akarta: Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo membantah, tudingan sejumlah pihak yang menyebut rencana penunjukan perwira Polri sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara dan Jawa Barat bermuatan politis. Sebab, masa akhir jabatan gubernur dengan pelantikan PJ bersamaan dengan pelaksanaan Pilkada serentak 2018.
SUARASOSMED - Jakarta: Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo membantah, tudingan sejumlah pihak yang menyebut rencana penunjukan perwira Polri sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara dan Jawa Barat bermuatan politis. Sebab, masa akhir jabatan gubernur dengan pelantikan PJ bersamaan dengan pelaksanaan Pilkada serentak 2018.
"Jabar, Sumut mau main apa? Wong selesainya gubernur Jabar itu Juni. Sumut juga Juni, Pilkada Juni. Lah iya, gimana mau main," kata Tjahjo di Kantor MetroTV, Kedoya, Jakarta Selatan, Jumat, 26 Januari 2018.
Masa jabatan Gubenur Jawa Barat Ahmad Heryawan sendiri berakhir pada 13 Juni 2018 sedangkan Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry berakhir pada 17 Juni 2018. Pj bisa dilantik selama masa jabatan kedua pejabat itu habis sementara, Pilkada dimulai pada 26 Juni 2018.
Baca: Mendagri Tunjuk Polisi jadi Penjabat Gubernur Jabar dan Sumut
Oleh karena itu, menurut Tjahjo, tudingan adanya permainan dalam gelaran Pilkada serentak nanti sangat tidak mendasar. Mengingat, waktu pelantikan Pj dan Pilkada cukup singkat, tak memakan waktu sampai dua minggu.
"Kecuali sekarang diganti, orang boleh curiga. Nanti itu mepet sekali kalau mau bermain ya, lagi pula sekarang juga profesional. Saya minta izin tertulis pada kapolri, pada menkopolhukam untuk jabatan itu," katanya.
Tjahjo menegaskan, tak ada motif apapun dalam penunjukkan polisi menjadi Pj. Terlebih, apa yang sedang berkembang sekarang masih bersifat usulan.
"Kan saya mengajukan, enggak boleh mendahului, terserah Presiden. Enggak mungkin saya membohongi Presiden," tandas Tjahjo.
- [message]
- [SUMBER BERITA Dan Judul Asli - Mari Kita Sama Sama Cross Check, Pada Dasarnya Situs Ini Hanyalah Mengambil Isi Tulisan Dari Link Dengan Judul Dibawah Ini - Terima Kasih]
- [Judul Asli Mendagri Bantah Pati Polri Jadi Penjabat Bermuatan Politis ► Sumber Berita]

COMMENTS