Dua perempuan bercadar diklaim seorang warganet menolak uluran pertolongan seorang lelaki, ketika mereka menjadi korban kecelakaan. Kisah itu diceritakan lewat insta story akun Instagram @whoisvickyy, yang kemudian diunggah ulang akun @BanyuSadewa di Twitter.
RAKYAT SOSMED - Dua perempuan bercadar diklaim seorang warganet menolak uluran pertolongan seorang lelaki, ketika mereka menjadi korban kecelakaan.
Kisah itu diceritakan lewat insta story akun Instagram @whoisvickyy, yang kemudian diunggah ulang akun @BanyuSadewa di Twitter.
Dalam unggahan itu diceritakan, kedua perempuan bercadar itu berboncengan mengendarai sepeda motor di depan Rumah Sakit Royal Surabaya menuju Rungkut Industri Surabaya, Jawa Timur, Rabu (7/3/2018) sore.
Kala itu, jalanan di kawasan tersebut tergenang air sehabis hujan. Namun, keduanya tetap mengambil jalur tengah sehingga pakaian mereka kuyup terkena cipratan air yang terlindas ban mobil arah berlawanan.
Karena pakaian mereka bertambah berat terkena cipratan air, kain perempuan bercadar yang berada di jok belakang motor tersangkut di rantai kendaraan.
Alhasil, kedua pengendara motor itu terjatuh ke jalanan yang dipenuhi genangan air hujan.
Insiden tersebut terjadi tepat di depan mata Vicky, dan ia tergerak menolong. Rupanya niat baik Vicky malah dimentahkan oleh dua perempuan tersebut.
Menurut klaim Vicky, kedua perempuan itu menolak pertolongannya karena ia tak memunyai hubungan kekeluargaan apa pun dengan mereka alias mahram.
Lihat gambar di TwitterLihat gambar di TwitterLihat gambar di TwitterLihat gambar di Twitter
Mahram adalah kata baku bahasa Indonesia dari muhrim. Artinya adalah, orang yang masih termasuk sanak saudara dekat karena keturunan, sesusuan, atau hubungan perkawinan. Mahram juga diartikan sebagai laki-laki yang dapat melindungi perempuan istri atau keluarganya.
"Heh kamu setop berhenti! jangan sentuh saya! bukan Muhrim!" tulis Vicky menirukan suara perempuan tersebut.
Vicky pun kaget dan terbelalak. Ia mengakui tak menyangka dalam situasi tersebut keduanya masih bisa mengatakan jawaban seperti itu.
Kedua perempuan itu, kata Vicky, sempat meminta pertolongan kepada ibu-ibu yang mengendarai motor dan kebetulan melintas di sana.
(((Mbak-Mbak Bercadar Part 2))) pic.twitter.com/FQSwneMn8M
9 Mar
Namun, ibu-ibu tu memilih pergi, tak mau menolong kedua perempuan tersebut.
Merasa kesal ditolak, dua orang laki-laki termasuk Vicky sengaja meninggalkan dua perempuan tersebut. Sedangkan kedua wanita itu masih berteriak meminta pertolongan.
Kerundung salah satu perempuan itu masih menyangkut di rantai motor, dan telapak tangannya berdarah.
Sumber : Suara.com
Ternyata gak selalu what-so-called “SIMBOL AGAMA” itu mencerminkan sikap yang juga “beragama” juga yah?#smh— Simpenan Pejabat (@BanyuSadewa) March 9, 2018
(((Mbak-Mbak Bercadar Part 1))) pic.twitter.com/WD40h0rcKS
(((Mbak-Mbak Bercadar Part 2))) pic.twitter.com/FQSwneMn8M— Simpenan Pejabat (@BanyuSadewa) March 9, 2018
Aku gak tau harus komen kaya gimana ...— Simpenan Pejabat (@BanyuSadewa) March 9, 2018
KZL.
Orang-orang yang “mabuk agama” ini kadang emang suka keterlaluan.
Sama kaya orang yang mabuk alkohol, suka gak sadar kalo dirinya tuh “mabuk”. pic.twitter.com/RFp5wevXWl
- [message]
- [SUMBER BERITA Dan Judul Asli - Mari Kita Sama Sama Cross Check, Pada Dasarnya Situs Ini Hanyalah Mengambil Isi Tulisan Dari Link Dengan Judul Dibawah Ini - Terima Kasih]
- [Judul Asli ► Sumber Berita]








COMMENTS