Puluhan becak mulai beroperasi di Kelurahan Pekojan, Tambora, Jakarta Barat. Mereka menunggu calon penumpang dengan berteduh di kolong flyover Bandengan Utara. Sebagian dari mereka tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) DKI Jakarta.
SUARASOSMED - Puluhan becak mulai beroperasi di Kelurahan Pekojan, Tambora, Jakarta Barat. Mereka menunggu calon penumpang dengan berteduh di kolong flyover Bandengan Utara. Sebagian dari mereka tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) DKI Jakarta.
Tajwidin, penarik becak di Pekojan, mengaku tidak mempunyai KTP DKI sejak tinggal di Jakarta pada 2000.
Smart AC, Solusi Udara Sejuk Tanpa Membuat Kulit Kering
"Sejak datang ke sini memang niatnya merantau, cari kerja," kata pria yang ber-KTP Tegal itu saat berbincang dengan Medcom.id, di bawah flyOver Bandengan Utara, Jakarta Barat, Jumat, 26 Januari 2018.
Tajwidin, salah satu penarik becak di Pekojan tinggal di Jakarta sejak 2000. Ia menunjukkan KTP-nya asal Tegal, Jawa Tengah. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
Dia mengaku senang dengan kebijakan Gubernur DKI Anies Baswedan yang membebaskan becak beroperasi kembali di Ibu Kota. Tajwidin pun merasa bebas mengayuh becaknya untuk mencari nafkah. Dia merasa tak lagi dibayang-bayangi kekhawatiran ditertibkan petugas Satpol PP.
"Senang bisa kerja tanpa takut ditertibkan, soalnya sudah dikasih stiker," katanya.
Kasat Pol PP Kelurahan Pekojan, Achmad Sobri, menjelaskan banyak penarik becak yang berasal dari luar daerah. Hanya beberapa yang asli warga Pekajon.
"Lebih banyak yang tidak punya KTP DKI, dari daerah semua," ujar Sobri.
Langkah berikutnya Dinas Perhubungan akan segera menempelkan stiker berlogo Ibu Kota Jakarta untuk melegalkan wilayah operasi becak-becak tersebut.
(MBM)
- [message]
- [SUMBER BERITA Dan Judul Asli - Mari Kita Sama Sama Cross Check, Pada Dasarnya Situs Ini Hanyalah Mengambil Isi Tulisan Dari Link Dengan Judul Dibawah Ini - Terima Kasih]
- [Judul Asli Tukang Becak di Pekojan tak Ber-KTP DKI ► Sumber Berita]


COMMENTS