Pembicaraan soal pohon imitasi di trotoar Jakarta berlanjut hingga anggaran. Anggarannya bukan berasal dari Dinas Kehutanan DKI melainkan Sudin Perindustian dan Energi Jakarta Pusat. Berapa nilainya?
RAKYAT SOSMED - Pembicaraan soal pohon imitasi di trotoar Jakarta berlanjut hingga anggaran. Anggarannya bukan berasal dari Dinas Kehutanan DKI melainkan Sudin Perindustian dan Energi Jakarta Pusat. Berapa nilainya?
Kepala Suku Dinas (Sudin) Perindustrian dan Energi Jakarta Pusat Iswandi mengatakan anggaran pengadaan pohon imitasi yang sempat dipasang di trotoar Jalan MH Thamrin dialokasikan dalam APBD Pemprov DKI tahun 2017. Pengadaannya diberi nama pengadaan lampu hias pencahayaan kota.
"Ya, itu tahun lalu bukan sekarang. Kami pasang ada event, setelah event di copot lagi. Ya, Sudin (Perindustrian dan Energi Jakarta Selatan) tahun anggaran tahun lalu (2017) pengadaannya," kata Iswandi saat dimintai konfirmasi detikcom, Kamis (31/5/2018).
Berdasarkan situs apbd.jakarta.go.id memang terdapat anggaran bernama pengadaan lampu hias pencahayaan kota milik Sudin Perindustrian dan Energi Jakarta Pusat dalam APBD Pemprov DKI tahun 2017. Nominalnya Rp 1.425.087.180.
Anggaran lampu hias pencahayaan kota di APBD DKI 2017 / Anggaran lampu hias pencahayaan kota di APBD DKI 2017 / Foto: Screenshot situs APBD DKI
Anggaran dengan nama pengadaan lampu hias pencahayaan kota juga terdapat dalam APBD Pemprov DKI 2018. Anggarannya juga milik Sudin Perindustrian dan Energi Jakarta Pusat sebesar Rp 2.229.150.000.
Anggaran lampu hias pencahayaan kota di APBD DKI 2018 / Anggaran lampu hias pencahayaan kota di APBD DKI 2018 / Foto: Screenshot situs APBD DKI
Tetapi, Iswandi memastikan anggaran pengadaan pohon imitasi itu tidak terdapat dalam APBD Pemprov DKI tahun 2018. "Tidak ada anggaran (di APBD 2018)," jelas dia.
Sempat viral screenshot rincian anggaran yang beredar itu berasal dari situs LPSE dengan nama lelang 'Pengadaan Tanaman dan Bahan Dekorasi'. Satuan kerja disebutkan Dinas Kehutanan dengan pagu sebesar Rp 9,2 miliar; harga perkiraan sendiri (HPS) Rp 8,5 miliar; dan harga penawaran Rp 8,1 miliar.
Screenshot itu dibantah Dinas Kehutanan dan Sudin Perindustrian dan Energi Jakarta Pusat. "Nggak mungkin pak anggaran Sudin PEJP ada tulisan Dinas Kehutanan dan pohonnya tidak ada tulisan nma SKPD," terang Iswandi.
Sebelumnya diberitakan, foto pohon imitasi di trotoar Jakarta jadi ramai dibahas di media sosial. Dari foto yang jadi viral di media sosial, pohon imitasi berwarna hijau tampak ada di sisi trotoar selebar 1 meter. Pejalan kaki harus melipir agar tidak menabrak pohon imitasi tersebut.
Usai foto itu menjad viral, Dinas PE Jakarta Pusat mencopot pohon imitasi itu. Sekarang sudah tidak tampak lagi pohon imitasi tersebut.
Berapa Anggaran Pohon Imitasi di Trotoar Jakarta?
Dinas Kehutanan DKI Bantah Anggaran Pohon Imitasi Rp 8 M
Anggaran 8,1M hanya jadi seperti mainan begini,Pemborosan!!!@KPK_RI Wajib selidiki hal ini #JanganDiam bukan uang sedikit ini yg di gunakan.!!!— Capres Abadi (@P3nj3l4j4h) May 31, 2018
Ini uang rakyat yg di gunakan secara tidak wajar.!!!
Ayoo dorong agar @KPK_RI bergerak untuk usut hal ini!!!https://t.co/vVjyDL4D8h
Setelah pohon imitasi di trotoar Jakarta ramai dibahas, beredar screenshot rincian anggaran Rp 8 miliar dari Dinas Kehutanan DKI. Dinas Kehutanan menegaskan anggaran itu bukan untuk pohon imitasi.
Screenshot rincian anggaran yang beredar itu berasal dari situs LPSE dengan nama lelang 'Pengadaan Tanaman dan Bahan Dekorasi'. Satuan kerja disebutkan Dinas Kehutanan dengan pagu sebesar Rp 9,2 miliar; harga perkiraan sendiri (HPS) Rp 8,5 miliar; dan harga penawaran Rp 8,1 miliar.
Screenshot yang viral ini dibantah oleh Dinas Kehutanan. "Nggak (benar)," kata Kepala Dinas Kehutanan Djafar Muchlisin saat dimintai konfirmasi, Kamis (31/5/2018).
Djafar mengaku tidak mengetahui penganggaran pohon imitasi di trotoar Jakarta itu. Dia menuturkan pohon imitasi tersebut merupakan tanggung jawab Dinas Perindustrian dan Energi (PE).
Penjelasan juga disampaikan oleh Kepala Suku Dinas Perindustrian dan Energi (Sudin PE) Jakarta Pusat Iswandi. Iswandi menegaskan anggaran pohon imitasi bukan ada di Dinas Kehutanan, melainkan di Dinas Perindustrian dan Energi.
"Nggak mungkin anggaran Sudin PE Jakarta Pusat ada tulisan Dinas Kehutanan dan pohonnya tidak ada tulisan nama SKPD," kata Iswandi.
Sebelumnya diberitakan, foto pohon imitasi di trotoar Jakarta jadi ramai dibahas di media sosial. Dari foto yang jadi viral di media sosial, pohon imitasi berwarna hijau tampak ada di sisi trotoar selebar 1 meter. Pejalan kaki harus melipir agar tidak menabrak pohon imitasi tersebut.
Nominal segede ini cuma buat beli pohon imitasi trotoar Sudirman ? ini fakta loh, klo JKT58 masih diem, fix kalian gak netral menilai duo pekok. https://t.co/ZSPbPbgVoN— Y A N A (@Dwiyana_DKM) May 31, 2018
Anggaran : Rp8.104.049.250 💵— Gie Wahyudi (@giewahyudi) May 31, 2018
Jumlah : 48 pohon imitasi 🌳
Kalau dibagi jadi per pohon Rp168.834.359 💸
Kalau dibagi lagi selama 3 hari jadi Rp56.278.120 per pohon per hari. 😱 pic.twitter.com/OcJ7XTosI9
Setelah foto itu menjadi viral, Dinas PE Jakarta Pusat mencopot pohon imitasi tersebut. Sekarang sudah tidak tampak lagi pohon imitasi itu. Dinas Kehutanan DKI Bantah Anggaran Pohon Imitasi Rp 8 M
Gmn pendapt kalian bro dgn pohon imitasi Jakarta?? 😄😄— habiberizik (@HabibCintaNKRI) May 31, 2018
RT jika tidak setuju@04Nakula @Bellanegoro @rizieqdivist @D4Ni3L_Pu @yusuf_dumdum @P3nj3l4j4h @IndoPluralitas @AgungWidrajat @Munafikunn @badonci @habibthink @Next_J2P @ChajanJr @BiLLRaY_san pic.twitter.com/buljR2TLl7
- [message]
- [👀 SUMBER BERITA Dan Judul Asli - Mari Kita Sama Sama Cross Check, Pada Dasarnya Situs Ini Hanyalah Mengambil Isi Tulisan Dari Link Dengan Judul Dibawah Ini - Terima Kasih]
- [Judul Asli ► Sumber Berita ► 👀👉 ]



COMMENTS