RAKYAT SOSMED - Jawaban Telak Untuk ILC Kemarin malam 13 Februari 2018, Teror Pemuka Agama Apakah Ada Dalangnya ?? Suarasosmed punya pendapat - Dalangnya pasti ADA !!, Motivnya Jelas, untuk menggangu kestabilan nasional di pemerintahan Jokowi, dan untuk tetap menghangatkan ISU SARA dan PKI !!.. yaitu isu pokok yang digunakan lawan politik untuk menyerang Jokowi.
RAKYAT SOSMED - Jawaban Telak Untuk ILC Kemarin malam 13 Februari 2018, Teror Pemuka Agama Apakah Ada Dalangnya ?? Suarasosmed punya pendapat - Dalangnya pasti ADA !!, Motivnya Jelas, untuk menggangu kestabilan nasional di pemerintahan Jokowi, dan untuk tetap menghangatkan ISU SARA dan PKI !!.. yaitu isu pokok yang digunakan lawan politik untuk menyerang Jokowi.
Karni Ilyas mengumumkan melalui akun Twitter pribadinya bahwa Indonesia Lawyers Club (ILC) malam ini mengambil tema “Teror ke Pemuka Agama: Adakah Dalangnya?”. Sontak, beragam tanggapan dilontarkan warganet.
“Dear Pencinta ILC: Diskusi kita, Selasa pukul 19.30 Wib, besok, berjudul “Teror ke Pemuka Agama: Adakah Dalangnya?” Selamat menyaksikan” twit @karniilyas, Senin (12/2/2018).
Ratusan pengguna Twitter pun berkomentar menanggapi twit tersebut.
Puluhan pengguna Twitter menyampaikan aspirasinya terkait nara sumber yang diundang. Di antara nama yang diusulkan oleh netizen adalah Mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.
“coba undang mantan panglima gatot nurmantyo, beliau yg paling pertama mengendus ini akan terjadi…..” komentar @Qis5a yang kemudian difavoritkan 88 pengguna Twitter.
Beberapa pengguna Twitter mengusulkan Buya Syafi’i.
“Benar bgt… Ketika ulama diserang kemana suara si buya… Request ya bang @karniilyas” kata @FrancaisSusi.
Beberapa pengguna Twitter lainnya mengusulkan Densus 88.
“Kalau bisa pak karni, hadirkan juga perwakilan densus 88…. biar ulama juga dilindungi, jgn cuma gereja yg dijaga, pesantren juga harus dijaga… sepertinya ada dalang dibalik semua kejadian ini…” kata @Arfizam4
Ada pula yang menanggapi dengan berusaha menebak siapa dalangnya.
“Ada Pak…. PKI Dalangnya pak” kata @Andrie07253255
FAHRI HAMZAH SERANG PENGURUS NEGARA ( REZIM JOKOWI ?? ) Seperti Ini Di ILC Kemarin
“Jawabannya: “gak ada”. Kalau ada dalangnya jadi rame. Jelasnya “hidden files” kalii…” kata @Ykarsianto [tarbiyah]
Dari Situ, Kita BIsa LIhat Bahwa Sampai Saat Ini Kepolisian Telah Umumkan 2 Situasi Yang Tertangkap Bahwa Ada Teror Ke Pemuka Agama Yang HOAX.. Simak
Penganiayaan Ustaz oleh Orang Gila di Bogor Hoax!
Polisi telah menelusuri beredarnya informasi ustaz dianiaya orang gila di Bogor yang viral di media sosial (medsos). Polisi memastikan penganiayaan memang terjadi, tetapi tidak melibatkan ustaz ataupun orang gila.
"Kejadian ada, tapi enggak ada kaitan dengan ulama atau orang gila," ucap Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar Kombes Umar Surya Fana kepada detikcom via pesan singkat, Kamis (8/2/2018).
Dari hasil penelusuran, memang ada insiden penganiayaan tersebut. Kejadian itu berlangsung di Kampung Cijambe, Desa Banyuasih, Kecamatan Cigedug, Kabupaten Bogor pada Selasa (6/2) lalu. "Penganiayaannya melibatkan antar petani," kata Umar.
Umar menjelaskan insiden berdarah itu bermula saat saat korban Sulaiman (53) tengah berada di kebunnya untuk mengambil hasil panen durian. Tiba-tiba pelaku Jamhari (55) datang berniat membeli durian milik korban.
"Akan tetapi, korban tidak memberikan durian itu kepada pelaku," katanya.
Singkat cerita, pelaku meninggalkan lokasi. Ia pulang ke rumah untuk sengaja mengambil sebilah golok. "Tiba-tiba dia datang lagi menemui korban dan langsung membacok korban di bagian pipi sebelah kanan," katanya.
Akibat peristiwa itu, korban mengalami luka cukup parah dan dilarikan ke rumah sakit terdekat. Sementara pelaku, saat ini sudah diamankan.
"Jadi kalau informasi orang gila aniaya ustaz itu tidak benar," kata dia.
► https://news.detik.com/berita-jawa-barat/d-3856229/penganiayaan-ustaz-oleh-orang-gila-di-bogor-hoax
Video PKI di Bogor Ternyata Cuma 'Settingan', 6 Pelaku Diringkus
Polres Bogor berhasil mengamankan enam pelaku dan penyebar video persekusi terhadap tunawisma yang dituduh komunis di Kampung Dayeuh, Kecamatan Cileungsi. Adapun kejadian tersebut terjadi pada Sabtu (10/2) dini hari.
"Kami sudah mengamankan pelaku sebanyak enam orang dan kita akan terus mengamankan yang main hakim sendiri," ujar Kapolres Bogor AKBP Andi Moch Dicky kepada JawaPos.com, Selasa (13/2).
Dia membeberkan, dua pelaku bertugas menyebarkan video persekusi itu di akun media sosial.
Seorang di antaranya melakukan penghasutan dan menyebut kalau korban menganut paham ideologi terlarang tersebut.
"Empat orang lainnya adalah orang yang berada di TKP dan terekam pada video melakukan tindakan kekerasan," jelas Dicky.
Selain mengamankan pelaku, Polres Bogor juga mengamankan korban berinisial S (41). Setelah diperiksa, dia sama sekali tidak terkait dengan Partai Komunis Indonesia.
"Ternyata bahwa settingan tersebut adalah karangan dari si penyebar hoax itu sendiri," sebut Dicky.
Korban sendiri merupakan seorang tunawisma yang mengalami gangguan kejiwaan dan bukan berasal dari Bogor, melainkan dari daerah Pemalang.
"Oleh karena itu korban akan dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis dan dilakukan pemeriksaan kejiwaan," tambahnya.
Berkaca pada kasus tersebut, Dicky meminta agar masyarakat tidak mudah terprovokasi dan main hakim sendiri. Bila ada yang mencurigakan, lebih baik segera dilaporkan ke aparat setempat.
Dia menegaskan bahwa ancaman hukuman penyebar isu SARA dan kebencian, ataupun pencemaran nama baik di media sosial pun sangat tegas.
Mereka dapat dijerat dengan undang-undang ITE yang ancaman hukumannya lebih dari lima tahun penjara.
"Saya imbau agar masyarakat lebih berhati-hati. Ada pepatah mengatakan mulutmu harimaumu, untuk media sosial sendiri, jempol atau jarimu adalah harimaumu," pungkas Dicky.
Sebelumnya viral di media sosial, sebuah video dan foto terkait ditangkapnya seorang pria yang diduga sebagai pengikut paham ideologi komunis.
Dalam video tersebut, korban diperlakukan secara kasar dengan cara pelecehan, kekerasan, dan pem-bullyan oleh sekelompok warga di Cileungsi, Kabupaten Bogor.
► https://www.jawapos.com/read/2018/02/13/188412/video-pki-di-bogor-ternyata-cuma-settingan-6-pelaku-diringkus#.WoMR8vx6AFo.whatsapp
KESIMPULANNYA APAKAH ADA DALANGNYA ?? Begini Menurut Kami
Dalang Sudah Pasti Ada, Namun Apa Akan Ditemukan ?? - Dari Uraian Diatas jelas dalang adalah orang yang paling megambil keuntungan terhadap kejadian kejadian ini, apa tujuan kejadian kejadian diatas ?? Menurut Suarasosmed kejadian kejadian yang ada jelas untuk menganggu kententraman dan kestabilan nasional, sehingga rakyat seperti ditteror dan tidak tenang berada di jaman ini, selain itu, konflik ini untuk memanaskan isu SARA sehingga tetap hangat di masyarakat.. Hal ini jelas untuk menguncang PEMERINTAHAN JOKOWI Terlebih ditahun politik yang semakin dekat dengan PILPRES 2019.. jelas ini adalah permaianan dari Lawan Politik JOKOWI... Itu menurut kami suarasosmed.. bagaimana menurut anda ??
- [message]
- [SUMBER BERITA Dan Judul Asli - Mari Kita Sama Sama Cross Check, Pada Dasarnya Situs Ini Hanyalah Mengambil Isi Tulisan Dari Link Dengan Judul Dibawah Ini - Terima Kasih]
- [Judul Asli ► Sumber Berita Dari Berbagai Sumber Dan Opini Suarasosmed]


COMMENTS