Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, harus segera mengevaluasi kinerja Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) DKI Jakarta, Koesmedi Priharto. Tindakan keras itu perlu dilakukan terkait kasus gizi buruk yang diderita 194 anak-anak di Jakarta Utara.
SUARASOSMED - Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, harus segera mengevaluasi kinerja Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) DKI Jakarta, Koesmedi Priharto. Tindakan keras itu perlu dilakukan terkait kasus gizi buruk yang diderita 194 anak-anak di Jakarta Utara.
Ketua Fraksi PDI Perjuangan di DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono, mengaku kaget mendengar kabar tersebut. Ditegaskannya bahwa kasus gizi buruk terjadi akibat kinerja Kepala Dinas Kesehatan yang kurang baik.
"Kalau di Jakarta masih ditemukan gizi buruk berarti ada yang enggak beres itu (kinerja Dinas Kesehatan Jakarta)," kata Gembong seperti dikutip RMOL.co Group Jawa Pos, Jumat (2/2).
Menurut dia, fasilitas kesehatan yang disediakan pemerintah sudah terbilang banyak. Pemerintahan Anies-Sandi pun jauh berbeda dengan pemerintahan sebelumnya, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat, yang sangat memperhatikan kesehatan masyarakat melalui program "Ketuk Pintu Layani dengan Hati".
Basuki alias Ahok memberdayakan fasilitas kesehatan seperti Puskesmas dan Posyandu dengan maksimal. "Artinya, kalau sampai hari gini masih ada gizi buruk, berarti itu kan enggak jalan," sesalnya.
Berdasarkan data dari Suku Dinas Kesehatan DKI Jakarta Utara, sebanyak 194 anak di wilayahnya mengalami gizi buruk pada 2017. Data terakhir menunjukkan jumlahnya berkurang menjadi 34 anak.
- [message]
- [SUMBER BERITA Dan Judul Asli - Mari Kita Sama Sama Cross Check, Pada Dasarnya Situs Ini Hanyalah Mengambil Isi Tulisan Dari Link Dengan Judul Dibawah Ini - Terima Kasih]
- [Judul Asli Gembong: Program Ahok Tak Dilanjutkan Anies, Jadi Ada Kasus Gizi Buruk ► Sumber Berita]

COMMENTS