas Aisyiyah (UNISA) Jogjakarta. Terkesan bahwa warga Mlangi intoleran dan melakukan persekusi.

Faktanya pihak penyelenggara, menurutnya, belum berkoordinasi. Bahkan pemberitahuan hanya singkat melalui Plt Dukuh Mlangi Muhyidin. Sementara warga yang rumahnya menjadi kawasan perlintasan belum mendapatkan informasi.

“Intinya panitia belum pernah sosialisasi ke warga tentang rute tersebut. Kami sejatinya tidak menolak jika dijadikan rute, namun harus mematuhi adat dan norma yang berlaku. Salah satunya adalah pakaian,” jelasnya Minggu (6/5).

Anak dari Ketua Takmir Masjid Pathok Negoro Mlangi ini menjelaskan adat istiadat di Mlangi. Sejak awal berdiri pada 1760an, Mlangi merupakan kawasan santri. Setidaknya hingga saat ini terhitung ada 17 pondok pesantren yang berdiri di Mlangi.

Sejarah ini tentu berdampak pada budaya berbusana di kampung santri tersebut. Sudah menjadi adat dan norma bahwa berkunjung ke Mlangi harus sopan dan santun. Termasuk dalam hal berbusana harus tertutup dan sopan.

“Tapi info dan berita yang berkembang diluar Mlangi itu intoleransi, itu salah besar. Justru kami sangat menjunjung toleransi, beberapa pemuka dan umat agama lain juga sering berkunjung ke sini. Begitu juga sebaliknya dan kehidupan rukun umat beragama terjaga di Mlangi,” tegasnya.

Mengenai tata berbusana, sejatinya sejumlah spanduk telah terpasang. Salah satunya di sisi timur Masjid Pathok Negoro Mlangi. Imbauan untuk menggunakan pakaian rapi dan sopan di kawasan santri. Aturan tersebut, lanjutnya, sudah terpasang sejak lama.

“Pihak penyelenggara dalam hal ini Unisa pasti tahu di Mlangi ada spanduk imbauan. Kalau peserta menurut saya tidak salah karena hanya mengikuti rute dari panitia. Warga juga tidak tahu kalau ternyata ada peserta yang berbusana seperti itu,” ujarnya.

Ketua Milad UNISA Ruhiyana menjelaskan, peristiwa tidak menyenangkan terjadi pada kilometer ke dua. Ada seorang warga usia lanjut yang mencegat sejumlah peserta. Penyebabnya adalah pakaian peserta dianggap tidak sopan.

Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan UNISA ini menyebutkan sempat ada kontak fisik kepada dua peserta. Pihaknya juga telah melakukan klarifikasi ke sejumlah tokoh Mlangi, Jumat (4/5). Lets Run with Physiotherapy Be Better dan Healthy Unisa sendiri berlangsung Selasa (1/5).

“Untuk pakaian sudah sesuai standar atlet professional, tetap sopan dan nyaman. Sudah sesuai pula dengan Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) DIJ. Dari peserta tidak mempermasalahkan adanya kontak fisik tersebut, sudah dianggap selesai,” jelasnya. (dwi/ila/mg1)



  • [message]
    • [SUMBER BERITA Dan Judul Asli - Mari Kita Sama Sama Cross Check, Pada Dasarnya Situs Ini Hanyalah Mengambil Isi Tulisan Dari Link Dengan Judul Dibawah Ini - Terima Kasih]

COMMENTS

loading...
Loading...

BERITA LAINNYA$type=sticky$count=4$author=hide$readmore=hide

Name

Beritanya,4984,DAERAH,436,EKONOMI,431,INTERMEZO,505,INVESTIGASI,233,JAKARTA,394,Kejadian,489,KIRIMAN NETIZEN,178,KORUPSI,267,KRIINAL,1,KRIMINAL,833,OLAHRAGA,6,OPINI,787,PIALA DUNIA 2018,6,POLITIK,1929,TEKNOLOGI,5,TERORIS,187,VIRAL,2469,WORLD,206,
ltr
item
RAKYAT SOSMED: Soal Insiden Marathon, Sayangkan Ada Anggapan Warga Mlangi Intoleran, Ini Fakta Dibaliknya
Soal Insiden Marathon, Sayangkan Ada Anggapan Warga Mlangi Intoleran, Ini Fakta Dibaliknya
Pengurus Pondok Pesantren Aswaja Nusantara Muhammad Mustafid menyayangkan pemberitaan di sejumlah media sosial dan online. Terkait aksi warga terhadap sejumlah pelari Lets Run with Physiotherapy Be Better dan Healthy Universitas Aisyiyah (UNISA) Jogjakarta. Terkesan bahwa warga Mlangi intoleran dan melakukan persekusi.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEib9oHhd9DrHFeurPc753YQE8B2bHniHridXOqvvoyHQgYSjyaO3-5dtWluyx4jes_LQvUsGKxXjro2UVjriDZiEeVwq_bUKhyphenhyphenmthfM1jsjtdZe7AQ6FY8NF3UJ3Jw2f3wKYcc6PDwWLdw/s640/mlangi+kampung+santri.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEib9oHhd9DrHFeurPc753YQE8B2bHniHridXOqvvoyHQgYSjyaO3-5dtWluyx4jes_LQvUsGKxXjro2UVjriDZiEeVwq_bUKhyphenhyphenmthfM1jsjtdZe7AQ6FY8NF3UJ3Jw2f3wKYcc6PDwWLdw/s72-c/mlangi+kampung+santri.jpg
RAKYAT SOSMED
https://suarasosmedinfo.blogspot.com/2018/05/soal-insiden-marathon-sayangkan-ada.html
https://suarasosmedinfo.blogspot.com/
https://suarasosmedinfo.blogspot.com/
https://suarasosmedinfo.blogspot.com/2018/05/soal-insiden-marathon-sayangkan-ada.html
true
987615840204520119
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy