Mantan Ketua Umum (Ketum) PP Muhammadiyah Buya Syafii Maarif dihina dan difitnah melalui media sosial berkaitan dengan kunjungan beliau meninjau Gereja Santa Lidwina Bedog, Desa Trihanggo, Kecamatan Gamping, Sleman, Yogyakarta, Minggu (11/2/2018) , satu jam setelah terjadinya aksi penyerangan yang dilakukan oleh Suliyono.
RAKYAT SOSMED - Mantan Ketua Umum (Ketum) PP Muhammadiyah Buya Syafii Maarif dihina dan difitnah melalui media sosial berkaitan dengan kunjungan beliau meninjau Gereja Santa Lidwina Bedog, Desa Trihanggo, Kecamatan Gamping, Sleman, Yogyakarta, Minggu (11/2/2018) , satu jam setelah terjadinya aksi penyerangan yang dilakukan oleh Suliyono.
Adalah akun Facebook bernama Asyhadu Amrin (Satria Dirgantara), dari penelusuran penulis diketahui bahwa Asyhadu ini memiliki banyak akun di Facebook. Tercatat akun
https://www.facebook.com/profile.php?id=100012708186195 https://www.facebook.com/militan.keadilan
https://www.facebook.com/asyhadu.amrin.3
https://www.facebook.com/profile.php?id=100006318365980
Akun Asyhadu juga diketahui setelah melakukan hinaan-nya terhadap Buya Syafii Maarif menjadi viral, pada jam 18.45 wib Akunnya telah unavailable, kemungkinan private mode. Sedang postingan Asyhadu yang memfitnah Buya Syafii Maarif sudah dihapus, dan ini adalah bukti kepengecutannya, perlu diketahui bahwa seringkali Asyhadu ini menghapus postingan untuk menghilangkan bukti, tapi tenang kali ini sudah terlanjur di screenshot oleh kawan-kawan netizen.
Dengan nyinyirnya Asyhadu memposting unggahannya " Saat Ulama diserang dan dibunuh, dia diam dan cuek saja. Mengapa begitu ..?
Sebab, kalau ke geraja dapat amplop.? "
Sungguh sangat keji fitnah yang terlontar dari Asyhadu ini, tidak seperti netizen lain yang prihatin terhadap tragedi penyerangan di Gereja St. Lidwina , justru Asyhadu menebarkan fitnah keji dan seakan malah memprovokasi serta berupaya mengadu domba antar umat beragama.
Dari penelusuran terkait Akun-akun Ashadu Amrin diketahui pula bahwa orang ini adalah kader partai Ahlu fitnah waljamaah PKS, dan diketahui pula si Unyu-unyu ini juga salah satu pasukan Cyber Army PKS yang tergabung dalam organisasi Militan Keadilan. Selain itu juga ada kemungkinan juga bahwa si Unyu-unyu adalah anggota Ormas radikal FPI.
Dalam salah satu foto yang diunggahnya di Facebook, Ashadu dengan bangga melakukan swafoto memegang sepucuk senjata api dengan latar belakang kotak besi tempat Amunisi, kemungkinan lokasi berada di gudang senjata. Polisi sangat perlu melakukan penyelidikan terhadap orang ini, karena tidak mungkin orang sipil bisa berada di gudang senjata tanpa izin dari pihak terkait, walaupun seumpama dirinya tergabung dalam PERBAKIN saya rasa hal ini sangat tak wajar.
Dalam salah satu foto yang diunggahnya di Facebook, Ashadu dengan bangga melakukan swafoto memegang sepucuk senjata api dengan latar belakang kotak besi tempat Amunisi, kemungkinan lokasi berada di gudang senjata. Polisi sangat perlu melakukan penyelidikan terhadap orang ini, karena tidak mungkin orang sipil bisa berada di gudang senjata tanpa izin dari pihak terkait, walaupun seumpama dirinya tergabung dalam PERBAKIN saya rasa hal ini sangat tak wajar.
Asyhadu ini saya menduga adalah salah satu admin pengelola dari halaman Fanspage Militan Keadilan, coba kita telusuri yuk tautan berikut ini, https://www.facebook.com/officialmilitankeadilan/ .
Fanspage Militan Keadilan kita semua tahu merupakan salah satu fanspage penyebar hoax yang selalu dengan keji, melakukan fitnah dan provokasi.
Ekhm saya juga menemukan foto dari album koleksi Ashyadu, sebuah foto bendera hitam bertuliskan Mujahidah Nusaibah, entah apa maksudnya, yang saya tahu Nusaibah binti Ka 'ab seorang Srikandi pembela Rasulullah.
Asyhadu boleh saja ngeles seperti Zaadit dan Ahmad Fathonah serta rekan-rekannya yang lain, bahwa dia bukan kader PKS. Bahkan dia bisa menghapus pula status unggahan yang bernada provokatif dan fitnah, tapi maaf saja sudah terlanjur kami screenshot semuanya.
Asyhadu lupa bahwa dia teriak sok bela Ulama tapi justru dia memfitnah keji Buya Syafii Maarif dengan Hoax yang keji. Saya bertanya Ulama yang baik menurut dia seperti apakah ? , apakah ulama yang mesum dan selalu nyinyir menebarkan fitnah kedengkian yang dia anggap sebagai ulama yang harus dia bela mati-matian ?. Pokoknya yang seide dengan PKS, pasti dianggap ulama yang pantas dibela, sedang yang berseberangan politik dengan PKS bukan muslim bukan ulama dan pantas dimusuhi dengan fitnah kedengkian.
Asyhadu berapakah banyak kedengkian yang kau ciptakan untuk menista orang yang berseberangan politik denganmu ?, Asyhadu sungguh butakah matamu itu, menista bangsa sendiri dengan pemerintahannya dan menganggungkan Turki sebagai negara bersyariah ?. Goblog bin balul kau Asyhadu, Turki itu negeri liberal yang zholim, Turki itu negeri yang tergabung dalam NATO. Tanyakan berapa banyak Muslim Kurdi yang dibantai tentara Turki tapi jangan tanyakan berapa banyak Negara-negara Islam yang hancur akibat ulah NATO.
Asyhadu ingat pesanku benci boleh itu hak kamu, tapi goblog dan bikin orang lain jadi goblog itu adalah kamu.
Asyhadu hasil karyamu dari mulai kasus santri garut yang dibacok ternyata terbukti hoax, kemudian dengan menggunakan berita soal penyerangan Gereja di Jogja, kau menebarkan fitnah keji terhadap Buya Syafii Maarif. Tujuan kau sebenarnya selain menghancurkan nama baik Buya Syafii Maarif, juga ada tujuan lain yaitu membentuk dan membangun opini untuk mendeskreditkan Jokowi.
Soal pake isu PKI gak mempan, pake isu jokowi anti Islam gak terbukti, pake isu gak bisa kerja malah gagal. Terlihat jelas kau salah seorang aktor yang berdiri di belakang layar, dalam melahirkan berita Hoax. Bahkan untuk isu bangkitnya PKI, penulis sudah menuliskan bantahan langsung, walau tulisan sudah terkesan uzur, tetapi penulis merasa masih relevan digunakan untuk membantah fitnah bangkitnya PKI.
https://seword.com/politik/bangkitnya-pki-di-magelang
Sumber :
https://www.tidarnews.com/2018/02/kronologi-kejadian-penyerangan-gereja.html
https://www.tidarnews.com/2018/02/buya-syafii-maarif-langsung-datangi.html
https://www.tidarnews.com/p/galery.html
http://www.tribunislam.com/2018/02/awas-adu-domba-setelah-di-jabar-ulama.html?m=1
https://international.sindonews.com/read/1280895/43/turki-dituduh-rekrut-eks-milisi-isis-untuk-perang-di-suriah-1518194585
► https://seword.com/umum/asyhadu-amrin-kader-pks-ini-menista-buya-syafii-maarif-karena-mengunjungi-gereja-st-lidwina-BysCn_R8f
TERCYDUK
Alhamdulilah Sudah tercyduk Asyhadu Amrin.— Capres Abadi (@P3nj3l4j4h) February 14, 2018
Mantap @DivHumasPolri 👍👍👍
Bijaklah bermedsos,ingat jari anda menentukan masa depan anda.! pic.twitter.com/rjB3sc1e33
- [message]
- [SUMBER BERITA Dan Judul Asli - Mari Kita Sama Sama Cross Check, Pada Dasarnya Situs Ini Hanyalah Mengambil Isi Tulisan Dari Link Dengan Judul Dibawah Ini - Terima Kasih]
- [Judul Asli ► Sumber Berita]







COMMENTS