Pengelola Rumah Susun (Rusun) Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, menyebutkan sebanyak 90 persen penghuni rusun yang ada menunggak bayar sewa. Tak tanggung-tanggung, bila ditotal tunggakan sewa pun mencapai Rp11 miliar.
RAKYAT SOSMED - Pengelola Rumah Susun (Rusun) Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, menyebutkan sebanyak 90 persen penghuni rusun yang ada menunggak bayar sewa. Tak tanggung-tanggung, bila ditotal tunggakan sewa pun mencapai Rp11 miliar.
“Banyak (penghuni tunggal, red), hampir 90 persen menunggak. Tercatat total tunggakan penghuni sampai sekarang ini sudah mencapai Rp11 Miliar,” ucap Kepala Unit Pelaksana (UP) Rusun Marunda, Yassin Pasaribu, kepada Poskotanews, Minggu (1/4/2018).
Menurut mantan Sekertaris Camat Johar Baru itu, lama tunggakan sewa rusun dilakukan penghuni berbeda-beda. “Bahkan ada penghuni yang nunggak selama 2 sampai 3 tahun lamanya,” ungkapnya.
Ditambahkannya, pengelola kerap meminta penghuni agar membayarkan tuganggakan sewanya. Namun, penghuni kerap beralasan tidak punya uang. “Padahal kita sudah sering memberi keringanan dan toleransi dengan cara dicicil,” jelasnya.
Sementara itu, untuk menangani masalah tunggakan ini, Yassin telah menyusun operasi khusus yang diberi nama Operasi Senyum. Dalam operasi ini, UPT menerjukan pegawainya yang cantik dan ramah untuk menagih para penunggak.
Rusun Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, sendiri terdiri dari empat blok dengan 700 unit kamar. Untuk tiap unitnya sendiri memiliki type 36, dengan harga sewa perbulan berbeda mulai Rp128 ribu hingga Rp371 ribu, disesuaikan letak lantai unit. (deny/yp)
- [message]
- [SUMBER BERITA Dan Judul Asli - Mari Kita Sama Sama Cross Check, Pada Dasarnya Situs Ini Hanyalah Mengambil Isi Tulisan Dari Link Dengan Judul Dibawah Ini - Terima Kasih]
- [Judul Asli ► Sumber Berita]

COMMENTS