Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto menceritakan keintiman antara partainya dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam semarak Milad ke-20 PKS di halaman kantor DPP PKS, Jakarta, Sabtu (21/04).
RAKYAT SOSMED - Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto menceritakan keintiman antara partainya dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam semarak Milad ke-20 PKS di halaman kantor DPP PKS, Jakarta, Sabtu (21/04).
Prabowo menyebut PKS lebih dari sekadar sekutu dalam berjuang. Karena menurutnya kedekatan Gerindra dengan PKS sudah terjalin lama dan sangat intensif.
"Saya dan PKS ada hubungan khusus, mereka enggak mau dikatakan sekutu tapi ingin dikatakan sebagai segajah. Mereka tidak meninggalkan Prabowo dan Gerindra di kala sulit, jadi Prabowo tidak akan meninggalkan PKS," ujar Prabowo.
Prabowo yang saat itu mengikuti acara penyambutan Peserta Road Bike Tour de Jakarta menjelaskan Gerindra merasa bangga karena bisa bekerjasama dengan PKS. Gerindra mengaku kini PKS menjadi kawan setia di kala senang maupun susah.
"Yang saya alami PKS kawan yang setia, tidak meninggalkan Prabowo dan Gerindra di kala susah," kata dia.
Prabowo juga mengucapkan selamat ulang tahun ke-20 kepada PKS. Dia berharap PKS dan Gerindra bisa bersama-sama berjuang untuk menegakkan kebenaran, keadilan dan kejujuran di Republik Indonesia
"Semoga nanti Gerindra dan PKS dan partai-partai lain yang bergabung bersama kita bisa menyelamatkan masa depan anak-anak dan cucu-cucu kita," pungkas dia.
Presiden PKS Senang
Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman menyambut gembira ungkapan dari Prabowo Subianto yang menyebut PKS sebagai teman setia.
"Pak Prabowo barusan menyebut PKS teman setia dan ungkapan itu sudah seringkali dilontarkan. Itu hal yang menggembirakan karena kebersamaan kami dimaknai positif menurut beliau," ujar Sohibul.
Ditanya soal koalisi capres-cawapres, Sohibul menyebutkan jika komunikasi dengan Gerindra terus diintensifkan. Dia menjelaskan di PKS, Sekjen Mustafa Kamal sudah ditunjuk sebagai ketua tim komunikasi koalisi capres-cawapres PKS. Sementara di Partai Gerindra, Sandiaga Uno yang ditunjuk untuk melakukan penjajakan dengan calon mitra koalisi.
"Beliau berdua terus berdialog," tutur dia.
Sohibul mengatakan jika semua partai memiliki hak untuk mengajukan putra terbaik sebagai calon pemimpin nasional. Namun, papar dia, pada akhirnya semua partai yang berkoalisi harus menghormati keputusan akhir dalam kesepakatan mitra koalisi.
"Posisi saya sebagai presiden partai yakni memperjuangkan amanah Majelis Syuro agar satu dari sembilan nama capres/cawapres dari PKS menjadi pemimpin nasional," ungkap Sohibul.
- [message]
- [SUMBER BERITA Dan Judul Asli - Mari Kita Sama Sama Cross Check, Pada Dasarnya Situs Ini Hanyalah Mengambil Isi Tulisan Dari Link Dengan Judul Dibawah Ini - Terima Kasih]
- [Judul Asli ► Sumber Berita]

COMMENTS