Memperingati hari buruh internasional, setiap tahun buruh akan melaksanakan ‘hajatan’ tahunan dalam bentuk unjuk rasa. Diperkirakan, kali ini jumlah buruh yang hadir di Jakarta mencapai puluhan ribu orang.
RAKYAT SOSMED - Memperingati hari buruh internasional, setiap tahun buruh akan melaksanakan ‘hajatan’ tahunan dalam bentuk unjuk rasa. Diperkirakan, kali ini jumlah buruh yang hadir di Jakarta mencapai puluhan ribu orang.
Deputi Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Muhammad Rusdi, mengatakan bahwa pihaknya akan mengerahkan 100 ribu buruh dari berbagai latar belakang pekerjaan. “Kami akan memaksimalkan yang datanfg,” katanya di Gambir, Jakarta Pusat, Senin (30/4/2018).
Sebanyak 100 ribu orang itu akan menyampaikan tiga tuntutan berjudul ‘Tritura Plus’ kepada Presiden RI, Joko Widodo, di Istana Merdeka, Jakarta Pusat.
Para buruh akan menuntut turunnya harga (listrik, BBM, dan sembako), meminta presiden mencabut Perpres no. 78 tahun 2015 tentang ketenagakerjaan, dan menuntut hadirnya presiden yang mau melakukan kontrak politik dengan kaum buruh.
“Massa dari KSPI akan memulai aksinya dari pukul 8 pagi hingga 12 siang di Istana Merdeka, lalu bergeser ke Istora Senayan sejak siang hingga pukul 5 sore,” tandas Rusdi.
Di sisi lain, massa dari Konfederasi Rakyat Pekerja Indonesia (KRPI) yang diketuai oleh Rieke Diah Pitaloka akan mengerahkan sekitar 50 ribu buruh yang berasal daei berbagai profesi.
“Sebanyak 50.000 gabungan massa dari serikat pekerja pos, pelabuhan, dan tenaga honorer aparatur sipil negara, seluruh peserta akan hadir pada tanggal 1 Mei,” kata Rieke, Minggu (29/4/2018) kemarin. (cw5)
- [message]
- [SUMBER BERITA Dan Judul Asli - Mari Kita Sama Sama Cross Check, Pada Dasarnya Situs Ini Hanyalah Mengambil Isi Tulisan Dari Link Dengan Judul Dibawah Ini - Terima Kasih]
- [Judul Asli ► Sumber Berita]

COMMENTS