Suka Marah-marah, Makanya Elektabilitas Prabowo Subianto Terus Melorot Untuk kesekian kali, Prabowo Subianto terus-terusan dipecundangi Joko Widodo. Kali ini berdasarkan hasil survei elektabilitas Media Nasional (Median).
RAKYAT SOSMED - Suka Marah-marah, Makanya Elektabilitas Prabowo Subianto Terus Melorot Untuk kesekian kali, Prabowo Subianto terus-terusan dipecundangi Joko Widodo. Kali ini berdasarkan hasil survei elektabilitas Media Nasional (Median).
Dalam hasil survei elektabilitas yang dirilis Senin (16/4/2018) itu, Ketua Umum Partai Gerindra itu hanya mendapat 20,4 persen saja.
Sedangkan Jokowi, memiliki keterpilihan sebesar 36,2 persen.
Uniknya, angka yang didapat Prabowo itu terus mengalami grafik menurun dibanding dua bulan sebelumnya.
Terbukti, Mayoritas Masyarakat Ingin 2019 Ganti Presiden, Bukan Jokowi Lagi
Pada Februari lalu, elektabilitas mantan menantu Presiden Soeharto itu mencapai 21,2 persen.
Tragisnya, angka itu terus melorot pada April ini dengan hanya 20,4 persen. Artinya, ada penuruan elektabilitas sebesar 0,8 persen.
Demikian diungkap Direktur Riset Median, Sudarto, dalam acara survei di Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (16/4/2018).
Mayoritas Muslim Indonesia Masih Inginkan Jokowi Jadi Presiden
Uniknya, salah satu penyebab melorotnya keterpilihan mantan suami Titiek Soeharto itu dikarenakan tabiatnya yang suka marah-marah.
Menurut Sudarto, karakter Prabowo itu tak disukai oleh publik.
“Pembawaan Prabowo yang akhir-akhir ini tempramental dan berapi-api, itu bukan hal yang cocok dan membuat suara Prabowo menurun,” ungkap Sudarto.
Prabowo Subianto Bisa Batal Nyapres di Menit Terakhir Gara-gara Manuver Politik Ini
Sudarto membeberkan, pihaknya memiliki data perbedaan gaya dan karakter mantan Danjen Kopassus itu saat menjadi cawapres 2009 dan capres 2014 lalu.
Saat itu, sebutnya, Prabowo tampil jauh lebih kalem dan egaliter.
“Kalau beliau mengungkapan ketegasan, itu cuma dalam forum tertutup saja,” papar dia.
Panas, PKS Pecah Tak Lagi Kompak Dukung Prabowo Capres, Demi Strategi Politik Ini?
Berbeda, Prabowo kini selalu menunjukkan emosinya yang meledak-ledak di forum-forum terbuka.
“Itu yang membuat Prabowo agak turun elektabilitas selama dua bulan hingga 6 April ya,” tutupnya.
Adapun populasi survei dilakukan kepada seluruh warga yang memiliki hak pilih, dengan target sampel 1.200 reseponden.
Dukungan Capres Retak,’Saya Punya Firasat Prabowo Tidak Maju’
Sementara, Median mengklaim margin of error hasil survei tersebut sebesar 2,9 persen, dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
Responden dalam penelitian ini juga dipilih secara acak dengan teknik multistage random sampling dan proporsional atas populasi provinsi dan gender.
- [message]
- [SUMBER BERITA Dan Judul Asli - Mari Kita Sama Sama Cross Check, Pada Dasarnya Situs Ini Hanyalah Mengambil Isi Tulisan Dari Link Dengan Judul Dibawah Ini - Terima Kasih]
- [Judul Asli ► Sumber Berita]

COMMENTS