Loading...

Menohok !!, Begini Berbagai Tanggapan DPRD DKI Soal KJP+ Yang Bisa Ditarik Tunai

Rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait dengan tarik tunai melalui Kartu Jakarta Pintar (KJP) masih berupa wacana dan akan dikaji ulang. Hal itu diungkapkan oleh Ashraf Ali, Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta ketika dihubungi oleh CNNIndonesia.com, Selasa (16/1). Ia juga mengatakan pencairan dana itu tidak untuk semua barang sehingga jumlah uang yang nantinya bisa dicairkan pun tidak besar.


SUARASOSMED - - Rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait dengan tarik tunai melalui Kartu Jakarta Pintar (KJP) masih berupa wacana dan akan dikaji ulang. Hal itu diungkapkan oleh Ashraf Ali, Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta ketika dihubungi oleh CNNIndonesia.com, Selasa (16/1). Ia juga mengatakan pencairan dana itu tidak untuk semua barang sehingga jumlah uang yang nantinya bisa dicairkan pun tidak besar.

"Saya kira kalau pencairannya total gitu ya rasa-rasanya nggak mungkin. Saya kira paling satu item saja dan saya kira itu efektif. Jadi setahu saya pencairan langsung itu enggak buat semua, total paling item tertentu saja," tutur Ashraf Ali.

Rifkoh Abriani, anggota DPRD dari Fraksi PKS menambahkan, dirinya mendukung terkait rencana Pemprov tersebut asal ada regulasi yang jelas agar dapat bermanfaat untuk anak-anak Jakarta.

"Kebutuhan penunjang. pendidikan itu bukan hanya buku, seragam, dan sejenisnya tapi juga uang transportasi, fotokopi, dan lainnya," kata Rifkoh.

Meski begitu, keduanya masih belum bisa mengetahui secara pasti jumlah dana yang akan dianggarkan. "Kami belum tahu karena masalah ini belum masuk dalam agenda pembahasan komisi E," tutur Rifkoh.

Sementara itu, Steven Setiabudi Musa dari Fraksi PDI-P menganggap rencana ini sebagai langkah mundur. Bahkan dia menilai, program Gubernur Aneis Baswedan ini bukan KJP Plus, tetapi KJP 'Minus'.

"Ini bukan KJP Plus namannya ini KJP Minus," kata Steven.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyatakan akan membuat Kartu Jakarta Pintar (KJP) bisa dimanfaatkan untuk tarik tunai, sebagaimana janjinya di era kampanye Pilkada DKI 2017 lalu.

Dia beralasan, warga penerima KJP belum siap melakukan transaksi non-tunai. "Masyarakat masih kesulitan menerima sistem cashless," kata Sandi pada Senin (15/1).

Di sisi lain, orang tua penerima bantuan KJP mengaku takut kemudahan untuk mengakses uang tersebut nantinya disalahgunakan.

"Takut nantinya saya pakai uangnya untuk hal yang kurang penting," kata Hartati, ibu anak penerima Dana KJP yang berprofesi sebagai penjual jamu ketika ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan.

Pihak Pemprov sendiri secara keseluruhan telah menggunakan sistem pembayaran non-tunai. Saat Gubernur DKI Jakarta dijabat oleh Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, sistem KJP menerapkan pelarangan tarik tunai. Aturan ini dibuat agar anggaran untuk siswa tidak disalahgunakan oleh para orangtua siswa penerima KJP. (asa/asa)
  • [message]
    • [SUMBER BERITA Dan Judul Asli - Mari Kita Sama Sama Cross Check, Pada Dasarnya Situs Ini Hanyalah Mengambil Isi Tulisan Dari Link Dengan Judul Dibawah Ini - Terima Kasih]

COMMENTS

loading...
Loading...

BERITA LAINNYA$type=sticky$count=4$author=hide$readmore=hide

Name

Beritanya,4984,DAERAH,436,EKONOMI,431,INTERMEZO,505,INVESTIGASI,233,JAKARTA,394,Kejadian,489,KIRIMAN NETIZEN,178,KORUPSI,267,KRIINAL,1,KRIMINAL,833,OLAHRAGA,6,OPINI,787,PIALA DUNIA 2018,6,POLITIK,1929,TEKNOLOGI,5,TERORIS,187,VIRAL,2469,WORLD,206,
ltr
item
RAKYAT SOSMED: Menohok !!, Begini Berbagai Tanggapan DPRD DKI Soal KJP+ Yang Bisa Ditarik Tunai
Menohok !!, Begini Berbagai Tanggapan DPRD DKI Soal KJP+ Yang Bisa Ditarik Tunai
Rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait dengan tarik tunai melalui Kartu Jakarta Pintar (KJP) masih berupa wacana dan akan dikaji ulang. Hal itu diungkapkan oleh Ashraf Ali, Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta ketika dihubungi oleh CNNIndonesia.com, Selasa (16/1). Ia juga mengatakan pencairan dana itu tidak untuk semua barang sehingga jumlah uang yang nantinya bisa dicairkan pun tidak besar.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgGiHjSCIwWUh1Qt69Y6C9GSy_yEYWnI6kvfLSeQ88smispeooqdW14WGZ63U8n7RLu90oTlWw-QqERCfmOKvs5Rof2SjI38pLHWCXGcCotp8LdfYYzwS0D_3yPOPHcPezxd_NxY-xn4-4/s1600/KJP+%252B.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgGiHjSCIwWUh1Qt69Y6C9GSy_yEYWnI6kvfLSeQ88smispeooqdW14WGZ63U8n7RLu90oTlWw-QqERCfmOKvs5Rof2SjI38pLHWCXGcCotp8LdfYYzwS0D_3yPOPHcPezxd_NxY-xn4-4/s72-c/KJP+%252B.jpg
RAKYAT SOSMED
https://suarasosmedinfo.blogspot.com/2018/01/menohok-begini-berbagai-tanggapan-dprd.html
https://suarasosmedinfo.blogspot.com/
https://suarasosmedinfo.blogspot.com/
https://suarasosmedinfo.blogspot.com/2018/01/menohok-begini-berbagai-tanggapan-dprd.html
true
987615840204520119
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy