Air dari Bendung Katulampa, Bogor diperkirakan akan tiba di Jakarta dalam tempo sembilan jam lagi. Warga di bantaran Ciliwung di sepanjang Bogor, Depok, hingga Jakarta diminta waspada adanya luapan sungai.
SUARASOSMED - Air dari Bendung Katulampa, Bogor diperkirakan akan tiba di Jakarta dalam tempo sembilan jam lagi. Warga di bantaran Ciliwung di sepanjang Bogor, Depok, hingga Jakarta diminta waspada adanya luapan sungai.
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, banjir diprediksi akan terjadi di beberapa wilayah.
“Diprediksikan sekitar 9 jam ke depan debit banjir akan sampai di Pintu Air Manggarai, Jakarta,” kata Sutopo dalam keterngan tertulisnya, Senin (5/2).
Lihat juga: BPBD: Bendung Katulampa Siaga 1, Jakarta Waspada Banjir
Ia mengimbau warga di bantaran Ciliwung untuk tidak beraktivitas di pinggir sungai. Kawasan di Jakarta yang diperkirakan akan diterjang luapan air adalah Srengseng Sawah, Rawajati, Kalibata, Pengadegan, Pejaten Timur, Kebon Baru, Bukit Duri, Balekambang, Cililitan, Bidara Cina dan Kampung Melayu.
Hujan deras mengguyur wilayah hulu Ciliwung di Bogor sejak Minggu (4/2) malam hingga Senin dini hari. Hal ini membuat tinggi muka air Bendung Katulampa terus naik. Terakhir pada pukul 09.05 WIB, tinggi air di Katulampa mencapai 240 cm atau level siaga satu.
“Hujan masih berlangsung di wilayah Bogor sehingga dapat menambah debit banjir Sungai Ciliwung,” kata Sutopo.
Namun diperkirakan, banjir tidak akan besar dan meluas karena hujan tidak merata. Sampai saat ini sungai-sungai lain di wilayah Jakarta masih level normal atau aman seperti Kali Krukut, Kali Cipinang, Kali Sunter, Kali Karet, dan Kali Pesanggrahan.
“Banjir diperkirakan hanya terjadi di permukiman di bantaran sungai, daerah-daerah lain masih aman,”ujarnya.
Lihat juga: FOTO: Banjir Rob Terjang Semarang
Sutopo mengatakan, Badan Penangguangan Bencana Daerah BPBD Kabupaten Bogor dan BPBD DKI Jakarta telah menyebarkan informasi peringatan dini banjir kepada masyarakat, aparat Lurah dan Kecamatan. Peralatan, logistik, dan personil disiapkan untuk melakukan antisipasi banjir.
Februari adalah puncak hujan untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya. Menurut Sutopo, potensi banjir akan terus meningkat seiring dengan meningkatnya curah hujan. Karena itu masyarakat dihimbau untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi banjir dan genangan. (sur)
2.Tinggi muka air di Bendung Katulampa telah mencapai 220 cmr pada Senin (5/2/2018) pukul 08.30 Wib sehingga menyentuh pada level Siaga I atau level tertinggi dari tingkatan banjir. Pada pukul 09.00 Wib, naik menjadi 230 centimeter, kemudian pada pukul 09.05 Wib menjadi 240 cm.— BNPB Indonesia (@BNPB_Indonesia) February 5, 2018
- [message]
- [SUMBER BERITA Dan Judul Asli - Mari Kita Sama Sama Cross Check, Pada Dasarnya Situs Ini Hanyalah Mengambil Isi Tulisan Dari Link Dengan Judul Dibawah Ini - Terima Kasih]
- [Judul Asli ► Sumber Berita]

COMMENTS