alah satu sumur minyak di Desa Pasir Putih, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur, terbakar pada Rabu (25/4). Kobaran api menghanguskan apa saja yang ada dalam radius puluhan meter dari sumur.
RAKYAT SOSMED - Salah satu sumur minyak di Desa Pasir Putih, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur, terbakar pada Rabu (25/4).
Kobaran api menghanguskan apa saja yang ada dalam radius puluhan meter dari sumur.
Muhammad, warga Desa Pasir Putih, kepada Rakyat Aceh (Jawa Pos Group) mengisahkan, tragedi itu terjadi ketika dirinya asyik menonton pertandingan sepak bola di televisi sekitar pukul 01.30.
Limpahan minyak dari sumur membuat warga berbondong-bondong ke lokasi untuk mengais rezeki. Mereka mengumpulkan tumpahan minyak dengan menggunakan jeriken maupun drum.
Namun, malam itu, nahas dialami warga yang mengumpulkan minyak. Termasuk Evendi Hamid, ayah Muhammad.
Dia tersambar api dan mengalami luka parah. Minyak mentah yang bercampur gas menyembur ke udara menjadi "pohon api".
Belum diketahui asal api yang menimbulkan kebakaran hebat sumur minyak itu. Hanya, dipastikan korban meninggal mencapai 18 orang.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Aceh juga mencatat, sepuluh korban meninggal di lokasi kejadian.
Korban meninggal bisa saja bertambah karena 41 korban lainnya mengalami luka yang cukup parah.
Mereka harus dirawat intensif di rumah sakit. Selain korban jiwa, tiga rumah dilaporkan hangus terbakar. Juga sejumlah kendaraan roda dua.
Muhammad menceritakan, awalnya ayahnya datang ke sekitar sumur untuk menolong korban kebakaran.
"Pada awalnya api kecil. Namun, tiba-tiba api menyambar ke badan ayah saya dan warga desa lain yang hendak menolong," jelasnya.
Sampai tadi malam, petugas pemadam kebakaran yang dibantu tim Pertamina terus berjuang memadamkan api di lokasi sumur minyak.
Bupati Aceh Timur H Hasballah mengerahkan belasan mobil pemadam kebakaran.
Meski api belum bisa dipadamkan, seluruh korban, baik yang meninggal maupun terluka, sudah bisa dievakuasi.
"Kami fokus menolong korban, baik yang selamat maupun meninggal. Pemkab Aceh Timur akan terus berusaha berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memadamkan api di lokasi. Kami juga mengimbau masyarakat tetap waspada karena kobaran api sampai saat ini belum bisa dipadamkan," kata Hasballah.(ibi/mai/JPG/vir/c5/ang/jpnn)
- [message]
- [SUMBER BERITA Dan Judul Asli - Mari Kita Sama Sama Cross Check, Pada Dasarnya Situs Ini Hanyalah Mengambil Isi Tulisan Dari Link Dengan Judul Dibawah Ini - Terima Kasih]
- [Judul Asli ► Sumber Berita]

COMMENTS