Loading...

Dekat Pilkada Serentak, Isu SARA di Medsos Meningkat di Jabar, Jatim, dan Jateng

Direktorat Tindak Pidana Siber dari Bareskrim Polri mencatat ada beberapa daerah di Tanah Air yang alami peningkatan penyebaran kebencian berbasis Suku, Agama, Ras, dan Antar-golongan (SARA) di media sosial. Peningkatan itu terjadi seiring pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah serentak tahun 2018.


RAKYAT SOSMED -  Direktorat Tindak Pidana Siber dari Bareskrim Polri mencatat ada beberapa daerah di Tanah Air yang alami peningkatan penyebaran kebencian berbasis Suku, Agama, Ras, dan Antar-golongan (SARA) di media sosial. Peningkatan itu terjadi seiring pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah serentak tahun 2018.

Kasubdit I Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Kombes, Irwan Anwar, menyebutkan maraknya ujaran kebencian berkonten SARA itu di antaranya meningkat di wilayah Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah.

"Pulau Jawa, yaitu di Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Banten dan DKI Jakarta (mengalami peningkatan isu SARA)," kata Irwan saat dikonfirmasi awak media, Jumat, 30 Maret 2018.

Daerah-daerah di Pulau Jawa tersebut, kecuali DKI, memang tengah menggelar proses pemilihan gubernur. Anehnya, meskipun Ibu Kota Jakarta tidak menggelar pesta demokrasi, tetapi masih juga mengalami peningkatan penyebaran isu SARA di media daring.

Menurut Irwan, wilayah Indonesia di luar Pulau Jawa juga tak luput dari maraknya penyebaran isu kebencian berbasis SARA menjelang pelaksanaan Pilkada 2018 ini.

"Di luar Jawa itu ada (peningkatan di) Sumatera Utara, Sumatera Barat, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur dan Sulawesi Selatan," kata Irwan.

Menurut Irwan, ada 18 jenis tindak pidana di dunia maya yang diawasi oleh jajaran di Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri. Saat ini, sambung Irwan, salah satu yang mengalami peningkatan adalah perkara ujaran kebencian berkonten SARA.

"18 jenis kejahatan yang ditangani Dit Siber, khusus kejahatan ujaran kebencian baik yang berkonten SARA meningkat dan lebih banyak," ujarnya.

Penghinaan dan Pencemaran Nama Baik

Irwan melanjutkan, selain penyebaran ujaran kebencian bernuansa SARA, kasus penghinaan dan pencemaran nama baik juga mengalami kenaikan yang signifikan dibandingkan saat tidak ada pelaksanaan Pilkada.

"Konten penghinaan dan pencemaran, juga meningkat dan lebih banyak," kata Irwan.

Terkait kejahatan di Siber, sebelummya, polisi juga telah mengungkap kelompok penyebar ujaran kebencian di media sosial yang tergabung dalam kelompok The Family Muslim Cyber Army (MCA).

The Family MCA diduga kuat sering melemparkan isu provokatif di media sosial, antara lain kebangkitan PKI, penculikan Ulama, dan penyerangan terhadap nama baik Presiden, pemerintah, serta tokoh-tokoh tertentu.

Kelompok ini juga melibatkan mantan dari anggota atau jaringan dari sindikat penyebar hoax Saracen yang sebelumnya sudah diusut polisi.

Selain ujaran kebencian, kelompok MCA ini ditengarai juga mengirimkan virus kepada kelompok atau orang yang dianggap musuh. Virus ini biasanya merusak perangkat elektronik penerima.

Berdasarkan data terakhir dari Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, dalam kasus ini, telah menangkap tujuh penyebar hoax yang berada dalam kelompok The Family MCA. (ren)


  • [message]
    • [SUMBER BERITA Dan Judul Asli - Mari Kita Sama Sama Cross Check, Pada Dasarnya Situs Ini Hanyalah Mengambil Isi Tulisan Dari Link Dengan Judul Dibawah Ini - Terima Kasih]

COMMENTS

loading...
Loading...

BERITA LAINNYA$type=sticky$count=4$author=hide$readmore=hide

Name

Beritanya,4984,DAERAH,436,EKONOMI,431,INTERMEZO,505,INVESTIGASI,233,JAKARTA,394,Kejadian,489,KIRIMAN NETIZEN,178,KORUPSI,267,KRIINAL,1,KRIMINAL,833,OLAHRAGA,6,OPINI,787,PIALA DUNIA 2018,6,POLITIK,1929,TEKNOLOGI,5,TERORIS,187,VIRAL,2469,WORLD,206,
ltr
item
RAKYAT SOSMED: Dekat Pilkada Serentak, Isu SARA di Medsos Meningkat di Jabar, Jatim, dan Jateng
Dekat Pilkada Serentak, Isu SARA di Medsos Meningkat di Jabar, Jatim, dan Jateng
Direktorat Tindak Pidana Siber dari Bareskrim Polri mencatat ada beberapa daerah di Tanah Air yang alami peningkatan penyebaran kebencian berbasis Suku, Agama, Ras, dan Antar-golongan (SARA) di media sosial. Peningkatan itu terjadi seiring pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah serentak tahun 2018.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh0Kf1O_cKPri_kBYqQFQgI1TIaggtP3l9y77gRFKbq-F2xZeKFoeseHp3TnUMPSZsTIapzZr5KHen5FfmfPT27vDbrE-l-avDwF0R2sOaXfiZeGyLRNekbsFFsx3cXM5mz_1BFTPqBNP0/s640/%25C2%25A9suarasosmed-SARACEN+MCA.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh0Kf1O_cKPri_kBYqQFQgI1TIaggtP3l9y77gRFKbq-F2xZeKFoeseHp3TnUMPSZsTIapzZr5KHen5FfmfPT27vDbrE-l-avDwF0R2sOaXfiZeGyLRNekbsFFsx3cXM5mz_1BFTPqBNP0/s72-c/%25C2%25A9suarasosmed-SARACEN+MCA.jpg
RAKYAT SOSMED
https://suarasosmedinfo.blogspot.com/2018/03/dekat-pilkada-serentak-isu-sara-di.html
https://suarasosmedinfo.blogspot.com/
https://suarasosmedinfo.blogspot.com/
https://suarasosmedinfo.blogspot.com/2018/03/dekat-pilkada-serentak-isu-sara-di.html
true
987615840204520119
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy